Logo RS Royal Progress
Menu
Buat Janji Temu
Home Blog 9 Ciri-Ciri Sakit Batu Ginjal yang Mudah Dikenali

9 Ciri-Ciri Sakit Batu Ginjal yang Mudah Dikenali

05/03/2024

Ciri-ciri sakit batu ginjal tahap awal tergolong sulit terdeteksi. Namun, ketika batu ginjal mengakibatkan nyeri atau beberapa gejala lain yang membuat tubuh terasa tidak nyaman, ada baiknya Anda periksakan diri untuk mendapatkan diagnosa tepat.

Sebab, jika dibiarkan, batu ginjal dapat menyebabkan infeksi serius, komplikasi, hingga kerusakan ginjal. Oleh karena itu, mengenali gejalanya sejak dini sangat penting untuk melindungi fungsi ginjal Anda.

Apa itu Batu Ginjal?

Batu ginjal adalah endapan keras yang terbuat dari mineral dan garam yang terbentuk di dalam ginjal. Penyakit terkenal juga dengan nefrolitiasis, urolitiasis, atau renal calculi.

Jenis Batu Ginjal
Jenis-jenis batu ginjal

Bentuknya butiran pasir yang terbawa urin hingga cukup besar hingga menutup aliran urin dari ginjal ke kandung kemih.

Pembentukan batu ginjal terjadi ketika ada ekstra zat pembentuk kristal yang tidak dapat larut dalam urin. Ekskresi urin yang tinggi dari zat-zat tertentu, misal: kalsium, oksalat, asam urat, dan sistein; dapat meningkatkan pembentukan batu, sedangkan ekskresi zat lain, seperti sitrat, memiliki efek perlindungan.

Gangguan pH urin, sedikitnya volume urin, dan kurangnya zat pelindung yang mencegah kristal saling menempel dalam ginjal juga menjadi penyebab pembentukan batu.

Selain itu, faktor lingkungan seperti penurunan asupan cairan, iklim, dan makanan berperan penting dalam perkembangan nefrolitiasis atau endapan. Meski mayoritas penderita berada pada usia dewasa (30 - 65 tahun), tetapi anak juga bisa menderita sakit ini.

Lalu, apa tanda orang yang menderita sakit ini?

Ciri-Ciri Orang Sakit Batu Ginjal

Pada tahap awal, gejala batu ginjal akan sulit mendeteksi penyakit ini bahkan sering kali tidak menimbulkan gejala selama ukurannya masih sangat kecil. Namun, ketika batu masuk ke ureter dan timbul nyeri, barulah Anda menyadari ada yang salah.

Ureter adalah saluran yang menyambungkan ginjal dengan kandung kemih.

Jika di ureter terdapat batu ginjal, batu dapat menghambat kelancaran aliran urin dan mengakibatkan pembengkakan ginjal juga saluran ureter tegang. Hal ini bisa menimbulkan rasa sakit yang luar biasa.

Pada saat itu juga, Anda mungkin mengalami gejala-gejala berikut.

1. Sakit Parah dan Tajam di Beberapa Bagian

Sakit pada area pinggang

Gejala sakit batu ginjal pertama, kolik ginjal. Gejala khas penderita batu ginjal. Yakni sakit yang teramat sangat di bagian samping dan belakang. Tepatnya di bawah tulang rusuk, pinggang.

Selain itu, nyeri bisa menjalar ke perut bagian bawah dan selangkangan. Rasa sakitnya bisa datang tiba-tiba kemudian hilang dengan intensitas berfluktuasi, bisa sangat nyeri bisa ringan.

Rasa sakit akibat batu ginjal juga bisa berubah-ubah; misalnya, berpindah ke lokasi yang berbeda saat batu bergerak melalui ureter.

2. Nyeri Saat Buang Air Kecil

Ketika batu masuk ke ureter dan mendekati perbatasan antara ginjal dan kandung kemih, Anda akan merasakan sensasi panas atau sakit saat buang air.

