Logo RS Royal Progress
Menu
Buat Janji Temu
Home Blog Yuk Kenali Pengertian dan Manfaat Premarital Check-up

Yuk Kenali Pengertian dan Manfaat Premarital Check-up

17/04/2024

Tes kesehatan sebelum menikah penting untuk memastikan kedua calon pasangan menikah sehat dan terbebas dari potensi penyakit kelamin. Premarital checkup biasanya meliputi; pemeriksaan darah, pemeriksaan hepatitis B, penyakit menular, gula darah, dan pemeriksaan lainnya.

Medical check up pra nikah sangat penting untuk memastikan kedua calon pengantin sehat fisik, alat reproduksi dan siap menuju ke pernikahan dan menjadi pasangan suami dan istri.

Tulisan ini akan membahas:

  • Pengertian premarital checkup
  • Jenis jenis premarital checkup
  • Manfaat premarital checkup

Yuk, simak pembahasannya!

Pengertian Premarital Checkup

Premarital check up adalah penilaian kondisi kesehatan calon pasangan pengantin. Pemeriksaan ini biasanya meliputi; pemeriksaan fisik, penyakit menular dan potensi terjadinya infeksi.

Pentingnya pemeriksaan ini dalam rangka untuk mencegah terjadinya penularan penyakit bagi pasangan pengantin dan keturunan mereka. Pernikahan yang sehat mampu menciptakan keluarga bahagia, harmonis dan tentu saja memberikan keturunan anak-anak sebagai generasi yang sehat dan cerdas.

Cek kesehatan sebelum menikah ini sangat penting untuk membantu calon pasangan menikah memahami kondisi masing-masing dan mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan. Dengan memahami kondisi masing-masing calon pengantin bisa tenang dan yakin untuk melanjutkan ke jenjang pernikahan.

Jenis-Jenis Premarital Checkup

Ada beberapa tahapan yang biasanya dilalui oleh calon pasangan menikah dalam pemeriksaan premarital ini. Tahapan itu adalah sebagai berikut:

1. Pemeriksaan Darah

Tes darah penting untuk memastikan calon pasangan menikah sehat jasmani dan tidak punya bibit penyakit. Dalam tes darah ini, meliputi pemeriksaan trombosit, hematokrit, leukosit, HB, eritrosit hingga endapan darah. Penting sekali pemeriksaan HB bagi wanita untuk mengetahui potensi risiko ada atau tidaknya thalassemia.

2. Pemeriksaan Hepatitis B

Sebelum melangsungkan pernikahan, calon pengantin penting melakukan tes hepatitis B agar terhindar dari serangan hepatitis B lewat hubungan seksual. Penyakit ini sangat berbahaya. Akibatnya bisa menyebabkan cacat fisik hingga kematian bayi yang baru lahir.

3. Periksa Penyakit Menular Seksual

Pemeriksaan ini meliputi; pemeriksaan RPR/VDRL untuk mendeteksi potensi adanya penyakit sifilis. Penting juga untuk memeriksa potensi adanya HIV AIDS sejak dini. Tujuannya untuk mencegah terjadinya penularan pada anak.

4. Periksa Gula Darah

Pemeriksaan gula darah ini mengacu pada tinggi rendahnya kadar gula darah (glukosa). Semua untuk menentukan keadaan hiperglikemia kedua pasangan. Pemeriksaan ini penting untuk mencegah terjadinya kompilasi sebab diabetes saat terjadinya kehamilan.

5. Pemeriksaan TORCH

Pemeriksaan TORCH yaitu proses pemeriksaan untuk mendeteksi adanya rubella, herpes simplex, cytomegalovirus, toxoplasma pada ibu hamil atau wanita yang merencanakan kehamilan. Pemeriksaan ini demi mencegah terjadinya komplikasi pada calon janin.

Manfaat Premarital Checkup

Premarital Check Up

Premarital sangat penting sebelum menikah agar dalam perjalanan mahligai rumah tangga tak ada saling curiga dan saling menyalahkan bila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, baik pada kedua pasangan atau pada anaknya.

Berikut beberapa manfaat cek pranikah bagi pasangan yang akan menikah:

  • Mencegah terjadinya penyebaran penyakit menular terutama pada calon bayi.
  • Mengetahui riwayat kesehatan kedua calon pasangan.
  • Menghilangkan keraguan dan memberikan kepastian bahwa calon pasangannya sehat.
  • Mencegah potensi penyakit pada bayi. Seperti thalassemia, diabetes melitus, dan penyakit lainnya.

