Logo RS Royal Progress
Menu
Buat Janji Temu
Home Blog Hasil Cek Kesehatan Gratis dari Kemenkes: 96% Orang Dewasa Kurang Gerak, Ini Solusinya!

Hasil Cek Kesehatan Gratis dari Kemenkes: 96% Orang Dewasa Kurang Gerak, Ini Solusinya!

12/11/2025

Berdasarkan data dari Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diinisiasi oleh pemerintah, terungkap bahwa mayoritas masyarakat Indonesia, terutama pada kelompok usia dewasa, mengalami masalah kurangnya aktivitas fisik. Menanggapi hal ini, penting bagi masyarakat untuk mulai menerapkan gaya hidup yang lebih aktif guna menjaga kesehatan jangka panjang.

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, menyatakan bahwa keberhasilan program CKG dengan lebih dari 50,5 juta peserta menjadi tonggak penting dalam upaya kesehatan nasional. Namun, beliau juga memberikan peringatan serius bahwa data yang terkumpul menunjukkan aktivitas fisik dan pola hidup sehat harus menjadi prioritas bersama. "Program ini bukan hanya soal jumlah peserta, tapi bagaimana hasilnya kita gunakan untuk memperkuat kebijakan, layanan kesehatan, dan intervensi di masyarakat," ujar Menkes Budi. Beliau menegaskan bahwa CKG merupakan instrumen strategis untuk deteksi dan penanganan dini penyakit, sehingga dapat menghindarkan masyarakat dari penyakit katastropik, kecacatan, bahkan kematian.

Temuan Utama Program Cek Kesehatan Gratis

Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diselenggarakan dari 10 Februari hingga 4 November 2025 berhasil menjangkau 50,5 juta peserta dari total 53,6 juta pendaftar. Data yang dihimpun hingga akhir Oktober 2025 menunjukkan tantangan kesehatan yang signifikan di berbagai kelompok usia.

Berikut adalah beberapa temuan penting dari program tersebut:

  • Dewasa: Hampir seluruh peserta (96%) masuk dalam kategori kurang aktivitas fisik, diikuti oleh karies gigi (41,9%), obesitas sentral (32,9%), serta overweight dan obesitas (24,4%).
  • Lansia: Sebanyak 96,7% tercatat kurang melakukan aktivitas fisik dan 37,7% menderita hipertensi.
  • Remaja dan Pelajar: Masalah kurangnya aktivitas fisik juga sudah terbentuk sejak usia muda, dengan angka mencapai 60,1%. Selain itu, ditemukan pula karies gigi (50,3%) dan anemia (27,2%).
  • Balita dan Anak Prasekolah: Masalah utama yang ditemukan adalah gigi tidak sehat (31,5%), stunting (5,3%), dan wasting (3,8%).
  • Bayi Baru Lahir: Ditemukan adanya risiko kelainan saluran empedu (18,6%), berat badan lahir rendah (6,1%), dan penyakit jantung bawaan kritis (5,5%).

Manfaat Aktivitas Fisik

Aktivitas fisik secara teratur memberikan banyak manfaat bagi kesehatan fisik dan mental. Beberapa di antaranya adalah peningkatan kebugaran otot dan kardiorespirasi, kesehatan tulang, serta sistem kekebalan tubuh. Selain itu, aktivitas fisik juga dapat membantu mengendalikan berat badan, memperbaiki postur tubuh, dan meningkatkan kualitas tidur. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahkan menyatakan bahwa kurangnya aktivitas fisik merupakan penyebab kematian nomor empat di dunia.

Tips Mudah untuk Mengatasi Masalah "Kurang Aktivitas Fisik"

Mengubah kebiasaan untuk menjadi lebih aktif memang tidak mudah, namun dapat dimulai dengan langkah-langkah sederhana. Berikut adalah beberapa tips yang dapat diikuti:

