Logo RS Royal Progress
Menu
Layanan Pelanggan
(021) 6400261
Buat Janji Temu
Home Blog Kenali Cedera Saraf Tulang Belakang dan Lindungi Diri Anda

Kenali Cedera Saraf Tulang Belakang dan Lindungi Diri Anda

15/03/2024

Cedera saraf tulang belakang kerap kali lalai disadari hingga akhirnya menjadi masalah serius. Cedera ini kebanyakan terjadi akibat dari trauma atau benturan keras. Sebenarnya, tubuh sudah memberi tanda-tanda bahaya sebagai peringatan akan cedera. Namun, sayangnya tanda-tanda ini kerap terlewatkan.

Tulang belakang tidak hanya menahan tubuh manusia saja, tetapi juga melindungi struktur saraf yang kompleks dan vital. Tulang belakang juga mengatur laju informasi dari otak menuju alat gerak. Jika struktur ini terganggu atau cedera, sudah pasti gerak manusia pun terganggu.

Gejala Awal Cedera Saraf Tulang Belakang

Gejala Awal Cedera Saraf Tulang Belakang
Nyeri pada punggung hingga kepala pada gejala cedera saraf tulang belakang

Tanda cedera spinal sebenarnya cukup terasa, walau belum mengganggu aktivitas. Namun, Anda perlu mencermati diri sendiri jika merasakan gejala sebagai berikut:

  • Rasa nyeri umumnya terasa pada leher, namun bisa juga terasa pada punggung hingga kepala.
  • Gangguan pada keseimbangan hilang berkurangnya kemampuan koordinasi gerak tubuh.
  • Kesemutan hingga mati rasa yang muncul sewaktu-waktu. Umum terasa pada bagian terjauh tubuh, misalnya jari, tangan, atau kaki.
  • Bagian tubuh terasa lemah hingga tak mampu berdiri atau berjalan.
  • Tak mampu mengontrol kandung kemih.

Pada kasus cedera yang berlangsung pada jangka panjang, pasien menyebutkan keluhan yang berbeda selain dari gejala di atas. Gejala tambahan yang mungkin terjadi pada cedera jangka panjang antara lain:

  • Kejang otot
  • Gangguan pada refleks tubuh
  • Gangguan fungsi seksual
  • Penurunan kemampuan berjalan, atau sekadar menjaga keseimbangan

Mengenal Cedera Saraf Tulang Belakang dan Risikonya

Jika tidak ditangani segera, cedera ini bisa mengakibatkan lumpuh saraf tulang belakang. Jika sudah demikian, tubuh bisa mengalami kelumpuhan total yang tentu saja mengurangi kualitas hidup. Karena terjadi pada saraf, tentu saja cedera ini berdampak pada fungsi organ tubuh, juga pada kekuatan dan sensasi.

Berdasarkan jenis sinyal yang dibawa menuju atau dari otak, saraf terbagi menjadi:

  • Saraf motorik yang berfungsi mengatur gerakan otot.
  • Saraf sensorik yang berfungsi mengendalikan posisi tubuh dan juga mengatur sensasi rasa panas, dingin, dan juga sakit.

Cedera ini memengaruhi pengiriman sinyal baik itu pada saraf motorik ataupun sensorik. Dokter masih membedakan lagi berdasarkan keparahannya yang terbagi menjadi dua macam, yakni cedera menyeluruh dan cedera lokal.

  • Cedera menyeluruh artinya kemampuan sensorik dan motorik hilang total.
  • Cedera lokal artinya cedera yang masih menyisakan kemampuan sensorik atau motorik.

Meskipun cedera ini disebabkan dari trauma atau benturan, tetapi ada faktor-faktor lain yang bisa menyebabkan seseorang menderita cedera pada saraf tulang belakang.

  • Jenis kelamin. Penelitian menunjukkan jika pria memiliki persentase lebih tinggi terkena cedera atau gangguan pada saraf tulang belakang.
  • Usia. Cedera ini lebih banyak terjadi pada orang berusia antara 16 hingga 30 tahun. Namun, kelompok usia di atas 65 tahun pun berisiko lebih tinggi mengalami cedera ini.
  • Aktivitas berbahaya. Orang yang sering melakukan aktivitas berbahaya, seperti olahraga ekstrim berisiko tinggi mengalami cedera.
  • Gaya hidup. Tak boleh terlewatkan bahwa gaya hidup masa kini turut berperan meningkatkan angka penderita cedera saraf ini. Kasus saraf tulang terjepit  semakin banyak terjadi akibat dari gaya hidup yang kebanyakan duduk. Posisi duduk ini membebani tulang belakang hingga menyebabkan bantalan tulang belakang aus.

Penyebab Cedera Tulang Belakang

Untuk bisa mengobati saraf tulang belakang, tentu harus tahu apa yang menjadi penyebabnya. Dokter memisahkan penyebab dari cedera ini menjadi dua.

  • Pertama adalah cedera traumatis sebagai akibat dari benturan, bisa jadi akibat jatuh atau kecelakaan.
  • Kedua, cedera non-traumatis akibat dari penyakit, seperti osteoporosis, infeksi yang menyebabkan abses pada tulang belakang, kanker, radang sendi, kelainan bawaan, dan lain-lain.

