Logo RS Royal Progress
Menu
Buat Janji Temu
Home Blog Penyebab Kanker Ginjal: Gejala, Faktor Risiko, dan Cara Mencegahnya

Penyebab Kanker Ginjal: Gejala, Faktor Risiko, dan Cara Mencegahnya

17/03/2026

Belum lama ini, publik dihebohkan dengan berita meninggalnya Vidi Aldiano. Banyak yang bertanya-tanya: Vidi Aldiano sakit apa? Pertanyaan tersebut kemudian mengarah pada kisah kanker ginjal Vidi Aldiano yang sempat menjadi perhatian publik.

Vidi diketahui pernah didiagnosis menderita kanker ginjal sejak tahun 2019 dan menjalani berbagai perawatan medis untuk mengatasi penyakitnya. Kini, berkat melejitnya nama Vidi dalam pemberitaan, banyak orang mulai mencari informasi seputar kanker ginjal yang ia alami. Mulai dari penyebab kanker ginjal, gejala, pilihan pengobatan, hingga tindakan pencegahannya.

Apa Itu Kanker Ginjal

Kanker ginjal berawal ketika sel-sel ginjal berkembang abnormal dengan cepat. Bukannya mati seperti sel normal, sel tidak normal ini justru menumpuk dan membentuk benjolan bernama tumor.

Beberapa tumor mungkin tidak berkembang alias tetap kecil, tetapi tumor lain dapat tumbuh massif dan menginfeksi jaringan atau organ lain. Proses ini kemudian disebut metastasis.

Umumnya, kanker ini hanya menyerang satu sisi ginjal. Namun, tidak menutup kemungkinan sel tumor menjangkiti kedua ginjal.

Jenis-Jenis Kanker Ginjal

Ada beberapa jenis kanker ginjal yang dapat terjadi, antara lain:

1. Renal Cell Carcinoma (RCC)

Sel-sel yang melapisi tubulus kecil di ginjal menjadi tempat awal berkembangnya jenis ini. Tercatat, RCC mendominasi sebagian besar kasus kanker ginjal yang ada.

RCC juga memiliki lebih dari 50 subtipe, di antaranya:

  • Clear cell renal carcinoma
  • Papillary renal cell carcinoma
  • Non-clear cell renal carcinoma

Kanker ini dapat menyerang satu atau kedua ginjal.

2. Transitional Cell Carcinoma/Renal Pelvis Carcinoma

Kanker ini umumnya menyerang area pertemuan antara ureter dan ginjal. Meski begitu, sel kanker juga bisa mulai tumbuh di sepanjang saluran ureter atau kandung kemih. Secara statistik, jenis ini menyumbang sebagian kecil dari keseluruhan kasus kanker ginjal.

3. Renal Sarcoma

Para ahli mengategorikan renal sarcoma sebagai jenis yang sangat langka karena hanya mencakup sekitar 1% kasus. Kanker ini biasanya menyerang jaringan ikat yang ada di dalam ginjal.

4. Wilms Tumor

Wilms tumor biasanya mengancam anak-anak dan jenis ini mengisi sebagian kecil dari kasus kanker ginjal.

Gejala Kanker Ginjal

Pada fase awal, pasien mungkin tidak menampilkan gejala khusus. Namun, saat tumor membesar, tubuh akan merespons dengan beberapa gejala berikut:

  • Hematuria atau kencing darah
  • Sakit punggung bawah
  • Benjolan pada abdomen atau punggung bawah
  • Mudah lelah
  • Berat badan menurun drastis tanpa sebab dan hilang nafsu makan
  • Demam
  • Kaki bengkak
  • Keringat berlebih, khususnya pada malam hari

Tidak semua penderita mengalami seluruh gejala tersebut. Bahkan pada beberapa kasus, gejala baru muncul ketika kanker sudah berkembang lebih lanjut.

Penyebab Kanker Ginjal

Perubahan pada struktur genetik sel ginjal biasanya menjadi akar penyebab kanker ginjal. Kondisi ini menyebabkan sel-sel tersebut membelah diri secara liar dan tidak terkendali. Sel tidak normal ini kemudian berkumpul dan membentuk tumor.

Selain merusak jaringan ginjal, sel tumor ini juga memiliki kemampuan untuk menyerang bagian tubuh lain jika kondisinya makin parah. Hingga kini, penyebab pasti mutasi gen tersebut belum diketahui. Namun, faktor risiko tertentu tetap memegang peran bagi perkembangan kanker ginjal.

