Jika Anda sering merasakan jantung berdebar, pusing tanpa sebab yang jelas, atau sesak napas yang datang dan pergi, dokter mungkin akan menyarankan holter monitoring. Pemeriksaan ini membantu merekam aktivitas listrik jantung selama 24 jam atau lebih untuk menemukan gangguan yang mungkin tidak terlihat saat pemeriksaan EKG biasa.
Banyak gangguan irama jantung hanya muncul sesekali. Karena itu, hasil EKG yang dilakukan beberapa menit di rumah sakit belum tentu dapat menangkap masalah tersebut.
Oleh sebab itu, peran holter monitoring menjadi sangat penting. Pemeriksaan ini memungkinkan dokter memantau kerja jantung saat Anda menjalani aktivitas sehari-hari.
Holter monitoring adalah pemeriksaan jantung yang menggunakan alat EKG kecil dan portabel untuk merekam aktivitas listrik jantung secara terus-menerus selama 24-48 jam, bahkan dapat lebih lama jika diperlukan.
Teknologi ini pertama kali dikembangkan oleh Norman J. Holter, seorang ilmuwan asal Amerika Serikat yang menciptakan sistem pemantauan jantung portabel.
Kalau EKG biasa hanya merekam kondisi jantung dalam hitungan detik saat Anda berada di ruang pemeriksaan, holter monitoring bekerja jauh lebih lama. Alat ini akan mengikuti aktivitas Anda sepanjang hari, mulai dari bekerja, belajar, bersantai, tidur, hingga melakukan aktivitas fisik ringan.
Karena pemantauannya berlangsung tanpa putus, holter monitoring jantung lebih mudah menangkap gangguan irama jantung yang muncul sesekali atau tidak setiap saat.
Jadi, meskipun hasil EKG biasa terlihat normal, pemeriksaan ini tetap dapat membantu dokter menemukan penyebab keluhan seperti jantung berdebar, pusing, atau sensasi jantung berdetak tidak teratur yang hanya muncul pada waktu-waktu tertentu.
Secara bentuk, holter monitor adalah alat kecil yang ukurannya kira-kira setara setumpuk kartu remi, bahkan beberapa versi terbaru jauh lebih mungil dan ringan. Alat ini biasanya dipasang di pinggang, dikalungkan dengan tali khusus, atau disimpan dalam kantong kecil yang menempel di tubuh. Dari alat tersebut, terdapat beberapa kabel yang terhubung ke elektroda di dada untuk menangkap dan merekam aktivitas listrik jantung selama 24 jam atau lebih.
Menariknya, Anda tidak perlu melakukan apa pun agar alat ini bekerja. Holter monitor akan merekam setiap detak dan irama jantung secara otomatis selama masa pemantauan. Jadi, meskipun Anda sedang bekerja, berjalan, beristirahat, atau tidur, seluruh aktivitas jantung tetap tercatat.
Pada beberapa tipe yang lebih modern, tersedia tombol khusus yang dapat ditekan ketika Anda merasakan gejala tertentu, seperti jantung berdebar, pusing, sesak, atau nyeri dada. Fitur ini membantu dokter melihat apakah keluhan yang muncul benar-benar berkaitan dengan perubahan irama jantung yang terekam pada waktu yang sama.
Karena desainnya ringkas dan bobotnya ringan, kebanyakan orang tetap dapat menjalani rutinitas harian seperti biasa saat menggunakan alat ini. Holter monitor juga dapat dikenakan di balik pakaian sehingga tidak terlalu terlihat dan umumnya tidak mengganggu aktivitas sehari-hari.
Justru, semakin normal aktivitas yang Anda lakukan selama pemeriksaan, semakin lengkap informasi yang dapat diperoleh dokter untuk mengevaluasi kondisi jantung Anda.
Dokter tidak akan merekomendasikan pemeriksaan ini tanpa alasan jelas. Beberapa indikasi holter monitoring yang umum meliputi:
Jika Anda mengalami salah satu gejala di atas dan ingin mengetahui apakah holter monitoring tepat untuk kondisi Anda, konsultasikan dengan Spesialis Jantung & Pembuluh Darah RS Royal Progress.
