Logo RS Royal Progress
Menu
Buat Janji Temu
Home Blog Mengapa Berat Badan Tidak Berkurang setelah Olahraga Rutin?

Mengapa Berat Badan Tidak Berkurang setelah Olahraga Rutin?

23/02/2026

Mengapa berat badan tidak berkurang setelah olahraga rutin? Hal ini tentu menimbulkan tanda tanya besar bagi kebanyakan orang. Apakah ada yang salah dengan jenis latihan yang sudah dijalani? Atau, justru ada faktor lain yang secara tak sadar sudah diabaikan?

Yuk, baca ulasan ini sampai habis agar Anda tahu apa penyebab dari kondisi tersebut!

Penyebab Berat Badan Tidak Berkurang setelah Olahraga

Ilustrasi berat badan tidak berkurang setelah olahraga

Jika Anda rutin berolahraga tapi angka di timbangan tampak sulit bergeser ke kiri, berikut adalah beberapa faktor yang mungkin menjadi penyebabnya.

1. Hanya Fokus Olahraga, Tanpa Mengatur Asupan Makan

Banyak orang fokus pada olahraga, tetapi lupa memperhatikan apa yang dimakan. Tanpa sadar, porsi makan dan camilan sehari-hari yang masuk ke tubuh mengandung kalori yang cukup tinggi.

Selain itu, tak sedikit pula yang merasa sudah membakar banyak kalori karena berolahraga, sehingga menganggap tidak perlu terlalu menjaga pola makan. Padahal, jumlah kalori yang terbakar belum tentu lebih besar daripada kalori yang masuk dari makanan. Inilah yang kemudian membuat berat badan tidak berkurang setelah olahraga rutin.

2. Rutinitas Olahraga yang Monoton

Tubuh manusia juga sangat pintar beradaptasi. Jika Anda melakukan jenis olahraga yang sama, dengan durasi dan intensitas yang sama dalam waktu lama, tubuh akan terbiasa.

Ketika sudah terbiasa, tubuh Anda tidak akan lagi bekerja sekeras saat pertama kali melakukan latihan tersebut. Akibatnya, jumlah kalori yang dibakar bisa berkurang.

Karena itu, penting untuk meningkatkan intensitas latihan atau mencoba variasi olahraga yang lain. Dengan demikian, tubuh Anda akan tetap tertantang untuk membakar lebih banyak kalori.

3. Kurang Tidur dan Stres Berlebihan

Olahraga memang penting, tetapi itu bukan satu-satunya kunci untuk menurunkan berat badan. Kurang tidur dan stres yang tidak terkontrol bisa mengganggu keseimbangan hormon dalam tubuh. Hormon yang memicu rasa lapar bisa meningkat, sementara hormon yang memberi rasa kenyang bisa menurun. Efeknya, Anda menjadi lebih mudah lapar dan ingin makan lebih banyak.

Penelitian yang dipublikasikan oleh National Library of Medicine juga menyebutkan bahwa kurang tidur dapat meningkatkan hormon stres (kortisol). Hormon tersebut berkaitan erat dengan penumpukan lemak di tubuh, terutama di area perut. Ini juga menjadi salah satu alasan mengapa berat badan tidak berkurang setelah olahraga teratur.

4. Konsumsi Makanan Tinggi Kalori yang Tidak Disadari

Setelah berolahraga, rasa lapar biasanya akan meningkat. Banyak orang kemudian memilih minuman manis atau camilan yang terlihat "sehat", tetapi sebenarnya tinggi gula dan kalori.

Contohnya, satu gelas minuman manis setelah lari pagi bisa menggantikan seluruh kalori yang baru saja Anda bakar. Apabila hal ini terjadi terus-menerus, penurunan berat badan pasti akan terhambat.

Namun, jika Anda sudah memperhatikan pola makan, jenis olahraga, kualitas tidur, dan stres, tetapi berat badan tetap tidak turun, sebaiknya berkonsultasilah dengan Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga di Rumah Sakit Royal Progress. Dokter kami bisa membantu menyusun program latihan yang aman dan tepat untuk tubuh Anda.