Faktor Risiko Kanker Ginjal

Berikut faktor yang turut andil dalam meningkatkan risiko kanker ginjal:

  • Usia 65-74 tahun
  • Jenis kelamin pria
  • Kebiasaan merokok
  • Hipertensi atau tekanan darah tinggi yang dapat merusak pembuluh darah ginjal
  • Obesitas
  • Riwayat keluarga
  • Dialisis jangka panjang
  • Kelainan genetik seperti penyakit Von Hippel-Lindau atau Tuberous Sclerosis Syndrome
  • Paparan kimia atau bekerja di lingkungan yang terpapar bahan kimia seperti trikloroetilen

Diagnosis Kanker Ginjal

Dalam menegakkan diagnosis, dokter akan menggunakan sejumlah pemeriksaan berikut:

1. Pemeriksaan Fisik

Dokter akan menanyakan gejala yang pasien alami serta riwayat kesehatan pasien, termasuk ada tidaknya riwayat keluarga dengan penyakit serupa.

Selanjutnya, dokter akan memeriksa adanya pembengkakan perut atau benjolan di perut. Pada pria, dokter mungkin juga mencari vena yang membesar dan terpelintir atau varikokel di skrotum.

2. Tes Darah

Dokter dapat mendeteksi kelainan sel darah atau fungsi ginjal melalui tes darah.

3. Pemeriksaan Pencitraan

Beberapa prosedur ini juga membantu dokter dalam memetakan letak dan kondisi tumor ginjal secara detail:

4. Biopsi

Prosedur biopsi adalah pengambilan sampel jaringan ginjal menggunakan jarum khusus. Sampel tersebut kemudian diteliti di laboratorium untuk memastikan adanya sel kanker.

Jika kanker terdeteksi, pasien biasanya akan dirujuk ke dokter spesialis penyakit dalam ginjal untuk menentukan stadium kanker dan rencana pengobatan.

Ciri-Ciri Kanker Ginjal Berdasarkan Tingkat Keparahan

Proses Perkembangan Kanker Ginjal
Proses Perkembangan Kanker Ginjal

Kanker ginjal terbagi menjadi empat stadium berdasarkan penyebarannya:

  • Stadium I: Tumor hanya berada di ginjal dengan ukuran sekitar 7 cm.
  • Stadium II: Tumor lebih besar dari 7 cm, tetapi belum menyebar ke luar ginjal.
  • Stadium III: Kanker telah menyebar ke pembuluh darah utama, kelenjar adrenal, atau jaringan di sekitar ginjal.
  • Stadium IV: Kanker telah menyebar ke organ lain seperti tulang, hati, atau paru-paru.

Pengobatan Kanker Ginjal

Pengobatan kanker ginjal bergantung pada stadium kanker serta kondisi kesehatan pasien. Beberapa metode pengobatan yang dapat dokter rekomendasikan antara lain:

1. Operasi

Operasi merupakan metode pengobatan paling umum untuk kanker ginjal.

Dokter mungkin mengambil salah satu dari opsi pembedahan berikut:

  • Partial nephrectomy, mengangkat bagian ginjal yang terdapat tumor.
  • Radical nephrectomy, mengangkat seluruh ginjal beserta jaringan di sekitarnya.

2. Terapi Ablasi

Metode ini menghancurkan sel kanker menggunakan panas atau dingin, seperti:

  • Cryoablation (pembekuan sel kanker)
  • Radiofrequency ablation (menggunakan arus listrik)

3. Imunoterapi

Imunoterapi bekerja dengan meningkatkan kemampuan sistem imun tubuh untuk mengenali dan menghancurkan sel kanker. Contoh imunoterapi untuk penyakit ini adalah pembrolizumab (Keytruda) dan nivolumab (Opdivo).

4. Terapi Tertarget

Terapi ini menggunakan obat yang menargetkan molekul tertentu yang membantu memblokir pembentukan pembuluh darah baru untuk memasok nutrisi ke sel kanker.

5. Terapi Radiasi

Dokter juga bisa menyarankan radiasi untuk menghancurkan sel kanker atau membantu mengurangi nyeri ketika operasi tidak memungkinkan bagi pasien.

Pencegahan Kanker Ginjal

Meskipun tidak semua kasus kanker ginjal dapat dicegah, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk menurunkan risiko penyakit ini. Upaya pencegahan ini juga membantu menjaga kesehatan ginjal secara keseluruhan.

Berikut beberapa caranya:

  • Berhenti merokok
  • Menjaga berat badan ideal
  • Mengontrol tekanan darah
  • Menerapkan pola makan sehat dan olahraga teratur
  • Menghindari paparan bahan kimia berbahaya dengan alat pelindung diri
  • Melakukan pemeriksaan kesehatan rutin

Memahami penyebab kanker ginjal serta faktor risikonya dapat membantu Anda lebih waspada terhadap penyakit ini. Jika Anda mengalami gejala yang mencurigakan atau memiliki faktor risiko kanker ginjal, sebaiknya segera melakukan pemeriksaan medis.

