Logo RS Royal Progress
Menu
Layanan Pelanggan
(021) 6400261
Buat Janji Temu
Hubungi IGD
Whatsapp
Home Blog Serba-serbi Kanker Serviks yang Perlu Anda Ketahui
Home Blog Serba-serbi Kanker Serviks yang Perlu Anda Ketahui

Serba-serbi Kanker Serviks yang Perlu Anda Ketahui

Kanker serviks merupakan penyakit yang menjadi mimpi buruk bagi para wanita. Penyakit ini termasuk 'silent killer' karena dalam banyak kasus penderitanya baru menyadari gejalanya setelah stadium lanjut.

Oleh karena itu, penting bagi wanita untuk mendapatkan edukasi tentang penyakit ini agar dapat melakukan tindakan preventif sedini mungkin.

Kanker yang Menginfeksi Wanita

Gambar Tahap Kanker Serviks
Gambar Tahap Kanker Serviks

Kanker serviks adalah sel keganasan yang dimulai dengan adanya infeksi pertama kali pada organ reproduksi wanita, dalam hal ini serviks. Serviks merupakan leher rahim yang menghubungkan rahim dengan liang vagina. Sebagian besar kanker serviks dimulai pada sel-sel di permukaan leher rahim (serviks).

Menurut WHO, kanker serviks adalah kanker paling umum keempat pada wanita. Pada tahun 2018, diperkirakan 570.000 wanita menderita kanker serviks di seluruh dunia dan sekitar 311.000 wanita meninggal karena penyakit tersebut.

Bagaimana Sel Kanker Menginfeksi?

Penyakit ini merupakan sel-sel sehat yang kemudian mengalami perubahan mitosis sel (perkembangbiakan sel). Karena mitosis yang tidak normal inilah sel-sel tumbuh tidak normal sehingga membentuk sel kanker.

Apa penyebab sel-sel mitosis tidak normal? Ada banyak faktor risiko yang memungkinkan sel-sel ini mitosis tidak normal. Namun, dalam banyak kasus, human papillomavirus (HPV) lah penyebab kanker serviks.

Penularan virus ini biasanya melalui hubungan seksual. Oleh karenanya, perempuan yang sudah aktif secara seksual menghadapi risiko kanker serviks lebih besar.

Namun, jika HPV menginfeksi Anda, tidak serta merta membuat Anda terinfeksi kanker serviks. Sistem kekebalan tubuh yang akan melawan HPV di dalam tubuh Anda. Oleh karena itu, memiliki sistem kekebalan tubuh yang tangguh sangat penting.

Tahapan Perkembangan Penyakit

Kanker serviks memiliki empat tahap/stadium. Stadium merupakan jenjang yang digunakan dokter untuk mengukur sel kanker.

Stadium 1. Kanker berukuran kecil. Sel kanker masih berada di serviks dan belum menyebar. Peluang hidup 80-90%

Stadium 2. Kanker berukuran lebih besar. Sel kanker ini mungkin telah menyebar keluar serviks dan uterus. Tapi, belum menyebar ke kelenjar getah bening dan bagian tubuh lain. Peluang hidup 50-65%

Stadium 3. Kanker telah menyebar ke bagian bawah vagina atau panggul. Dengan ukuran yang lebih besar, kemungkinan kanker menyebabkan masalah pada ginjal karena menghalangi saluran yang mengangkut urin dari ginjal ke ureter. Pada tahap ini, kanker juga mungkin sudah menyebar ke kelenjar getah bening. Peluang hidup 25-35%

Stadium 4. Sel kanker telah sampai di kelenjar getah bening dan sangat mungkin telah menyebar di luar panggul ke organ-organ seperti paru-paru, tulang, atau ginjal Anda. Peluang hidup <15%

Kenali dan Waspadai Gejalanya

Menyadari tanda atau gejala kanker serviks penting untuk membantu menghindari keterlambatan diagnosis dan memperbesar peluang hidup. Apa saja gejala kanker serviks? Berikut adalah gejala-gejala yang biasanya sudah nampak jelas ketika kanker telah memasuki stadium 3 :

  • Pendarahan vagina yang tidak normal; setelah berhubungan seks, setelah menopause atau mengalami menstruasi yang lebih lama atau lebih berat dari biasanya.
  • Keluarnya cairan yang tidak biasa dari vagina bersamaan dengan sedikit darah yang terjadi di antara masa menstruasi atau setelah menopause.
  • Sakit saat berhubungan seks
  • Nyeri di daerah panggul

Pada stadium lebih awal sebenarnya penyakit ini sudah menunjukan gejala. Hanya saja, para penderita kebanyakan baru menyadarinya setelah stadium lanjut. Sedikit wanita yang mengenali beberapa gejala yang biasanya muncul pada tahap awal perkembangan penyakit. Gejala tersebut yaitu:

  • Kelelahan yang tidak dapat dijelaskan
  • Sakit punggung atau perut bagian bawah
  • Sensasi gatal atau terbakar di vagina
  • Sering buang air kecil

Memang gejala-gejala tersebut terlihat ringan sehingga sulit bagi seseorang untuk mengenalinya. Oleh karenanya, kunci dari deteksi dini kanker serviks adalah setiap wanita perlu mengenal tubuhnya sendiri agar menyadari apa yang normal dan tidak normal.

