Logo RS Royal Progress
Menu
Buat Janji Temu
Home Blog Apa Itu JOMO? Tren Gaya Hidup yang Baik untuk Kesehatan Mental

Apa Itu JOMO? Tren Gaya Hidup yang Baik untuk Kesehatan Mental

12/03/2026

Di tengah padatnya aktivitas dan derasnya arus media sosial, banyak orang mulai bertanya, apa itu JOMO dan mengapa konsep ini semakin populer. JOMO adalah singkatan dari Joy of Missing Out, yaitu perasaan tenang dan bahagia saat memilih untuk tidak mengikuti semua aktivitas, tren, atau undangan sosial yang ada.

Jika sebelumnya banyak orang mengalami FOMO (Fear of Missing Out) atau rasa takut tertinggal, kini JOMO hadir sebagai pendekatan yang lebih sehat untuk menjaga keseimbangan hidup.

Menurut World Health Organization (WHO), kesehatan mental adalah kondisi sejahtera ketika seseorang mampu mengelola stres, bekerja secara produktif, dan berkontribusi dalam lingkungan sosialnya. Gaya hidup yang terlalu padat dan tekanan sosial digital dapat mengganggu keseimbangan tersebut. Di sinilah konsep JOMO menjadi relevan.

Apa Itu JOMO dan Bagaimana Konsepnya?

Secara sederhana, apa itu JOMO dapat diartikan sebagai kemampuan menikmati waktu sendiri tanpa rasa bersalah atau takut tertinggal. Berbeda dengan FOMO yang menimbulkan kecemasan karena merasa tidak ikut dalam suatu aktivitas, JOMO justru mendorong seseorang untuk memilih kegiatan yang benar-benar memberi nilai bagi dirinya.

Dalam psikologi, konsep ini berkaitan dengan kesadaran diri dan pengaturan batasan pribadi. Alih-alih mengikuti semua undangan atau terus-menerus memantau media sosial, seseorang yang menerapkan JOMO lebih selektif terhadap aktivitasnya. Ia memahami bahwa tidak semua hal harus diikuti.

Mengapa JOMO Penting untuk Kesehatan Mental?

Tekanan sosial dan paparan digital berlebihan dapat memicu stres, kecemasan, bahkan gangguan tidur. Mayo Clinic menjelaskan bahwa stres kronis dapat berdampak pada kesehatan fisik dan mental, termasuk meningkatkan risiko gangguan kecemasan dan depresi.

Sementara itu, NHS menyebutkan bahwa membatasi paparan media sosial dapat membantu menurunkan kecemasan pada sebagian orang. Dengan memilih untuk tidak selalu terhubung, seseorang memberi ruang bagi dirinya untuk beristirahat secara mental.

Konsep JOMO berperan penting dalam:

  • Mengurangi tekanan sosial
  • Meningkatkan kualitas tidur
  • Memberi ruang untuk refleksi diri
  • Mengurangi perbandingan sosial yang tidak sehat

Manfaat Menerapkan JOMO dalam Kehidupan Sehari-hari

Dengan lebih selektif dalam memilih aktivitas dan interaksi sosial, kita memberi diri kesempatan untuk mengurangi stres dan fokus pada hal-hal yang benar-benar penting.

  1. Mengurangi Stres dan Tekanan Sosial

    Anda tidak harus mengikuti semua undangan atau kegiatan yang ada. Dengan memilih aktivitas yang benar-benar bermanfaat, Anda dapat mengurangi beban emosional dan mengalihkan energi ke hal-hal yang lebih penting.

  2. Meningkatkan Fokus dan Produktivitas

    Terlalu banyak aktivitas bisa membuat pikiran cepat lelah. Dengan mengurangi distraksi, Anda bisa meningkatkan konsentrasi serta merasa lebih produktif.

  3. Membantu Tidur Lebih Nyenyak

    Mengurangi paparan layar ponsel sebelum tidur dapat memperbaiki kualitas istirahat. Waktu yang berlebihan di depan gawai sering kali berhubungan dengan gangguan tidur.

  4. Meningkatkan Hubungan yang Lebih Berkualitas

    JOMO mengajak kita untuk lebih menghargai waktu dengan orang terdekat. Daripada terjebak dalam interaksi yang dangkal, Anda dapat fokus pada hubungan yang lebih bermakna dan saling mendukung.

Cara Menerapkan JOMO Secara Sehat

Jika Anda masih bertanya apa itu JOMO dan bagaimana cara penerapannya, prinsip ini lebih dari sekadar memilih untuk tidak terlibat dalam banyak aktivitas. JOMO adalah tentang mengelola waktu dan energi secara bijak serta menjaga keseimbangan emosional.

  1. Batasi Paparan Media Sosial

    Menetapkan batasan waktu penggunaan media sosial dapat membantu mengurangi stres digital dan membuat Anda lebih fokus pada aktivitas yang bermakna.

  2. Belajar Mengatakan "Tidak"

    Tidak semua kegiatan perlu diikuti. Mengatakan tidak pada aktivitas yang melelahkan secara emosional merupakan langkah penting dalam menjaga keseimbangan hidup.

  3. Jadwalkan Waktu Istirahat

    Sisihkan waktu untuk beristirahat tanpa rasa bersalah. Istirahat yang cukup membantu tubuh dan pikiran pulih secara optimal.