Anda juga bisa cek kondisi kesehatan secara menyeluruh dengan memilih paket Medical Check Up. Pemeriksaan lengkap akan membantu memetakan aspek kesehatan lain yang mungkin memengaruhi berat badan Anda. Yuk, buat janji temu sekarang dan ketahui langkah paling tepat untuk hasil yang Anda harapkan!

FAQ

Apakah wajar jika berat badan naik di awal rutin olahraga?

Sangat wajar. Hal ini umumnya disebabkan oleh peningkatan massa otot, retensi air (penumpukan cairan) untuk pemulihan jaringan otot, atau peningkatan penyimpanan glikogen.

Berapa kali sebaiknya saya berolahraga dalam seminggu?

Untuk penurunan berat badan yang sehat, disarankan melakukan aktivitas fisik intensitas sedang minimal 150 menit per minggu, yang dikombinasikan dengan latihan penguatan otot.

Mengapa lingkar pinggang berkurang tapi timbangan tetap sama?

Itu tanda positif, yang berarti Anda sudah kehilangan lemak tubuh dan berhasil membangun otot.

Apakah stres benar-benar menghambat penurunan berat badan?

Ya. Stres dapat meningkatkan hormon kortisol yang memberi sinyal pada tubuh untuk menyimpan lemak sebagai cadangan energi darurat.

Konsultasi dengan Dokter Spesialis Kami

  • British Heart Foundation (BHF). "Why am I not losing weight?" Diakses pada 15 Februari 2026.
  • BSW Health. "Why am I not losing weight? 6 sneaky reasons sabotaging your weight loss goals." Diakses pada 15 Februari 2026.
  • National Library of Medicine. "Impact of Sleep and Stress on Weight Management." Diakses pada 15 Februari 2026.

Artikel Lainnya

Mengenal Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga: Bukan Hanya untuk Atlet Profesional

Tak bisa dimungkiri, kini olahraga telah jadi bagian dari gaya hidup sebagian besar orang. Banyak yang mulai menyadari pentingnya aktivitas fisik untuk meningkatkan kebugaran tubuh, kesehatan jantung, dan kualitas hidup secara keseluruhan. Itulah sebabnya, orang-orang mulai berjalan kaki, berlari, bersepeda, melakukan pilates, termasuk latihan di pusat kebugaran. Namun, tidak sedikit yang mengalami cedera akibat memaksakan […]
23/02/2026

Persiapan Marathon untuk Pemula: Tips Latihan, Nutrisi dan Pencegahan Cedera

Mengikuti marathon sejauh 42,195 kilometer adalah pencapaian besar, terutama bagi pemula. Tidak sedikit orang yang menjadikan marathon sebagai target kebugaran sekaligus pembuktian diri. Namun, tanpa persiapan marathon untuk pemula yang tepat, risiko cedera dan kelelahan berat bisa meningkat. Persiapan marathon untuk pemula tidak hanya soal memperbanyak jarak lari. Anda juga perlu memperhatikan kondisi kesehatan, pola […]
23/02/2026

Tips Gym Pemula Tanpa Cedera: Panduan Aman Memulai Latihan Beban

Memulai olahraga di gym dapat memberikan manfaat signifikan bagi kesehatan jantung, metabolisme, serta kekuatan otot. Namun, bagi pemula, latihan tanpa persiapan dan teknik yang tepat berisiko menimbulkan cedera. Oleh karena itu, memahami tips gym pemula tanpa cedera menjadi langkah penting agar aktivitas fisik yang Anda lakukan memberikan manfaat optimal tanpa mengganggu kondisi kesehatan. Berdasarkan rekomendasi […]
23/02/2026

Ingin berkonsultasi dengan dokter spesialis yang tepat?

Dengan dokter spesialis berpengalaman, kami siap memberikan penanganan terbaik untuk setiap keluhan dan penyakit yang Anda alami. Jelajahi dokter di rumah sakit kami dan temukan dokter yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
Cari Dokter

Halo,
Ada yang bisa
Kami bantu?

Customer Care
crossmenuchevron-down