Logo RS Royal Progress
Menu
Layanan Pelanggan
(021) 6400261
Buat Janji Temu
Home Blog Ketahui Ciri-Ciri Asam Lambung Naik dan Cara Mengatasinya

Ketahui Ciri-Ciri Asam Lambung Naik dan Cara Mengatasinya

Pernahkah Anda merasakan sensasi nyeri yang menusuk di ulu hati? Atau bersendawa terus menerus? Hati-hati, bisa jadi itu adalah ciri-ciri asam lambung naik.

Tidak terhitung orang yang mengabaikan keluhan asam lambung atau acid reflux, apalagi jika hanya terjadi sesekali. Padahal, gejala ini berpotensi jadi masalah yang lebih serius. Mari ketahui lebih dalam tentang kenaikan asam lambung di artikel ini.

Apa itu Asam Lambung?

Sebelum membahas soal merambatnya asam lambung, mari pahami tentang cairan asam lambung terlebih dahulu. Meski sering menjadi 'kambing hitam', cairan asam lambung ternyata memiliki manfaatnya sendiri untuk tubuh.

Tubuh memproduksi cairan asam lambung setiap harinya. Fungsi utama cairan ini adalah membantu melumat makanan serta menumpas bakteri dan virus berbahaya yang ada dalam makanan.

Dengan kata lain, dalam jumlah yang wajar, asam lambung justru membantu menjaga kesehatan pencernaan dan tubuh Anda.

Sayangnya, asam lambung yang berlebih bisa mengakibatkan cairan lambung naik hingga ke organ-organ di atasnya. Jika frekuensi naiknya cairan lambung ini cukup sering, tidak menutup kemungkinan adanya imbas buruk bagi kesehatan.

Ciri-Ciri Asam Lambung yang Melebihi Batas

Seperti apa ciri asam lambung naik ke kepala? Silahkan Anda cek gejala-gejala berikut. Apakah Anda pernah merasakannya?

1. Sensasi Panas di Ulu Hati

Perasaan terbakar pada dada alias heartburn merupakan pertanda yang kerap muncul pada penderita asam lambung yang naik. Sensasi ini biasanya terasa semakin intens saat Anda berbaring dengan posisi dada yang sejajar dengan tubuh atau saat membungkukkan badan.

2. Sering Merasa Mual

Perasaan mual juga menjadi gejala kenaikan asam lambung. Gejala ini juga mirip dengan perasaan kembung yang muncul pada perut, yang juga merupakan gejala kondisi kemunculan asam lambung berlebihan.

3. Bersendawa Terus Menerus

Asam lambung yang naik akan menuju bagian kerongkongan dan membuat saluran kerongkongan lebih sering terbuka daripada biasanya. Hal ini memaksa Anda menelan udara lebih banyak. Proses ini mengakibatkan Anda sendawa berkelanjutan demi mengeluarkan udara yang berlebihan.

4. Sensasi Asam atau Pahit di Kerongkongan

Gejala ini merupakan kerugian asam lambung yang naik hingga tenggorokan. Saat asam lambung merambat, sisa-sisa makanan yang belum tercerna juga bisa ikut terbawa. Kondisi inilah yang berpotensi menimbulkan sesasi asam atau pahit di kerongkongan.

5. Radang Tenggorokan

Bagaimana bila tenggorokan Anda terlalu sering terpapar cairan lambung yang asam? Tentu saja, kondisi ini bisa menyebabkan luka pada tenggorokan. Akibatnya, akan terbentuk radang dan Anda resiko kesulitan menelan makanan.

6. Kesulitan Tidur di Malam Hari

Pada dasarnya, acid reflux bisa terjadi kapan saja. Meski begitu, ada juga penderita yang merasakan asam lambung naik di malam hari. Selain karena adanya gangguan pencernaan, hal ini juga bisa terjadi karena posisi tidur yang kurang tepat.

Dari keenam gejala di atas, gejala mana yang pernah Anda rasakan?

Apa yang Harus Dilakukan Saat Asam Lambung Naik?