  • Mulailah dari yang ringan: Lakukan olahraga ringan seperti jalan kaki, yoga, peregangan, atau bersepeda santai di sekitar rumah. Anda juga dapat mencoba latihan beban ringan menggunakan berat badan sendiri atau dumbbell.
  • Buat jadwal yang realistis: Tentukan tujuan yang masuk akal dan mulailah dengan durasi singkat. Anda dapat memilih waktu yang paling nyaman untuk berolahraga, misalnya di pagi hari sebelum beraktivitas atau sore hari setelah selesai bekerja.
  • Pilih aktivitas yang menyenangkan: Pilihlah jenis olahraga yang Anda sukai agar tidak merasa terbebani. Bergabung dengan klub olahraga juga bisa menjadi pilihan agar tetap termotivasi.
  • Manfaatkan aktivitas sehari-hari: Lakukan pekerjaan rumah tangga, berkebun, atau sekadar berdiri saat berbicara di telepon untuk mengurangi perilaku sedentari.
  • Jaga konsistensi: Untuk tetap termotivasi, Anda dapat menggunakan aplikasi pendukung untuk melacak kemajuan atau memberikan penghargaan kecil bagi diri sendiri setelah berhasil konsisten berolahraga selama periode tertentu.
  • Perhatikan teknik dan hidrasi: Pastikan untuk melakukan pemanasan sebelum dan pendinginan setelah berolahraga untuk menghindari cedera. Selain itu, penuhi kebutuhan cairan tubuh dengan minum air yang cukup sepanjang hari untuk menghindari dehidrasi dan kelelahan otot.

Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Lengkap di RS Royal Progress

Deteksi dini melalui pemeriksaan kesehatan rutin adalah kunci untuk menjaga kesehatan Anda dan keluarga. Jangan ragu untuk melengkapi hasil pemeriksaan Anda dengan Medical Check Up (MCU) yang lebih komprehensif di RS Royal Progress. Kami menyediakan berbagai paket MCU yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda, mulai dari paket dasar, khusus pria dan wanita, hingga paket untuk lansia, yang semuanya didukung oleh tim medis berpengalaman dan peralatan modern.

Membuat janji untuk Medical Check Up ataupun konsultasi dengan dokter spesialis kami kini lebih mudah melalui situs web RS Royal Progress. Ambil langkah proaktif untuk kesehatan Anda hari ini dan pastikan Anda mendapatkan penanganan terbaik dari para ahli kami di RS Royal Progress.

  • 50 Juta Warga Ikut Cek Kesehatan Gratis, Kemenkes Ungkap Masalah Kesehatan Masyarakat - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
  • Mengatasi Ancaman Sedentary Lifestyle untuk Kesehatan - Ayo Sehat - Kementerian Kesehatan RI
  • 2 Tips Mengatasi Malas Berolahraga dengan Bijak - Ayo Sehat - Kementerian Kesehatan RI

Artikel Lainnya

Kenapa Pinggang Belakang Sakit? Ini 10 Penyebab & Cara Mengobatinya

Pernahkah Anda bertanya-tanya, kenapa pinggang belakang sakit setiap kali membungkuk, berdiri lama, atau setelah olahraga? Sakit pinggang belakang memang sering dianggap biasa. Padahal, pada beberapa kasus nyeri di area pinggang bisa menjadi tanda adanya masalah pada otot, tulang, saraf, atau bahkan organ dalam. Agar tidak salah menafsirkan keluhan ini sebagai nyeri biasa, kenali penyebab dan […]
16/07/2026

10 Makanan Penurun Darah Tinggi Rekomendasi DASH Diet

Tekanan darah tinggi (hipertensi) sering disebut silent killer karena dapat merusak tubuh tanpa gejala yang jelas. Kabar baiknya ada makanan penurun darah tinggi yang terbukti untuk membantu menurunkan tekanan darah, terutama jika mengikuti prinsip DASH Diet (Dietary Approaches to Stop Hypertension). Diet ini dirancang oleh para peneliti di National Heart, Lung, and Blood Institute (NHLBI) […]
07/07/2026

Sakit Dada Sebelah Kiri? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Pernahkah Anda merasakan sakit dada sebelah kiri yang tiba-tiba muncul, entah saat tarik napas, batuk, atau bahkan nyerinya terasa tembus ke belakang? Saat dada kiri terasa nyeri, banyak orang langsung mengaitkannya dengan serangan jantung. Padahal, kondisi ini tidak selalu berkaitan dengan masalah jantung. Rasa nyeri dapat muncul seperti ditusuk, terasa di bagian atas maupun bawah […]
07/07/2026

Ingin berkonsultasi dengan dokter spesialis yang tepat?

Dengan dokter spesialis berpengalaman, kami siap memberikan penanganan terbaik untuk setiap keluhan dan penyakit yang Anda alami. Jelajahi dokter di rumah sakit kami dan temukan dokter yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
Cari Dokter

Halo,
Ada yang bisa
Kami bantu?

Customer Care
crossmenuchevron-down