3. Warna Urin Keruh, Berbusa, dan Berbau

Ketika Anda cermati, penderita batu ginjal memiliki urin dengan warna keruh. Bisa merah muda atau merah sebab ada darah di dalamnya atau Hematuria.

Selain itu, urin juga bisa berwarna cokelat. Terkadang bisa berbusa dan berbau kurang sedap.

Dalam urin juga sering terlarut butiran pasir batu ginjal.

4. Hyperuria

Hyperuria terkenal dengan istilah anyang-anyangan atau beser. Atau sering buang air kecil dengan volume sedikit.

Kondisi ini terjadi ketika batu menyumbat aliran urine dari ginjal ke kandung kemih, sehingga Anda merasa ingin terus berkemih tetapi urine yang keluar hanya sedikit.

5. Mual Hingga Muntah

Mual salah satu gejala

Terkadang, Anda juga merasakan mual hingga muntah sebagai respons dari sakit yang begitu hebat. Hal ini bisa terjadi sebab saraf pada organ ginjal dan pencernaan terhubung.

6. Kembung

Selain menyebabkan masalah pencernaan, cairan yang tidak keluar dalam bentuk urin menyebabkan terjadinya penumpukan cairan dalam tubuh. Alhasil, Anda lebih sering merasa kembung.

7. Kurang Nafsu Makan

Dampak lanjutan dari mual dan kembung adalah hilangnya nafsu makan. Selain itu, nyeri pada bagian-bagian tertentu juga menyebabkan tubuh tidak nyaman. Jika sudah demikian dapat memicu masalah kesehatan lain. Alhasil, ketika ada asupan masuk, ginjal pun kurang nyaman dan mengalami masalah.

8. Demam dan Menggigil

Selain itu, demam dan meriang juga menjadi gejala umum ketika ada yang tidak beres dengan tubuh. Termasuk jika ginjal bermasalah serius seperti infeksi atau komplikasi.

9. Tubuh Tidak Nyaman

Dari gejala di atas dapat menyebabkan rasa tidak nyaman pada tubuh sehingga bisa memicu rasa gelisah berlebihan dan sulit istirahat. Di beberapa kasus, Anda mungkin sulit berbaring dengan tenang.

 

Penanganan dan Pengobatan Batu Ginjal

Apakah batu ginjal bisa sembuh? Jawabannya adalah ya. Metode penanganan medis yang dipilih dokter akan sangat tergantung pada ukuran batu serta lokasi batu ginjal tersebut.

Untuk batu berukuran kecil (kurang dari 4 mm), dokter biasanya hanya memberikan obat pereda nyeri dan menyarankan pasien minum banyak air putih agar ginjal mengeluarkan batu tersebut secara alami melalui urine.

Namun, jika batu yang berukuran besar menyumbat saluran, tindakan medis khusus diperlukan untuk mengeluarkan batu ginjal tersebut, seperti:

  • ESWL (Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy): Prosedur non-invasif yang menggunakan gelombang kejut untuk memecah batu atau menhancurkan batu menjadi serpihan halus agar batu lebih mudah keluar bersama urine.

  • Ureteroskopi atau Bedah Laser: Untuk mengangkat batu secara langsung yang tersangkut di dalam ginjal atau ureter.

Cara Mencegah Batu Ginjal

Langkah terbaik untuk mencegah batu ginjal adalah dengan mengubah gaya hidup demi mengurangi risiko pembentukan batu baru. Beberapa tips yang bisa Anda lakukan antara lain:

  • Minum Air Putih yang Cukup: Ini adalah fondasi utama untuk mencegah pembentukan batu karena cairan yang cukup akan mengencerkan zat-zat pemicu kristal di dalam urine.

  • Batasi Konsumsi Garam dan Protein Hewani: Hal ini efektif untuk mencegah terbentuknya batu ginjal baru, seperti batu kalsium dan asam urat.

