Cacar air (varicella) adalah penyakit infeksi yang sangat menular dan biasanya menyerang anak-anak. Penyebab cacar air adalah infeksi virus varicella-zoster (VZV), anggota keluarga virus herpes. Meski umumnya ringan pada anak sehat, cacar air dapat menimbulkan komplikasi serius pada orang dewasa, ibu hamil, dan orang dengan daya tahan tubuh lemah. Artikel ini menjelaskan penyebab cacar air, cara penularannya, faktor risiko, dan gejala-gejalanya, serta kapan Anda sebaiknya berkonsultasi ke dokter.
Penyebab cacar air adalah virus varicella-zoster. Virus ini termasuk dalam kelompok virus herpes. Virus yang sama juga bertanggung jawab atas penyakit herpes zoster (cacar ular/shingles) pada orang dewasa.
Cacar air hanya terjadi pada manusia dan tidak ditularkan oleh hewan. Setelah seseorang terinfeksi dan sembuh, virus varicella-zoster tetap "tidur" (dorman) dalam sel saraf tubuh. Virus ini dapat aktif kembali bertahun-tahun kemudian dan menyebabkan herpes zoster, terutama pada orang berusia lanjut atau yang daya tahan tubuhnya menurun.
Virus varicella-zoster sangat menular. Virus ini menyebar dengan beberapa cara:
Seseorang dengan cacar air sudah bisa menularkan virus 1-2 hari sebelum ruam muncul hingga seluruh lepuh mengering dan membentuk keropeng, umumnya sekitar 5-7 hari setelah ruam muncul. Penderita dianggap tidak lagi menular ketika semua lepuh sudah mengering dan berkerak. Karena penularan bisa terjadi sebelum gejala terlihat, cacar air mudah menyebar cepat di rumah, sekolah, dan fasilitas kesehatan.
Meskipun siapa pun yang belum pernah terkena cacar air atau belum divaksin dapat terinfeksi, beberapa kelompok memiliki risiko lebih tinggi:
Orang dewasa dan bayi berisiko lebih tinggi mengalami penyakit yang lebih parah dibandingkan anak-anak yang lebih besar.
Setelah terpapar virus, gejala biasanya muncul 10-21 hari kemudian (masa inkubasi). Gejala awal muncul sekitar 10-21 hari setelah terpapar virus, dan ruam adalah gejala paling khas.
Ruam cacar air melewati tiga tahap yang bisa muncul bersamaan di berbagai bagian tubuh:
Ruam biasanya dimulai di wajah, dada, dan punggung, lalu menyebar ke seluruh tubuh, termasuk kulit kepala, mulut, dan area genital. Gelombang baru lepuh dapat terus muncul selama beberapa hari, sehingga lepuh pada berbagai tahap terlihat bersamaan. Gejala yang paling mengganggu adalah rasa gatal, dan umumnya penderita sembuh total dalam 1-2 minggu.
Meskipun kebanyakan kasus cacar air pada anak sehat berjalan ringan dan sembuh sendiri, penyakit ini dapat menimbulkan komplikasi yang serius. Kelompok berisiko seperti bayi, orang dewasa, ibu hamil, dan orang dengan daya tahan tubuh lemah lebih rentan mengalami komplikasi. Beberapa komplikasi yang perlu diwaspadai antara lain:
Perawatan yang tepat dan pemantauan gejala sangat penting untuk mencegah komplikasi tersebut.
Bagi sebagian besar anak sehat, cacar air dapat ditangani di rumah dengan perawatan suportif untuk meredakan gejala. Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:
Penting: aspirin tidak dianjurkan pada anak dengan infeksi virus karena dapat memicu sindrom Reye, dan obat pereda nyeri tertentu (seperti ibuprofen) sebaiknya digunakan atas saran dokter. Dalam beberapa kasus, dokter dapat memberikan obat antivirus untuk mempercepat penyembuhan, terutama pada kelompok berisiko tinggi, bila diberikan sejak dini.
Konsultasikan dengan dokter bila Anda atau anak Anda mengalami gejala cacar air dan termasuk kelompok berisiko, atau bila muncul tanda-tanda komplikasi seperti:
Periksakan diri ke Poli Anak RS Royal Progress untuk pemeriksaan dan penatalaksanaan yang tepat, terutama pada anak, ibu hamil, dan mereka yang berisiko tinggi.
Cara paling efektif mencegah cacar air adalah vaksinasi. Vaksin varicella sangat efektif: dua dosis vaksin memberikan perlindungan sekitar 98% terhadap cacar air. Vaksin ini tersedia di klinik imunisasi dan dapat diberikan kepada anak maupun orang dewasa yang belum pernah terkena cacar air.
Penyebab cacar air adalah virus varicella-zoster yang sangat menular melalui kontak langsung, droplet, dan udara. Kelompok yang paling berisiko adalah anak-anak, ibu hamil, bayi, dan orang dengan daya tahan tubuh lemah. Cacar air dapat dicegah melalui vaksinasi varisela yang diberikan dalam dua dosis mulai usia 1 tahun. Jika Anda atau keluarga mengalami gejalanya, segera konsultasikan ke dokter Spesialis Anak di RS Royal Progress, dan Anda juga dapat melakukan pencegahan dengan Vaksin Varisela Cacar Air untuk Anak, yang dapat Anda pesan secara online melalui website RS Royal Progress juga.