Mencari informasi tentang gejala kanker serviks juga perlu, tapi penting untuk menyaring informasi tersebut dengan cara berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis.

Opsi Pengobatan yang Sesuai

Perawatan atau pengobatan kanker serviks umumnya terdiri dari kemoterapi, radiasi, dan operasi. Perawatan mana yang tepat, bergantung pada stadium kanker. Seorang pasien mungkin memerlukan lebih dari satu jenis perawatan.

Umumnya, untuk kanker pada tahap awal akan mendapatkan perawatan berupa pembedahan atau radiasi dengan kombinasi kemo. Untuk tahap selanjutnya, radiasi dengan kombinasi kemo biasanya menjadi pengobatan utama. Pada stadium lanjut biasanya dokter sering merekomendasikan kemo.

Pasien yang secara klinis dinyatakan sembuh dari kanker, dapat mengalami kanker kembali. Inilah yang disebut kanker rekuren.

Kanker dapat kembali di tempat pertama kali infeksi atau di dekat tempat pertama kali infeksi. Namun, dapat juga muncul di organ lain, seperti hati, paru-paru, ginjal, atau organ lainnya. Gejalanya tidak berbeda dengan kanker pertama.

Perawatan untuk kanker rekuren bergantung pada lokasi kanker. Jika kanker kambuh di tengah panggul, operasi dapat menjadi opsi untuk beberapa pasien, dan merupakan opsi terbaik untuk menyembuhkan kanker. Namun, begitu mungkin ada efek sampingnya.

Terapi radiasi dapat menjadi pilihan lainnya. Terapi target juga dapat menjadi opsi untuk memperlambat pertumbuhan kanker atau membantu meringankan gejala. Namun, perawatan ini bukanlah perawatan yang dapat Anda harapkan untuk menghilangkan kanker.

Apapun jenis perawatan yang dokter rekomendasikan, penting bagi Anda untuk memahami tujuan pengobatan serta kemungkinan efek sampingnya.

Upaya Preventif

Tindakan Pap Smear
Tindakan Pap Smear

Upaya pencegahan kanker serviks paling mudah dan penting adalah dengan melakukan skrining secara berkala. Strategi Global untuk mempercepat penghapusan kanker serviks sebagai masalah kesehatan masyarakat merekomendasikan agar 70% wanita di skrining pada usia 35 dan 45 tahun.

Skrining penting bagi wanita yang sudah aktif secara seksual. Skrining dalam hal ini termasuk tes pap atau Pap Smear dan tes HPV. Anda dapat melakukan keduanya secara masing-masing atau bersamaan.

Skrining rutin telah terbukti dapat mencegah kanker serviks dan menyelamatkan nyawa. Anda dapat mendaftarkan diri Anda untuk melakukan Skrining atau Check Up Kanker Serviks di RS Royal Progress melalui website secara online.

Selain skrining, upaya lainnya yaitu menghindari rokok. Seperti yang disebutkan sebelumnya, memiliki sistem kekebalan tubuh yang baik amatlah penting untuk melawan HPV. Namun, rokok dapat memperlemahnya.

CDC menerangkan bahwa kebiasaan merokok dapat menyebabkan terjadinya berbagai jenis kanker, yang diantaranya termasuk kanker serviks. Zat beracun dalam asap tembakau dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh, sehingga membuat tubuh lebih sulit untuk melawan HPV.

Mengonsumsi makanan seimbang nutrisi juga penting. Sebuah studi melakukan pemeriksaan terhadap komponen makanan yang dapat melindungi seseorang dari HPV dan kanker serviks.

Komponen tersebut antara lain yaitu antioksidan, folat, polifenol, vitamin D, flavonoid, likopen, dan sulforaphane. Komponen-komponen tersebut dapat Anda peroleh dengan mengonsumsi buah, sayuran, dan biji-bijian.

Kesimpulan

Dengan mengedepankan pentingnya deteksi dini melalui konsultasi dengan dokter Spesialis Obgyn di RS Royal Progress dan juga pemeriksaan rutin Check Up Kanker ServiksPap Smear dan Vaksinasi HPV, kita dapat bersama-sama mengurangi angka kejadian kanker serviks. Mari kita tingkatkan pemahaman tentang faktor risiko, gejala, dan langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan untuk melindungi generasi mendatang dari bahaya kanker serviks.

  • WHO - Global strategy to accelerate the elimination of cervical cancer as a public health problem
  • WebMD - What Is Cervical Cancer and Can I Prevent It?
  • Moffit Cancer Center - Five Signs of Cervical Cancer Beyond Early Detection
  • American Cancer Society - Treating Cervical Cancer
  • CDC - Cancer
  • National Library of Medicine - The Effects of the Dietary and Nutrient Intake on Gynecologic Cancers

Ingin berkonsultasi dengan dokter spesialis yang tepat?

