Logo RS Royal Progress
Menu
Buat Janji Temu
Home Blog Rapid Test Swab Antigen dan Swab PCR, Apa Bedanya?

Rapid Test Swab Antigen dan Swab PCR, Apa Bedanya?

15/03/2024

Virus Corona yang masih juga belum menurun menyebabkan segala aktivitas pertemuan menjadi tertunda. Pada beberapa acara, pertemuan tatap muka sudah diperbolehkan, tapi dengan syarat sudah melakukan test covid-19 sebelumnya.

Masyarakat mungkin merasa bingung dengan berbagai tes covid-19 yang ada, sebaiknya pilih yang mana? Berikut akan dijelaskan mengenai perbedaan rapid test antibodi, antigen, dan swab PCR.

Rapid Test Swab Antigen

Swab Antigen

Sama halnya dengan rapid test yang lainnya, rapid test antigen ini dapat diketahui dengan cepat. Rapid test antigen sendiri dilakukan melalui apus hidung untuk mencari bagian-bagian dari tubuh atau spesifik protein pada kuman ataupun virus. Sample diambil melalui lendir di rongga hidung (nasofaring) atau rongga mulut (orofaring) dengan menggunakan kapas lidi.

Rapid test antigen akan menunjukkan hasil positif meskipun yang tidak tertangkap adalah virus covid-19, karena sifatnya tidak dapat menilai spesifik virus. Hasil rapid test antigen lebih tepat dibandingkan dengan rapid test. Namun, jika untuk menentukan apakah tubuh terkontaminasi virus Covid atau tidak diperlukan tes konfirmasi menggunakan PCR untuk hasil yang lebih valid. Untuk hasil yang akurat dari rapid tes swab antigen, Anda perlu melakukan tes minimal 5 hari setelah muncul gejala covid-19.

Swab PCR

PCR Laboratorium

Swab adalah suatu metode pengambilan sample pada bagian tubuh tertentu menggunakan kapas lidi yang diusapkan pada bagian rongga hidung (nasofaring) ataupun rongga mulut (orofaring). Hal ini bertujuam untuk mendapatkan sample berupa lendir seseorang yang ingin melakukan tes. PCR (Polymerase Chain Reaction) sendiri adalah salah satu jenis pemeriksaan guna mendeteksi pola genetik (DNA atau RNA) dari suatu sel, virus ataupun kuman. Maka, PCR dapat dilakukan untuk mendeteksi virus Covid-19. Pemeriksaan PCR juga dapat dilakukan melalui sample cairan air liur (saliva).

Jika Anda memiliki gejala covid-19, seperti demam tinggi, pilek, panas, batuk, terganggunya organ penciuman dan lidah, serta sesak napas, maka Anda perlu melakukan cek swab PCR untuk mendapatkan diagnosis yang tepat tentang covid-19.

Tes ini memerlukan waktu beberapa jam, yaitu sekitar 24 jam. Sehingga disarankan Anda memastikan terlebih dahulu penggunaannya. Swab PCR memiliki tingkat akurasi yang paling tinggi untuk mengecek apakah terdapat covid-19 dalam tubuh seseorang atau tidak, yaitu sekitar 80-90% tingkat akurasi.

Demikian informasi bagi Anda yang ingin melakukan tes covid-19. Harapannya Anda sudah dapat membedakan antara rapid test swab antigen dan swab PCR. Segera deteksi virus covid-19 agar penanganan dini terhadap serangan virus covid-19 dapat segera dilakukan dan orang-orang sekitar Anda terlindungi dari penyebaran virus tersebut!

Jika membutuhkan tes Covid 19 baik itu Rapid Test Swab Antigen dan Swab PCR, Anda dapat melakannya dengan mudah melalui Royal Drive Thru di RS Royal Progress, dimana Anda bisa mendapatkan test covid secara drive thru ataupun walk-in.

Artikel Lainnya

10 Makanan Penurun Darah Tinggi Rekomendasi DASH Diet

Tekanan darah tinggi (hipertensi) sering disebut silent killer karena dapat merusak tubuh tanpa gejala yang jelas. Kabar baiknya ada makanan penurun darah tinggi yang terbukti untuk membantu menurunkan tekanan darah, terutama jika mengikuti prinsip DASH Diet (Dietary Approaches to Stop Hypertension). Diet ini dirancang oleh para peneliti di National Heart, Lung, and Blood Institute (NHLBI) […]
07/07/2026

Sakit Dada Sebelah Kiri? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Pernahkah Anda merasakan sakit dada sebelah kiri yang tiba-tiba muncul, entah saat tarik napas, batuk, atau bahkan nyerinya terasa tembus ke belakang? Saat dada kiri terasa nyeri, banyak orang langsung mengaitkannya dengan serangan jantung. Padahal, kondisi ini tidak selalu berkaitan dengan masalah jantung. Rasa nyeri dapat muncul seperti ditusuk, terasa di bagian atas maupun bawah […]
07/07/2026

7 Pertolongan Pertama Alergi Obat agar Reaksi Tidak Semakin Berat

Pertolongan pertama alergi obat dimulai dengan segera menghentikan konsumsi obat yang memicu reaksi tubuh mendadak. Langkah cepat ini membantu meminimalkan paparan zat pemicu sehingga keluhan tidak berkembang serta memperburuk keadaan tubuh. Setelah menghentikan konsumsi obat, tubuh biasanya mulai menunjukkan perubahan atau reaksi seperti ruam, gatal, maupun pembengkakan pada area tubuh tertentu. Selain muncul pada kulit, […]
01/07/2026

Ingin berkonsultasi dengan dokter spesialis yang tepat?

Dengan dokter spesialis berpengalaman, kami siap memberikan penanganan terbaik untuk setiap keluhan dan penyakit yang Anda alami. Jelajahi dokter di rumah sakit kami dan temukan dokter yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
Cari Dokter

Halo,
Ada yang bisa
Kami bantu?

Customer Care
crossmenu