  • Lakukan Analisis Batu: Jika Anda pernah mengeluarkan batu, mintalah dokter untuk melakukan analisis batu laboratorium guna mengetahui jenisnya, sehingga Anda bisa menghindari makanan spesifik yang menyebabkan batu ginjal tersebut kembali terbentuk.

 

Di Mana Bisa Mendapatkan Pengobatan Batu Ginjal?

Konsultasi dengan Dokter Spesialis Bedah Urologi

Meski belum dapat dipastikan apa penyebab utama batu ginjal, tetapi ada sejumlah elemen yang perlu Anda waspadai sebab bisa menaikkan persentase untuk terkena penyakit ini.

Setelah Anda mengetahui ciri ciri sakit batu ginjal yang disebutkan diatas, penting untuk Anda membuat janji dengan dokter Spesialis Bedah Urologi ketika sebagian besar gejala di atas Anda rasakan. Dengan begitu, penyakit bisa terdeteksi dini dan Anda memperoleh pengobatan yang tepat.

Maka dari itu untuk pemeriksaan, Anda bisa lakukan di RS Royal Progress dan segera buat janji dengan dokter Spesialis Bedah Urologi. Kami didukung oleh dokter spesialis berpengalaman dan teknologi modern yang siap membantu menangani masalah pada saluran kemih Anda.

Penting juga untuk Anda cermati bahwa ketika Anda sudah merasakan ciri-ciri sakit yang serius dan tidak tertahankan, segera pergi ke instalasi gawat darurat untuk mendapat penanganan dengan segera.

  • Kidney stones - Symptoms and causes - Mayo Clinic
  • Nephrolithiasis: What Is It, Types, Signs and Symptoms, Diagnosis, Treatment, and More - Osmosis

Artikel Lainnya

Mengenal Gejala Leher Belakang Sakit, Penyebab dan Pengobatannya

Perubahan gaya hidup digital membuat kasus leher belakang sakit semakin meningkat. Meski sering dianggap sebagai keluhan ringan, nyeri leher bagian belakang bisa menjadi tanda adanya gangguan pada otot, saraf, atau tulang belakang leher. Karena itu, penting memahami gejala, penyebab, dan cara mengatasinya agar Anda tahu kapan perlu mencari pertolongan medis. Leher Belakang Sakit Kondisi sakit […]
13/05/2026

Apa Itu Gizi Seimbang? Panduan Lengkap Porsi Makan Sehat dan Cara Menerapkannya Sehari-hari

Banyak orang merasa sudah makan cukup setiap hari, tetapi belum tentu tubuh mendapatkan nutrisi yang seimbang. Pola makan yang tidak terkontrol dapat memicu berbagai masalah kesehatan, mulai dari mudah lelah hingga risiko penyakit kronis. Karena itu, penting untuk memahami konsep gizi seimbang agar tubuh memperoleh energi, menjaga daya tahan, dan mendukung fungsi organ secara optimal. […]
16/03/2026

Keracunan Makanan karena Bakteri, Virus, atau Toksin: Apa Perbedaannya?

Banyak orang menganggap keracunan makanan sebagai satu kondisi yang sama. Padahal, penyebabnya bisa berbeda-beda, mulai dari bakteri, virus, hingga toksin atau racun dalam makanan. Perbedaan penyebab ini berpengaruh pada cara penularan, waktu munculnya gejala, hingga penanganannya. Keracunan makanan terjadi ketika seseorang mengonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi mikroorganisme atau zat berbahaya.Menurut referensi dari CDC dan […]
16/03/2026

Ingin berkonsultasi dengan dokter spesialis yang tepat?

Dengan dokter spesialis berpengalaman, kami siap memberikan penanganan terbaik untuk setiap keluhan dan penyakit yang Anda alami. Jelajahi dokter di rumah sakit kami dan temukan dokter yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
Cari Dokter

Halo,
Ada yang bisa
Kami bantu?

Customer Care
crossmenuchevron-down