Pemasangan holter jantung termasuk prosedur yang simpel, cepat, dan tidak menimbulkan rasa sakit. Pemeriksaan holter juga merupakan tindakan non invasif, sehingga tidak perlu puasa maupun pembedahan
Sebelum alat dipasang, petugas akan membersihkan area dada agar elektroda dapat menempel dengan baik. Jika ada rambut di dada yang cukup tebal, sebagian kecil mungkin akan dicukur agar hasil rekamannya lebih akurat.
Selanjutnya, beberapa elektroda kecil akan ditempelkan di dada dan dihubungkan ke alat perekam berukuran mini. Alat ini ringan dan praktis, sehingga dapat dikalungkan, dipasang di pinggang, atau disimpan dalam kantong khusus.
Setelah pemasangan selesai, petugas akan memberikan panduan singkat, mulai dari cara merawat alat, hal-hal yang perlu dihindari, hingga cara mencatat gejala seperti jantung berdebar, pusing, atau nyeri dada jika muncul selama pemeriksaan.
Saat memakai holter, Anda tetap dapat beraktivitas seperti biasa. Justru aktivitas harian inilah yang membantu dokter melihat bagaimana jantung bekerja dalam kondisi nyata, bukan hanya saat Anda sedang berbaring di ruang pemeriksaan. Karena itu, cobalah menjalani rutinitas seperti biasanya, kecuali ada instruksi khusus dari dokter.
Masa pemantauan dapat berlangsung selama 24 jam, 48 jam, atau bahkan beberapa hari, tergantung tujuan pemeriksaan. Setelah selesai, alat akan dilepas dan seluruh data rekaman akan dianalisis untuk mengevaluasi irama serta aktivitas listrik jantung secara lebih detail.
Proses pemasangan holter biasanya hanya memakan waktu sekitar 10–20 menit. Setelah alat terpasang, Anda dapat langsung pulang dan melanjutkan aktivitas seperti biasa. Jadi, tidak perlu khawatir karena prosedur ini tergolong aman, praktis, dan minim gangguan terhadap rutinitas sehari-hari.
Salah satu kelebihan holter monitoring adalah Anda tetap menjalani rutinitas normal selama pemakaian, justru itulah tujuannya, agar dokter dapat melihat bagaimana jantung Anda merespons aktivitas sehari-hari.
Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:
Setelah alat dilepas, data akan dianalisis menggunakan perangkat lunak khusus, dan dokter akan meninjau hasilnya. Hasil holter monitoring normal berarti tidak ditemukan kelainan irama jantung yang signifikan selama periode perekaman, detak jantung Anda berada dalam rentang yang wajar, dan tidak ada episode aritmia yang berbahaya.
Namun, hasil normal tidak selalu berarti tidak ada masalah sama sekali. Jika gejala yang Anda alami bersifat sangat jarang dan kebetulan tidak muncul selama periode pemakaian holter, dokter mungkin merekomendasikan pemeriksaan tambahan, seperti pemantauan jangka lebih panjang menggunakan alat perekam event atau implan loop recorder.
Sebaliknya, jika ditemukan kelainan, dokter akan menjelaskan jenis kelainan tersebut dan mendiskusikan langkah penanganan selanjutnya, mulai dari penyesuaian obat hingga pemeriksaan lanjutan.
Interpretasi hasilnya selalu perlu mempertimbangkan gejala klinis pasien secara keseluruhan, bukan hanya angka-angka yang tercatat dalam laporan.
Secara umum, biayanya bervariasi tergantung beberapa faktor:
Bagi peserta asuransi kesehatan, pemeriksaan ini umumnya termasuk dalam cakupan manfaat untuk indikasi medis tertentu, sebaiknya konfirmasi terlebih dahulu dengan pihak asuransi Anda.
Untuk informasi biaya dan paket pemeriksaan jantung yang lebih lengkap, Anda dapat melihat Paket MCU Spesial Jantung RS Royal Progress atau langsung menghubungi tim kami untuk konsultasi.
Jantung berdebar tidak teratur, pusing tanpa sebab, atau rasa lelah yang berlebihan bukan hal yang sebaiknya dibiarkan begitu saja. Holter monitoring dapat menjadi langkah awal yang sederhana namun memberikan informasi berharga tentang kondisi jantung Anda.
Jangan tunda jika Anda merasakan gejala yang mengganggu. Buat janji temu sekarang dan dapatkan evaluasi menyeluruh dari tim spesialis jantung kami.
Baca Juga:
