Belum lama ini, publik dihebohkan dengan berita meninggalnya Vidi Aldiano. Banyak yang bertanya-tanya: Vidi Aldiano sakit apa? Pertanyaan tersebut kemudian mengarah pada kisah kanker ginjal Vidi Aldiano yang sempat menjadi perhatian publik.
Vidi diketahui pernah didiagnosis menderita kanker ginjal sejak tahun 2019 dan menjalani berbagai perawatan medis untuk mengatasi penyakitnya. Kini, berkat melejitnya nama Vidi dalam pemberitaan, banyak orang mulai mencari informasi seputar kanker ginjal yang ia alami. Mulai dari penyebab kanker ginjal, gejala, pilihan pengobatan, hingga tindakan pencegahannya.
Kanker ginjal berawal ketika sel-sel ginjal berkembang abnormal dengan cepat. Bukannya mati seperti sel normal, sel tidak normal ini justru menumpuk dan membentuk benjolan bernama tumor.
Beberapa tumor mungkin tidak berkembang alias tetap kecil, tetapi tumor lain dapat tumbuh massif dan menginfeksi jaringan atau organ lain. Proses ini kemudian disebut metastasis.
Umumnya, kanker ini hanya menyerang satu sisi ginjal. Namun, tidak menutup kemungkinan sel tumor menjangkiti kedua ginjal.
Ada beberapa jenis kanker ginjal yang dapat terjadi, antara lain:
Sel-sel yang melapisi tubulus kecil di ginjal menjadi tempat awal berkembangnya jenis ini. Tercatat, RCC mendominasi sebagian besar kasus kanker ginjal yang ada.
RCC juga memiliki lebih dari 50 subtipe, di antaranya:
Kanker ini dapat menyerang satu atau kedua ginjal.
Kanker ini umumnya menyerang area pertemuan antara ureter dan ginjal. Meski begitu, sel kanker juga bisa mulai tumbuh di sepanjang saluran ureter atau kandung kemih. Secara statistik, jenis ini menyumbang sebagian kecil dari keseluruhan kasus kanker ginjal.
Para ahli mengategorikan renal sarcoma sebagai jenis yang sangat langka karena hanya mencakup sekitar 1% kasus. Kanker ini biasanya menyerang jaringan ikat yang ada di dalam ginjal.
Wilms tumor biasanya mengancam anak-anak dan jenis ini mengisi sebagian kecil dari kasus kanker ginjal.
Pada fase awal, pasien mungkin tidak menampilkan gejala khusus. Namun, saat tumor membesar, tubuh akan merespons dengan beberapa gejala berikut:
Tidak semua penderita mengalami seluruh gejala tersebut. Bahkan pada beberapa kasus, gejala baru muncul ketika kanker sudah berkembang lebih lanjut.
Perubahan pada struktur genetik sel ginjal biasanya menjadi akar penyebab kanker ginjal. Kondisi ini menyebabkan sel-sel tersebut membelah diri secara liar dan tidak terkendali. Sel tidak normal ini kemudian berkumpul dan membentuk tumor.
Selain merusak jaringan ginjal, sel tumor ini juga memiliki kemampuan untuk menyerang bagian tubuh lain jika kondisinya makin parah. Hingga kini, penyebab pasti mutasi gen tersebut belum diketahui. Namun, faktor risiko tertentu tetap memegang peran bagi perkembangan kanker ginjal.
Berikut faktor yang turut andil dalam meningkatkan risiko kanker ginjal:
Dalam menegakkan diagnosis, dokter akan menggunakan sejumlah pemeriksaan berikut:
Dokter akan menanyakan gejala yang pasien alami serta riwayat kesehatan pasien, termasuk ada tidaknya riwayat keluarga dengan penyakit serupa.
Selanjutnya, dokter akan memeriksa adanya pembengkakan perut atau benjolan di perut. Pada pria, dokter mungkin juga mencari vena yang membesar dan terpelintir atau varikokel di skrotum.
Dokter dapat mendeteksi kelainan sel darah atau fungsi ginjal melalui tes darah.
Beberapa prosedur ini juga membantu dokter dalam memetakan letak dan kondisi tumor ginjal secara detail:
Prosedur biopsi adalah pengambilan sampel jaringan ginjal menggunakan jarum khusus. Sampel tersebut kemudian diteliti di laboratorium untuk memastikan adanya sel kanker.
Jika kanker terdeteksi, pasien biasanya akan dirujuk ke dokter spesialis penyakit dalam ginjal untuk menentukan stadium kanker dan rencana pengobatan.

Kanker ginjal terbagi menjadi empat stadium berdasarkan penyebarannya:
Pengobatan kanker ginjal bergantung pada stadium kanker serta kondisi kesehatan pasien. Beberapa metode pengobatan yang dapat dokter rekomendasikan antara lain:
Operasi merupakan metode pengobatan paling umum untuk kanker ginjal.
Dokter mungkin mengambil salah satu dari opsi pembedahan berikut:
Metode ini menghancurkan sel kanker menggunakan panas atau dingin, seperti:
Imunoterapi bekerja dengan meningkatkan kemampuan sistem imun tubuh untuk mengenali dan menghancurkan sel kanker. Contoh imunoterapi untuk penyakit ini adalah pembrolizumab (Keytruda) dan nivolumab (Opdivo).
Terapi ini menggunakan obat yang menargetkan molekul tertentu yang membantu memblokir pembentukan pembuluh darah baru untuk memasok nutrisi ke sel kanker.
Dokter juga bisa menyarankan radiasi untuk menghancurkan sel kanker atau membantu mengurangi nyeri ketika operasi tidak memungkinkan bagi pasien.
Meskipun tidak semua kasus kanker ginjal dapat dicegah, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk menurunkan risiko penyakit ini. Upaya pencegahan ini juga membantu menjaga kesehatan ginjal secara keseluruhan.
Berikut beberapa caranya:
Memahami penyebab kanker ginjal serta faktor risikonya dapat membantu Anda lebih waspada terhadap penyakit ini. Jika Anda mengalami gejala yang mencurigakan atau memiliki faktor risiko kanker ginjal, sebaiknya segera melakukan pemeriksaan medis.
Buat janji temu sekarang dan berkonsultasilah dengan dokter spesialis penyakit dalam di RS Royal Progress untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat. Deteksi dini sangat penting untuk meningkatkan peluang keberhasilan pengobatan serta menjaga kesehatan ginjal secara optimal.
