Pernahkah Anda tiba-tiba merasakan benjolan kecil, lunak, dan bisa digerakkan di bawah kulit? Wajar jika Anda langsung panik. Namun, tidak semua benjolan berarti kondisi serius, dalam banyak kasus, benjolan tersebut bisa jadi adalah lipoma.
Lalu apakah lipoma berbahaya? Simak hingga akhir untuk mendapatkan jawabannya!
Lipoma adalah tumor jinak yang berasalah dari jaringan lemak yang tumbuh tepat di bawah kulit, jadi secara medis, lipoma bukan tergolong kanker dan umumnya tidak berbahaya. Benjolan ini biasanya tumbuh di antara lapisan kulit dan otot, serta berkembang secara perlahan.

Namun tetap perlu pemeriksaan dokter untuk memastikan diagnosis jika benjolan yang Anda temukan benar-benar lipoma, alih-alih tumor jinak atau tumor ganas (kanker).
Ketika diraba benjolan lipoma juga terasa lunak, kenyal seperti karet, dan umumnya tidak menimbulkan rasa nyeri. Sementara saat ditekan dengan jari, benjolan ini dapat bergerak seolah tidak melekat pada jaringan di sekitarnya.
Kondisi tersebut paling sering terjadi pada mereka yang berusia paruh baya, meskipun dapat terjadi pada siapa saja. Perlu Anda ketahui bahwa seseorang bisa memiliki lebih dari satu lipoma di tubuhnya.
Karena sifatnya yang jinak, lipoma sering kali tidak memerlukan pengobatan medis. Namun, jika ukurannya terus membesar, terasa nyeri, atau mengganggu penampilan, Anda dapat mempertimbangkan tindakan medis.
Lipoma sendiri termasuk kondisi yang cukup umum dan agar Anda dapat membedakannya dengan jenis benjolan yang lain berikut beberapa ciri khasnya:
Pada dasarnya, semua lipoma terbentuk dari jaringan lemak. Namun, dalam beberapa kasus, lipoma juga bisa mengandung pembuluh darah atau jenis jaringan lain.
Berikut beberapa jenis lipoma yang perlu Anda ketahui:
Hingga saat ini, para ahli belum mengetahui penyebab pasti munculnya lipoma, namun, mayoritas meyakini bahwa faktor genetik berperan besar. Artinya, jika ada anggota keluarga yang memiliki lipoma, risiko Anda untuk mengalaminya juga lebih tinggi.
Selain itu, beberapa kondisi medis tertentu dapat memicu munculnya lipoma dalam tubuh, di antaranya:
Selain kondisi tersebut, beberapa faktor lain yang diduga (masih memerlukan penelitian lebih lanjut) berperan meliputi:
Anda mungkin penasaran, apakah lipoma bisa hilang cukup dengan obat lipoma seperti salep atau krim. Sayangnya tidak ada bukti ilmiah tentang metode tersebut mengingat pemicu tumbuhnya lipoma sendiri belum diketahui secara pasti.
Namun secara umum, satu-satunya cara untuk menghilangkan lipoma secara permanen adalah melalui tindakan medis pembedahan. Selain itu ada juga metode non-bedah yang dapat membantu mengurangi ukurannya.
Operasi merupakan metode paling efektif untuk menghilangkan lipoma secara menyeluruh. Prosedur ini tergolong sederhana dan aman.
Langkah-langkah umum operasi lipoma yakni:
Selama prosedur, Anda tidak akan merasakan nyeri dan biasanya dapat langsung pulang di hari yang sama. Bekas luka operasi umumnya juga kecil dan akan memudar seiring waktu.
Untuk lipoma berukuran besar (lebih dari 4 cm), dokter mungkin akan menggunakan teknik sedot lemak (liposuction) sebelum melakukan pengangkatan.
Setelah mengetahui gambaran di atas, tentu tak perlu bertanya-tanya lagi operasi lipoma apakah berbahaya atau tidak, bukan? Pada umumnya, prosedur ini sangat aman jika dilakukan oleh dokter spesialis berpengalaman, karena risiko komplikasi yang minimal.
Beberapa alternatif prosedur non bedah yang dapat dokter pertimbangkan sesuai kondisi lipoma adalah:
Perlu Anda pahami bahwa metode non bedah tidak selalu menghilangkan lipoma sepenuhnya dan ada kemungkinan benjolan muncul kembali.
Pastikan jangan pernah mencoba menghilangkan lipoma sendiri di rumah. Pasalnya, tindakan ini berisiko tinggi dan dapat menyebabkan:
Penanganan yang aman dan efektif hanya dapat dilakukan oleh tenaga medis profesional.
Banyak informasi yang beredar mengenai makanan atau bahan alami yang diklaim dapat menghilangkan lipoma. Namun, perlu ditegaskan bahwa tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa makanan tertentu dapat menghancurkan atau menghilangkan lipoma secara langsung.
Meski demikian, beberapa bahan alami dipercaya membantu mengurangi peradangan atau mendukung kesehatan kulit, seperti:
Sekali lagi, penting untuk diketahui bahwa metode alami ini tidak dapat menghilangkan lipoma secara tuntas. Jika Anda memiliki lipoma yang mengganggu, pemeriksaan medis tetap menjadi langkah terbaik.
Kembali pada pertanyaan apakah lipoma berbahaya? Dalam sebagian besar kasus, lipoma bukanlah kondisi yang serius dan tidak berbahaya. Namun, tetap penting untuk memeriksakan diri jika muncul tanda-tanda benjolan tumbuh cepat, timbul nyeri, terasa keras dan tidak bisa Anda gerakkan, serta berukuran besar (>5 cm).
Untuk mendapatkan diagnosis yang tepat dan penanganan yang aman, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis bedah umum di Rumah Sakit Royal Progress.
Dengan fasilitas medis modern dan tenaga ahli berpengalaman, Anda akan mendapatkan solusi yang sesuai dengan kondisi Anda secara profesional dan terpercaya.
