Logo RS Royal Progress
Menu
Layanan Pelanggan
(021) 6400261
Buat Janji Temu
Hubungi IGD
Whatsapp
Home Blog Panduan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan Lalu Lintas
Home Blog Panduan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan Lalu Lintas

Panduan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan Lalu Lintas

15/03/2024

Seaman apa pun perlindungan diri, tetap tidak dapat mencegah seseorang dari kecelakaan. Hal ini terbukti dengan tingginya angka kecelakaan, yaitu 103.645 kasus dengan kematian menyertainya setiap jam. Oleh karena itu, penting untuk mempunyai wawasan akan pertolongan pertama pada kecelakaan.

Dengan memiliki pengetahuan ini, Anda bisa memberikan langkah-langkah pertolongan pertama pada korban kecelakaan dan menyelamatkannya dari cedera parah.

Lantas, apa saja yang bisa Anda kerjakan untuk memberikan penanganan pertama pada korban?

Langkah Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K)

P3K adalah tindakan bantuan untuk memberikan perawatan yang berfungsi temporer sebelum korban memperoleh tindakan lebih lanjut dari tenaga medis.

Karena tindakan ini dapat menyelamatkan nyawa korban, pertolongan harus tepat.

Apa saja yang perlu Anda lakukan?

1. Periksa Sekitar

Sebelum menolong korban, amatilah sekitar Anda. Hal ini untuk mengobservasi apa penyebab kecelakaan.

Selain itu, tujuan pertolongan pertama pada kecelakaan adalah tindakan darurat untuk meminimalisir cedera parah atau menyelamatkan nyawa korban.

Oleh karena itu, periksa sekitar terlebih dahulu untuk memastikan kondisi aman. Apabila ada indikasi bahaya lain, amankan diri Anda lalu hubungi petugas kepolisian atau pemadam kebakaran serta ambulans untuk membantu.

Setelah keadaan aman, periksa bagaimana kondisi korban. Jangan memindahkan korban tanpa pertimbangan khusus, seperti posisinya dalam bahaya karena di tengah jalan.

2. Pastikan Korban Tidak Dikerumuni

Selanjutnya, berikan ruang terbuka pada korban agar nyaman dan dapat bernapas dengan bebas.

3. Periksa Kondisi Korban

Setelahnya, cek keadaannya. Apakah dia dalam kondisi sadar atau pingsan.

Apabila korban kehilangan kesadaran tetapi tidak ada tanda cedera parah, Anda bisa menyadarkannya dengan menepuk pundak atau berikan wewangian menyengat di hidungnya. Seperti minyak kayu putih.

4. Cek Jalur Pernapasan

Selanjutnya, Anda juga bisa memeriksa jalur pernapasannya. Anda bisa melakukannya dengan mendekatkan jari pada bawah lubang hidung. Hal ini dilakukan untuk mengecek apakah korban masih bernapas atau tidak.

5. Kompresi Dada untuk Bantuan Pernapasan

Sewaktu korban dalam keadaan tidak sadar, Anda bisa melakukan kompresi dada untuk memberikan pertolongan pernapasan.

Caranya dengan memposisikan menekan dada korban dengan tumit tangan. Tumit tangan kiri membuka di atas dada, sedangkan jari-jari tangan kanan mengunci untuk memberikan tekanan pada saat kompresi berlangsung.

Apabila tidak ada tanda membaik, segera hubungi IGD RS Royal Progress untuk mendapatkan penanganan yang lebih tepat.

6. Cek Kondisi Luka

Cek juga apakah korban mengalami pendarahan. Atau periksa bagaimana kondisi cedera korban.

Apabila cederanya parah, contoh patah tulang, sebaiknya tetap biarkan korban dalam kondisi tersebut. Jangan dipindahkan karena bisa menyebabkan keparahan lebih fatal.

Jika Anda memiliki pengetahuan akan basic pertolongan pertama, Anda bisa melakukan pengobatan untuk mencegah cedera lebih parah.

Namun, jangan lakukan jika Anda tidak memiliki bekal tersebut. Anda cukup mencegahnya dengan membalut sekitar luka untuk mencegah terjadinya gerakan dengan kain atau perban.

Lalu, Anda bisa melepaskan helm dengan perlahan agar tidak tersangkut telinga. Ini untuk memudahkan Anda memeriksa kondisi korban, seperti cek napas dan kesadaran.

7. Menghentikan Pendarahan

Salah satu indikasi bahaya adalah terjadinya pendarahan melalui kepala atau mulut.

Untuk menghentikan pendarahan, lakukan step by step berikut:

  • Berlututlah di sisi korban.
  • Apabila ada pendarahan, tekan dan tutup luka agar korban tidak kehilangan banyak darah.
  • Balut luka dengan kain bersih jika tidak ada perban.
  • Pastikan korban mendapatkan posisi yang nyaman.

8. Atasi Syok Pascakecelakaan

Siapa pun yang mengalami kecelakaan, pasti akan syok. Oleh karena itu, kenali dan berikan penanganan yang tepat.

Untuk atasi syok, lakukan hal berikut;

  • Longgarkan ikat pinggang.
  • Telentangkan korban dengan kondisi rata, tinggikan kaki setinggi 30 cm.
  • Pastikan korban tetap hangat untuk menghindari hipotermia.
  • Jangan memberikan cairan. Apalagi jika korban tidak sadar. Bisa memicu tersedak.
  • Jangan mencabut tusukan pada tubuh korban karena bisa memicu infeksi.