  4. Fokus pada Aktivitas Positif

    Pilih aktivitas yang memberi energi positif seperti olahraga, berkumpul dengan keluarga, atau menjalani hobi yang Anda sukai.

  5. Latih Kesadaran Diri

    Teknik relaksasi sederhana seperti meditasi atau latihan pernapasan dapat membantu menenangkan pikiran dan mengurangi kecemasan.

Kapan JOMO Tidak Cukup dan Perlu Bantuan Profesional?

Meskipun gaya hidup JOMO dapat membantu menjaga keseimbangan mental, ada kalanya perubahan gaya hidup saja tidak cukup.

Jika Anda mulai merasa:

  • Cemas berlebihan hampir setiap hari
  • Sulit tidur dalam jangka panjang
  • Kehilangan minat pada aktivitas yang sebelumnya menyenangkan
  • Merasa sedih atau putus asa terus-menerus

Segera konsultasikan dengan profesional kesehatan mental untuk mendapatkan bantuan yang tepat. Pendekatan konseling dapat membantu mencegah keluhan berkembang menjadi gangguan yang lebih serius.

Kesimpulan

Memahami apa itu JOMO membantu kita menyadari bahwa tidak semua hal perlu diikuti. Di tengah tekanan sosial dan digital yang tinggi, memilih untuk beristirahat dan fokus pada diri sendiri merupakan langkah yang sehat.

JOMO bukan bentuk penarikan diri, melainkan strategi menjaga keseimbangan hidup. Jika Anda merasa stres atau kesulitan menjaga keseimbangan hidup, konsultasi dengan profesional kesehatan mental dapat menjadi langkah yang tepat.

FAQ

  1. Apa itu JOMO dalam kehidupan sehari-hari
    JOMO adalah sikap menikmati waktu sendiri tanpa merasa tertinggal dari aktivitas sosial.
  2. Apakah JOMO berarti menghindari pergaulan?
    Tidak. JOMO berarti memilih aktivitas secara sadar, bukan mengisolasi diri.
  3. Apakah JOMO baik untuk kesehatan mental?
    Jika diterapkan dengan seimbang, JOMO dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan kesejahteraan emosional.
  4. Bagaimana membedakan JOMO dengan rasa malas?
    JOMO adalah keputusan sadar untuk menjaga keseimbangan hidup, sedangkan rasa malas cenderung menghindari tanggung jawab.
  5. Apakah JOMO cocok untuk semua orang?
    Setiap orang memiliki kebutuhan sosial yang berbeda. Namun prinsip mengelola batasan pribadi tetap relevan bagi siapa saja.

  • World Health Organization. 2022. World mental health report: transforming mental health for all. WHO. Diakses 19 Februari 2026,
  • Mayo Clinic Staff. 2022. Addressing your mental health by identifying the signs of anxiety and depression. Mayo Clinic Health System. Diakses 19 Februari 2026
  • NHS Berkshire Talking Therapies. 2024. How to mindful about using social media. NHS. Diakses 19 Februari 2026

Artikel Lainnya

Mengenal Gejala Leher Belakang Sakit, Penyebab dan Pengobatannya

Perubahan gaya hidup digital membuat kasus leher belakang sakit semakin meningkat. Meski sering dianggap sebagai keluhan ringan, nyeri leher bagian belakang bisa menjadi tanda adanya gangguan pada otot, saraf, atau tulang belakang leher. Karena itu, penting memahami gejala, penyebab, dan cara mengatasinya agar Anda tahu kapan perlu mencari pertolongan medis. Leher Belakang Sakit Kondisi sakit […]
13/05/2026

Apa Itu Gizi Seimbang? Panduan Lengkap Porsi Makan Sehat dan Cara Menerapkannya Sehari-hari

Banyak orang merasa sudah makan cukup setiap hari, tetapi belum tentu tubuh mendapatkan nutrisi yang seimbang. Pola makan yang tidak terkontrol dapat memicu berbagai masalah kesehatan, mulai dari mudah lelah hingga risiko penyakit kronis. Karena itu, penting untuk memahami konsep gizi seimbang agar tubuh memperoleh energi, menjaga daya tahan, dan mendukung fungsi organ secara optimal. […]
16/03/2026

Keracunan Makanan karena Bakteri, Virus, atau Toksin: Apa Perbedaannya?

Banyak orang menganggap keracunan makanan sebagai satu kondisi yang sama. Padahal, penyebabnya bisa berbeda-beda, mulai dari bakteri, virus, hingga toksin atau racun dalam makanan. Perbedaan penyebab ini berpengaruh pada cara penularan, waktu munculnya gejala, hingga penanganannya. Keracunan makanan terjadi ketika seseorang mengonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi mikroorganisme atau zat berbahaya.Menurut referensi dari CDC dan […]
16/03/2026

Ingin berkonsultasi dengan dokter spesialis yang tepat?

Dengan dokter spesialis berpengalaman, kami siap memberikan penanganan terbaik untuk setiap keluhan dan penyakit yang Anda alami. Jelajahi dokter di rumah sakit kami dan temukan dokter yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
Cari Dokter

Halo,
Ada yang bisa
Kami bantu?

Customer Care
crossmenuchevron-down