 

FAQ

  • Apa itu premarital check-up dan mengapa calon pengantin wajib melakukannya?
    Premarital check-up adalah rangkaian tes medis sebelum menikah untuk mendeteksi dini penyakit menular, kelainan darah genetik (seperti Thalasemia), serta masalah kesuburan. Skrining ini wajib dilakukan agar pasangan dapat melakukan pencegahan dini demi membangun keluarga yang sehat dan harmonis.
  • Kapan waktu terbaik bagi calon pengantin untuk melakukan premarital check-up?
    Waktu paling ideal adalah 3 hingga 6 bulan sebelum hari pernikahan. Jangka waktu ini memberikan waktu yang cukup bagi dokter untuk memberikan penanganan, pengobatan, atau vaksinasi tambahan jika hasil laboratorium menunjukkan adanya kondisi medis tertentu.
  • Apa saja jenis pemeriksaan yang dilakukan saat premarital check-up?
    Pemeriksaan umumnya meliputi pemeriksaan fisik lengkap, tes darah (golongan darah dan rhesus), tes urine, skrining penyakit menular seksual (Hepatitis, HIV/AIDS), serta evaluasi kesehatan reproduksi yang disesuaikan dengan kebutuhan pria dan wanita.
  • Dimana saya dan pasangan bisa melakukan premarital check-up
    Anda dapat melakukan skrining pranikah lengkap secara nyaman di RS Royal Progress, Sunter, Jakarta Utara. Kami menyediakan paket komprehensif yang didukung laboratorium modern. klik disni untuk mendapatkan pilihan Paket Check Up Premarital di RS Royal Progress.
  • Apakah hasil pemeriksaan premarital check-up di RS Royal Progress aman dan terjamin kerahasiaannya?
    Ya, tentu saja. Kami sangat memahami bahwa data kesehatan reproduksi dan medis merupakan hal yang bersifat sangat pribadi. Di RS Royal Progress, seluruh rangkaian pemeriksaan pranikah dilakukan dengan prosedur yang aman, higienis, serta diawasi langsung oleh tenaga medis profesional. Selain itu, kami menjamin kerahasiaan penuh (strict confidentiality) atas semua hasil laboratorium Anda dan pasangan, di mana hasil medis hanya akan diserahkan secara privat kepada pasien yang bersangkutan sesuai dengan kode etik kedokteran.

  • 7 Jenis Tes dalam Cek Pra-Nikah yang akan Dijalani Calon Pengantin - Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat
  • Cek Kesehatan Pra Nikah untuk Kebaikan Bersama - Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan

Artikel Lainnya

Penyebab Cacar Air: Virus, Cara Penularan, Faktor Risiko, dan Gejala

Cacar air (varicella) adalah penyakit infeksi yang sangat menular dan biasanya menyerang anak-anak. Penyebab cacar air adalah infeksi virus varicella-zoster (VZV), anggota keluarga virus herpes. Meski umumnya ringan pada anak sehat, cacar air dapat menimbulkan komplikasi serius pada orang dewasa, ibu hamil, dan orang dengan daya tahan tubuh lemah. Artikel ini menjelaskan penyebab cacar air, […]
13/10/2026

Gejala Tipes pada Anak: Tanda Khas dan Cara Membedakannya dari Demam Biasa

Anak Anda sudah demam tiga hari. Obat penurun panas membantu sebentar, lalu suhu naik lagi. Ia jadi lemas, tidak mau makan, dan hanya berbaring sepanjang hari. Sebagai orang tua, Anda mulai bertanya-tanya: ini demam biasa, atau sesuatu yang lebih serius? Pertanyaan itu wajar, karena tipes atau demam tifoid memang sering tidak dikenali pada anak. Penyakit […]
09/10/2026

Panduan Lengkap MPASI Usia 6 Bulan: Kapan Mulai, Tekstur, Takaran & Contoh Menu

Memasuki usia 6 bulan, kebutuhan gizi bayi tidak lagi dapat dipenuhi oleh ASI saja. Masa inilah waktu yang tepat untuk memulai MPASI (Makanan Pendamping Air Susu Ibu). Artikel ini disusun oleh Tim Medis RS Royal Progress sebagai panduan praktis bagi orang tua dalam memulai MPASI sesuai standar WHO, IDAI, dan Kemenkes. 1. Kapan Bayi Siap […]
14/09/2026

Ingin berkonsultasi dengan dokter spesialis yang tepat?

Dengan dokter spesialis berpengalaman, kami siap memberikan penanganan terbaik untuk setiap keluhan dan penyakit yang Anda alami. Jelajahi dokter di rumah sakit kami dan temukan dokter yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
Cari Dokter

Halo,
Ada yang bisa
Kami bantu?

Customer Care
crossmenuchevron-down