Dengan melihat hasil gambar saraf tulang belakang, dokter bisa mendiagnosis jika pasien mengalami cedera ini dan membuat rencana pengobatan yang tepat.

Pengobatan untuk Cedera Saraf Tulang Belakang

Terapi Fisik Pasien Cedera Saraf Tulang Belakang
Terapi Fisik Pasien Cedera Saraf Tulang Belakang

Terutama pada cedera non-traumatis, dokter akan melihat terlebih dahulu penyebab dari gangguan saraf tulang belakang ini. Jika penyebabnya adalah kanker, tentu pasien harus menyelesaikan pengobatan kanker dulu.

Sesudah masalah awal teratasi, maka dokter bisa mulai pengobatan untuk membantu sembuh dari cedera tulang belakang. Pengobatan dan terapi fisik bisa meningkatkan kemampuan motorik dan sensorik hingga mendekati sempurna.

  • Menggunakan traksi. Tindakan pencegahan pertama adalah pemasangan traksi fraktur agar tidak terjadi cedera yang lebih parah. Contohnya dengan menggunakan penyangga leher dan punggung.
  • Operasi. Beberapa kondisi memerlukan tindakan operasi, terutama jika cedera akibat dari kecelakaan. Dokter perlu memastikan tidak terdapat serpihan tulang ataupun pembekuan darah yang bisa mengakibatkan kerusakan jaringan lebih lanjut.
  • Terapi medis. Perawatan intensif perlu untuk mempercepat pemulihan, bisa dengan pemberian obat-obatan ataupun dengan pemasangan alat bantu medis.
  • Terapi fisik. Untuk merehabilitasi pasien, dokter akan mengatur fisioterapi yang memfokuskan pada terapi fisik. Manfaatnya adalah untuk mengembalikan kemampuan motorik pasien.

Demi kesembuhan total pasien, penting adanya keterbukaan antara pihak pasien dengan tim dokter. RS Royal Progress memahami pentingnya kerja sama antara pasien dan dokter.

Jika Anda membutuhkan pemeriksaan mengenai kesehatan saraf tulang belakang, silakan datang langsung. Dokter Spesialis Bedah Ortopedi dan Traumatologi khususnya Konsultan Spine pada layanan unggulan Royal Spine & Pain Intervention Centre di RS Royal Progress yang siap memberikan konsultasi medis.

Pada kasus darurat,  IGD selalu siap sedia 24 jam dalam memberikan penanganan medis pada cedera saraf tulang belakang. Jadi, Anda bisa datang kapan pun ketika memang memerlukan untuk penanganan khusus.

Mulai dari sekarang, selalu jaga kesehatan tulang belakang demi kenyamanan hidup. Ubah gaya hidup Anda dan tetap hati-hati terhadap olahraga ekstrim yang dapat menyebabkan terjadinya cedera saraf tulang ini.

Konsultasi dengan Dokter Spesialis Kami
  • National Institute of Neurological Disorders and Stroke - Spinal Cord Injury
  • World Health Organization - Spinal Cord Injury
  • Physiopedia - Spinal Cord Injury
  • UGM.ac.id - Kenali Tanda dan Gejala Cedera Saraf Tulang Belakang
Artikel Lainnya

Apa Itu Skoliosis? Bagaimana Penanganan bagi Penderita Skoliosis

Ada banyak penyakit yang bersumber dari nyeri tulang belakang. Salah satunya adalah skoliosis. Skoliosis adalah kondisi medis yang disebut dengan kelainan posisi tulang belakang. Biasanya, tulang belakang tersebut menyebabkan punggung berbentuk huruf C atau S. Berbagai faktor dari terjadinya skoliosis, penyebabnya bisa berbeda antara satu penderita dengan penderita lain. Penyebab skoliosis yang terbanyak adalah idiopatik, […]
29/04/2024

Mengenal Low Back Pain, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Tubuh bagian belakang seperti punggung memang memiliki beberapa penyakit seperti low back pain yang terkadang akan sangat nyeri apabila terjadi. Namun, beberapa gejala, mulai dari yang ringan hingga berat, akan lebih berbahaya apabila terus Anda biarkan tanpa penanganan. Sebenarnya, apa penyakit punggung ini? Apa saja penyebabnya, dan apakah berbahaya apabila Anda biarkan terus menerus? Berikut […]
18/04/2024

Sangat Fatal, Ini Bahaya Jatuh Duduk saat Terpeleset

Bahaya jatuh duduk saat terpeleset bisa mengancam siapa saja. Jatuh dalam posisi ini bisa di mana saja. Bisa saja di kamar mandi, di tangga, atau di lantai yang basah dan licin. Meski banyak orang yang mampu berdiri kembali dan melanjutkan aktivitasnya, ternyata jatuh terduduk dapat membahayakan korbannya. Biasanya orang tersebut akan merasakan sakit di tulang […]
18/04/2024
1 2 3 5

Ingin berkonsultasi dengan dokter spesialis yang tepat?

Dengan lebih dari 90 dokter spesialis berpengalaman, kami siap memberikan penanganan terbaik untuk setiap keluhan dan penyakit yang Anda alami. Jelajahi dokter di rumah sakit kami dan temukan dokter yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
Cari Dokter
LOGO-RUMAH-SAKIT-ROYAL-PROGRESS_resize 2
logo-emergencyterakreditasi
crossmenuchevron-down