Pembuluh darah jantung Anda tersumbat? Angioplasti jantung adalah solusinya. Apa itu? Angioplasti adalah tindakan membuka kembali pembuluh darah jantung yang menyempit atau tersumbat. Prosedur ini tanpa operasi besar, tanpa sayatan lebar, dan dengan waktu pemulihan yang jauh lebih singkat dibandingkan dengan operasi bypass.
Simak penjelasan lengkapnya berikut ini!
Angioplasti jantung adalah prosedur medis untuk membuka pembuluh darah koroner yang menyempit akibat penumpukan plak, endapan lemak, kolesterol, dan zat lain yang menempel pada dinding pembuluh darah. Kondisi ini membatasi aliran darah ke otot jantung. Jika dibiarkan, hal ini dapat berujung pada serangan jantung.
Prosedur ini juga dikenal sebagai Intervensi Koroner Perkutan (IKP) atau Percutaneous Coronary Intervention (PCI). Dokter memasukkan kateter (selang tipis dan fleksibel) melalui pembuluh darah di pergelangan tangan atau selangkangan, lalu mengarahkannya langsung ke titik penyumbatan. Tidak ada sayatan besar. Tidak ada pembedahan dada terbuka.
Angioplasti paling sering dilakukan bersamaan dengan pemasangan stent, yakni cincin logam kecil yang berfungsi menopang dinding pembuluh darah agar tetap terbuka setelah balon dikempiskan.
Memahami bagaimana angioplasti dilakukan dapat membuat Anda lebih tenang sebelum menjalani prosedur ini.
Secara sederhana, berikut tahapan yang biasanya dilakukan dokter:

Pasang balon jantung konsepnya sederhana. Dokter akan memasukkan balon kecil ke dalam pembuluh darah jantung yang menyempit. Saat balon ini dikembangkan, "tumpukan plak" yang menyumbat akan terdorong ke dinding pembuluh darah, sehingga jalur darah jadi lebih terbuka.
Prosedur ini biasanya dilakukan jika kondisi tertentu, misalnya nyeri dada (angina) yang tidak membaik meski sudah minum obat, serangan jantung yang memerlukan tindakan cepat, atau saat hasil angiografi menunjukkan ada sumbatan yang cukup berat.
Namun, balon jantung bertahan berapa lama? Jawabannya: tidak. Balon hanya dipakai sebentar saat tindakan. Setelah pembuluh darah terbuka, balon akan dikempiskan dan dikeluarkan lagi dari tubuh.
Setelah itu, biasanya dokter akan memasang stent, yaitu semacam "ring" kecil yang berfungsi menjaga supaya pembuluh darah tetap terbuka dalam jangka panjang.
Meski begitu, stent bukan berarti Anda bebas risiko selamanya. Dalam beberapa kasus, pembuluh darah dapat menyempit lagi di area yang sama, yang disebut restenosis.
Kabar baiknya, risiko ini lebih rendah pada drug-eluting stent dibandingkan dengan stent biasa. Karena itu, setelah tindakan, dokter akan memberikan obat antiplatelet yang wajib diminum secara rutin untuk mencegah penggumpalan darah di dalam stent. Obat ini jangan dihentikan sendiri tanpa konsultasi, ya.
Banyak pasien tetap dapat menjalani hidup normal bertahun-tahun setelah pemasangan stent. Kuncinya ada pada gaya hidup, jaga pola makan, tetap aktif, rutin kontrol, dan minum obat sesuai anjuran.
Jika semua dijalani dengan baik, stent dapat bekerja optimal dan membantu menjaga aliran darah ke jantung tetap lancar dalam jangka panjang.
Jawabannya tidak sama persis, namun keduanya hampir selalu berjalan beriringan.
Angioplasti adalah prosedur untuk "membuka jalan" di pembuluh darah yang menyempit, dengan bantuan balon kecil yang dikembangkan di dalam pembuluh darah. Ring jantung atau stent adalah alat kecil yang dipasang setelah pembuluh darahnya dibuka, supaya jalurnya tetap terbuka dan tidak menyempit lagi.
Secara umum, ada dua jenis stent yang sering digunakan:
Pemilihan jenis stent ini tidak sama untuk semua orang. Dokter akan menyesuaikannya dengan kondisi pembuluh darah, risiko pasien, dan kebutuhan medis masing-masing.
Menurut American Heart Association, lebih dari 90% prosedur angioplasti saat ini memang sudah dilakukan bersamaan dengan pemasangan stent, karena hasilnya lebih stabil dan risiko penyempitan ulang lebih rendah.
Baca Juga:
Angioplasti itu salah satu prosedur minimal invasif yang keuntungannya adalah recovery-nya cepat. Jadi, banyak pasien dapat pulang di hari yang sama atau setelah 1 hari, selama kondisinya stabil dan tidak ada keluhan tambahan.
Namun pada beberapa kasus, dokter mungkin akan minta Anda tinggal lebih lama untuk observasi supaya lebih aman.
Setelah tindakan selesai, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan agar pemulihan berjalan lancar:
Gaya hidup setelah angioplasti itu memiliki peran besar. Jadi, jika ingin hasilnya bertahan lama, usahakan berhenti merokok, mulai makan lebih sehat, rutin bergerak atau olahraga ringan, dan tetap kontrol tekanan darah, kolesterol, serta gula darah.
Angioplasti jantung bukan prosedur yang perlu Anda takuti. Prosedur ini adalah teknologi medis yang sudah menyelamatkan jutaan nyawa di seluruh dunia. Dengan memahami cara kerjanya, apa yang terjadi selama prosedur, dan bagaimana menjaga hasilnya tetap optimal, Anda dapat menjalani proses ini dengan lebih tenang dan siap.
Yang terpenting, jangan tunda konsultasi jika dokter sudah menganjurkannya. Semakin cepat penyumbatan ditangani, semakin kecil risiko kerusakan otot jantung yang permanen.
Jika dokter sudah menyarankan angioplasti, atau Anda ingin memahami lebih lanjut apakah prosedur ini perlu untuk kondisi Anda, langkah berikutnya adalah berbicara langsung dengan spesialis jantung di Spesialis Jantung & Pembuluh Darah RS Royal Progress.
Jangan tunggu sampai gejala memburuk. Buat janji temu sekarang dan mulai langkah pertama menuju jantung yang lebih sehat.