Ketika terjadi kecelakaan, usahakan untuk tetap tenang. Jangan panik dan berikan pertolongan pertama pada kecelakaan sesuai sepengetahuan Anda. Jika ragu, segera hubungi  agar korban lekas mendapat penanganan lebih tepat.

Ingin berkonsultasi dengan dokter spesialis yang tepat?

Dengan lebih dari 90 dokter spesialis berpengalaman, kami siap memberikan penanganan terbaik untuk setiap keluhan dan penyakit yang Anda alami. Jelajahi dokter di rumah sakit kami dan temukan dokter yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
Cari Dokter
Dengan lebih dari 90 dokter spesialis berpengalaman, kami siap memberikan penanganan terbaik untuk setiap keluhan dan penyakit yang Anda alami. Jelajahi dokter di rumah sakit kami dan temukan dokter yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
Artikel Pilihan

Prosedur EVLA untuk Pengobatan Varises: Cara Kerja & Keunggulannya

Selain memberikan dampak estetik yang tidak Anda inginkan, varises juga dapat menyebabkan gejala yang kurang nyaman, seperti nyeri, pembengkakan, dan sensasi berat pada kaki. Untungnya, perkembangan teknologi medis telah membawa inovasi dalam pengobatan varises, salah satunya dengan endovenous laser ablation (EVLA). Artikel ini akan membahas apa itu EVLA, bagaimana cara kerjanya, dan apa saja keuntungannya. Apa Itu […]
16/05/2024

Radang Usus Buntu: Penyebab, Gejala, Cara Mengobati & Mencegahnya

Pernahkah Anda mengalami rasa nyeri perut bagian kanan bawah dan menjadi semakin parah ketika mendiamkannya? Mungkin Anda mengalami gejala radang usus buntu. Meski istilah ini cukup familiar, namun jangan sepelekan kondisi ini karena bisa memicu komplikasi serius! Untuk itu, pahami definisi, penyebab radang usus buntu dan cara mengatasinya, hingga proses diagnosis secara medis untuk mendeteksi […]
16/05/2024

DSA (Digital Subtraction Angiography) - Tindakan Revolusioner dalam Pemeriksaan dan Penanganan Pembuluh Darah

Perkembangan teknologi di bidang medis berkembang sangat pesat. Banyak inovasi baru terus bermunculan dalam bidang kedokteran. Salah satu terobosan yang signifikan dan revolusioner adalah DSA singkatan dari Digital Subtraction Angiography. Apa itu DSA? DSA adalah singkatan dari Digital Subtraction Angiography, suatu tindakan berupa teknik pencitraan medis dengan menggunakan sinar-X pada arteri dan vena. Teknik ini […]
29/04/2024

Berbagai Jenis Gangguan Pernapasan, Gejala, dan Pengobatannya

Timbulnya gejala gangguan pernapasan bisa terasa sangat tidak nyaman dan mengurangi kualitas hidup kita sehari-hari. Gangguan pernapasan umumnya terkait dengan kondisi patologis, yang berdampak pada sistem pernapasan, termasuk paru-paru. Sebagian memang cukup ringan seperti flu biasa, namun bisa juga memicu penyakit yang mengancam jiwa, yaitu pneumonia, kanker paru-paru, PPOK, dan sebagainya. Baca Juga Fakta dan […]
02/04/2024

Punya sakit maag? Pahami gejala dan pengobatannya!

Maag sering dikatakan sebagai penyakit yang tidak berbahaya bahkan terkadang dapat diremehkan oleh banyak orang. Padahal maag bisa menjadi penyakit serius jika sudah memasuki tahap komplikasi. Apa yang dimaksud dengan maag? Mari kita bahas dalam artikel kesehatan berikut. Pengertian Sakit Maag Sakit Maag dalam istilah medis disebut juga dengan Dispepsia yang aritnya penyakit diakibatkan adanya gangguan pada […]
15/03/2024
Artikel Lainnya

Waspada Flu Singapura, Ini Penyebab, Gejala, Cara Mengobatinya

Serangan flu singapura di Indonesia, per Maret 2024 lalu telah mencapai 5.461 kasus. Namun jangan khawatir, sebab flu singapura atau yang juga dikenal sebagai HFMD (Hand, Foot, and Mouth Disease), akan membaik dengan sendirinya dalam 7 hingga 10 hari. Oleh karena itu, agar Anda menanganinya sendiri di rumah, pahami dan kenali apa saja penyebab, gejala, […]
07/06/2024

Sering Nyeri Dada Tengah? Ini Penyebab & Langkah Tepat Menanganinya

Nyeri dada tengah merupakan salah satu gejala medis yang sering kali memicu kekhawatiran dan kepanikan. Bukan tanpa alasan, sebab nyeri ini bisa menjadi tanda dari berbagai kondisi kesehatan, bahkan beberapa di antaranya mungkin berbahaya. Meskipun tidak semua nyeri dada tengah bersifat serius, tetapi sangat penting untuk tidak mengabaikannya. Hal ini karena bisa menjadi isyarat awal […]
16/05/2024

Mengenal Gejala Demam Berdarah, Penyebab, Pengobatan dan Pencegahannya

Demam berdarah atau dengue merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Mengenali gejala demam berdarah dengan cepat sangat penting untuk mendapatkan perawatan yang tepat, serta mengurangi risiko komplikasi yang lebih serius. Meskipun telah dikenal sejak lama, demam berdarah tetap menjadi masalah kesehatan global yang serius. Bahkan, sejak awal tahun 2024, lebih dari […]
16/05/2024
LOGO-RUMAH-SAKIT-ROYAL-PROGRESS_resize 2
logo-emergencyterakreditasi
crossmenu