Buat janji temu sekarang dan berkonsultasilah dengan dokter spesialis penyakit dalam di RS Royal Progress untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat. Deteksi dini sangat penting untuk meningkatkan peluang keberhasilan pengobatan serta menjaga kesehatan ginjal secara optimal.

FAQ

  1. Kanker ginjal apakah bisa sembuh?
    Apabila kanker terdeteksi sejak dini, kanker ginjal sering kali dapat diobati secara efektif dan bahkan disembuhkan.
  2. Kanker ginjal apakah genetik?
    Kanker ginjal sebagian besar bukan penyakit keturunan, melainkan disebabkan oleh faktor lingkungan atau gaya hidup (merokok, obesitas). Namun, sebagian kecil kasus bersifat genetik atau herediter, di mana mutasi gen diwariskan dalam keluarga dan meningkatkan risiko terkena kanker pada usia lebih muda.

  • NCBI. 2024. Renal Cell Cancer.
  • American Cancer Society. Kidney Cancer Signs and Symptoms.
  • National Cancer Institute. Kidney (Renal Cell) Cancer—Patient Version.
  • CDC. 2025. Kidney Cancer Basics.
  • American Cancer Society. Kidney Cancer Stages.
  • Dana Farber Cancer Institute. 2019. Is Kidney Cancer Genetic?
  • Kidney Cancer - Renal Cancer - American Cancer Society
  • Kidney (Renal Cell) Cancer - Patient Version - NCI
  • Kidney Cancer Explained: Signs, Risks, and How It’s Diagnosed - National Kidney Foundation
  • Kidney cancer - Diagnosis and treatment - Mayo Clinic
  • What is kidney cancer? - NHS
  • Types of Kidney Cancer: Common, Rare and More - City of Hope Cancer Treatment Centers
  • Kidney Cancer: Causes, Symptoms, and Diagnosis - Healthline
  • Kidney Cancer: Symptoms, Causes & Treatment - Cleveland Clinic
  • Kidney Cancer - Kidney Cancer Symptoms - MedlinePlus
  • Kidney Cancer Symptoms, Diagnosis, and Treatment - WebMD

Artikel Lainnya

Tanpa Obat, Ini 7 Pertolongan Pertama Saat Asam Lambung Naik

Asam lambung yang naik tiba-tiba sering membuat siapa saja merasa kurang nyaman ketika beraktivitas maupun beristirahat pada malam hari. Jika ini terjadi, pertolongan pertama saat asam lambung naik yang bisa dilakukan adalah dengan duduk tegak guna meminimalkan tekanan. Biasanya, naiknya asam lambung ditandai dengan dada terasa panas, mual, perut begah atau kembung hingga sensasi pahit […]
20/05/2026

Sering Diabaikan, 7 Gejala Campak Ini Bisa Memicu Komplikasi Serius

Kasus campak di Indonesia mengalami peningkatan signifikan, bahkan tercatat 8.224 suspek dengan 572 kasus terkonfirmasi hingga awal tahun 2026. Keadaan tersebut membuat masyarakat perlu lebih waspada terhadap gejala campak awal yang sering dianggap menyerupai flu biasa. Campak bukan hanya menyebabkan ruam kemerahan pada kulit, tetapi juga dapat memengaruhi saluran pernapasan hingga kondisi tubuh secara keseluruhan. […]
20/05/2026

Penyakit Saat Cuaca Ekstrem yang Berbahaya Tetapi Sering Diabaikan

Cuaca ekstrem dapat memunculkan berbagai penyakit yang menyerang tubuh hal ini akibat adanya perubahan suhu maupun kelembapan cukup drastis setiap harinya. Salah satu penyakit saat cuaca ekstrem yang sering terjadi adalah heatstroke karena paparan panas berlebihan dalam waktu lama. Sayangnya, banyak orang mengabaikan gejala awal gangguan kesehatan tersebut meski kondisi tubuh sudah terasa semakin tidak […]
19/05/2026

Ingin berkonsultasi dengan dokter spesialis yang tepat?

Dengan dokter spesialis berpengalaman, kami siap memberikan penanganan terbaik untuk setiap keluhan dan penyakit yang Anda alami. Jelajahi dokter di rumah sakit kami dan temukan dokter yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
Cari Dokter

Halo,
Ada yang bisa
Kami bantu?

Customer Care
crossmenuchevron-down