Pada dasarnya, merambatnya asam lambung masih belum membahayakan jika terjadi hanya 1-2 kali dalam sebulan.

Namun, jika terjadi dalam frekuensi waktu yang cukup sering, asam lambung naik bisa memunculkan masalah kesehatan lain yang lebih serius. Beberapa contohnya adalah GERD atau Pneumonia Aspira.

Lantas, bagaimana cara mengobati asam lambung naik agar tidak terjadi hal demikian? Coba praktekkan tips berikut:

  • Meminum antasida. Obat ini berperan untuk menetralkan tingkat keasaman cairan asam lambung.
  • Berbaring dengan posisi badan lebih rendah dari kepala. Tujuannya adalah untuk memanfaatkan gravitasi dan mendorong asam lambung kembali ke perut.
  • Meminum air hangat atau air rebusan jahe. Kedua minuman ini bisa membantu Anda menghangatkan perut dan mengurangi peradangan.

Meski begitu, Anda perlu ingat bahwa obat asam lambung naik yang terbaik adalah mengupayakan tindakan pencegahan. Untuk itu, coba praktekan cara berikut:

  • Mengontrol makanan yang Anda konsumsi. Kurangi panganan seperti produk susu, kafein, atau makanan dengan cita rasa terlalu pedas maupun asam.
  • Mengatur porsi makan. Untuk mengontrol kadar asam lambung, ada baiknya ubah frekuensi makan menjadi 4-5 kali sehari, namun dengan porsi yang lebih sedikit.
  • Hindari rokok serta stres yang berlebih. Untuk mengelola mood, Anda bisa coba lakukan olahraga secara rutin.
  • Hindari makan makanan yang terlalu banyak mengandung lemak.

Ciri-ciri asam lambung naik memang bisa mendistraksi aktivitas sehari-hari. Jika upaya pengobatan dan pencegahan belum berhasil, segera kunjungi dokter guna pemeriksaan menyeluruh. Untuk tubuh lebih sehat, segera buat janji dengan dokter Spesialis Penyakit Dalam RS Royal Progress sekarang juga.

Artikel Lainnya

Mengenal Anemia Aplastik: Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya

Anemia aplastik merupakan kondisi langka namun potensial mengancam jiwa yang ditandai dengan penurunan jumlah semua jenis sel darah. Gangguan ini terjadi ketika sumsum tulang gagal memproduksi jumlah sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit yang memadai. Sering disebut sebagai "sindrom kegagalan sumsum tulang", anemia aplastik memerlukan perhatian dan pemahaman segera karena tingkat keparahan dan […]
28/05/2024

Mengenal Gejala Demam Berdarah, Penyebab, Pengobatan dan Pencegahannya

Demam berdarah atau dengue merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Mengenali gejala demam berdarah dengan cepat sangat penting untuk mendapatkan perawatan yang tepat, serta mengurangi risiko komplikasi yang lebih serius. Meskipun telah dikenal sejak lama, demam berdarah tetap menjadi masalah kesehatan global yang serius. Bahkan, sejak awal tahun 2024, lebih dari […]
16/05/2024

ERCP - Ketahui Definisi dan Penggunaannya

ERCP, singkatan dari Endoscopic Retrograde Cholangiopancreatography, adalah prosedur medis yang merupakan perpaduan dari alat endoskopi (tabung atau selang panjang dan lentur serta dilengkapi dengan kamera pada bagian ujungnya) dan sinar X. Prosedur ERCP ini dapat digunakan untuk mendiagnosis berbagai macam gangguan yang terjadi pada hati, pankreas dan juga saluran empedu. Itu sebabnya diagnosis penyakit batu […]
29/04/2024

Ingin berkonsultasi dengan dokter spesialis yang tepat?

Dengan lebih dari 90 dokter spesialis berpengalaman, kami siap memberikan penanganan terbaik untuk setiap keluhan dan penyakit yang Anda alami. Jelajahi dokter di rumah sakit kami dan temukan dokter yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
Cari Dokter
LOGO-RUMAH-SAKIT-ROYAL-PROGRESS_resize 2
logo-emergencyterakreditasi
crossmenu