Dengan lebih dari 90 dokter spesialis berpengalaman, kami siap memberikan penanganan terbaik untuk setiap keluhan dan penyakit yang Anda alami. Jelajahi dokter di rumah sakit kami dan temukan dokter yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
Cari Dokter
Dengan lebih dari 90 dokter spesialis berpengalaman, kami siap memberikan penanganan terbaik untuk setiap keluhan dan penyakit yang Anda alami. Jelajahi dokter di rumah sakit kami dan temukan dokter yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
Artikel Pilihan

Prosedur EVLA untuk Pengobatan Varises: Cara Kerja & Keunggulannya

Selain memberikan dampak estetik yang tidak Anda inginkan, varises juga dapat menyebabkan gejala yang kurang nyaman, seperti nyeri, pembengkakan, dan sensasi berat pada kaki. Untungnya, perkembangan teknologi medis telah membawa inovasi dalam pengobatan varises, salah satunya dengan endovenous laser ablation (EVLA). Artikel ini akan membahas apa itu EVLA, bagaimana cara kerjanya, dan apa saja keuntungannya. Apa Itu […]
16/05/2024

Radang Usus Buntu: Penyebab, Gejala, Cara Mengobati & Mencegahnya

Pernahkah Anda mengalami rasa nyeri perut bagian kanan bawah dan menjadi semakin parah ketika mendiamkannya? Mungkin Anda mengalami gejala radang usus buntu. Meski istilah ini cukup familiar, namun jangan sepelekan kondisi ini karena bisa memicu komplikasi serius! Untuk itu, pahami definisi, penyebab radang usus buntu dan cara mengatasinya, hingga proses diagnosis secara medis untuk mendeteksi […]
16/05/2024

DSA (Digital Subtraction Angiography) - Tindakan Revolusioner dalam Pemeriksaan dan Penanganan Pembuluh Darah

Perkembangan teknologi di bidang medis berkembang sangat pesat. Banyak inovasi baru terus bermunculan dalam bidang kedokteran. Salah satu terobosan yang signifikan dan revolusioner adalah DSA singkatan dari Digital Subtraction Angiography. Apa itu DSA? DSA adalah singkatan dari Digital Subtraction Angiography, suatu tindakan berupa teknik pencitraan medis dengan menggunakan sinar-X pada arteri dan vena. Teknik ini […]
29/04/2024

Berbagai Jenis Gangguan Pernapasan, Gejala, dan Pengobatannya

Timbulnya gejala gangguan pernapasan bisa terasa sangat tidak nyaman dan mengurangi kualitas hidup kita sehari-hari. Gangguan pernapasan umumnya terkait dengan kondisi patologis, yang berdampak pada sistem pernapasan, termasuk paru-paru. Sebagian memang cukup ringan seperti flu biasa, namun bisa juga memicu penyakit yang mengancam jiwa, yaitu pneumonia, kanker paru-paru, PPOK, dan sebagainya. Baca Juga Fakta dan […]
02/04/2024

Punya sakit maag? Pahami gejala dan pengobatannya!

Maag sering dikatakan sebagai penyakit yang tidak berbahaya bahkan terkadang dapat diremehkan oleh banyak orang. Padahal maag bisa menjadi penyakit serius jika sudah memasuki tahap komplikasi. Apa yang dimaksud dengan maag? Mari kita bahas dalam artikel kesehatan berikut. Pengertian Sakit Maag Sakit Maag dalam istilah medis disebut juga dengan Dispepsia yang aritnya penyakit diakibatkan adanya gangguan pada […]
15/03/2024
Artikel Lainnya

Mengenal Tindakan Histerektomi pada Rahim, Jenis & Prosedurnya

Ada beberapa kondisi yang memerlukan tindakan histerektomi atau pengangkatan rahim pada wanita. Tentu saja hal ini perlu melewati berbagai pertimbangan yang matang karena keputusannya perlu memperhatikan banyak hal, termasuk riwayat kesehatan dan rekomendasi dari dokter. Maka dari itu, artikel ini akan membantu Anda dalam memahami histerektomi lebih jauh. Pengertian Histerektomi Histerektomi adalah salah satu prosedur […]
28/05/2024

Hepatitis A, B dan C pada Ibu Hamil : Penularan, Gejala dan Efeknya

Hepatitis adalah peradangan pada hati yang disebabkan oleh infeksi virus. Hepatitis A, B dan C merupakan jenis hepatitis yang paling umum. Saat seorang ibu hamil terinfeksi salah satu dari ketiga virus hepatitis ini, ada risiko yang signifikan terhadap kesehatan ibu dan janinnya. Namun pada dasarnya Hepatitis B dan C adalah jenis hepatitis yang paling sering […]
29/04/2024

Pap Smear: Pengertian, Prosedur, & Kapan Perlu Melakukannya?

Papanicolaou test atau pap test mungkin sebuah istilah yang asing, tetapi bagaimana dengan pap smear? Meski belum pernah melakukannya, pasti dari pelajaran di kelas pernah mendengar kata tersebut bukan? Apalagi bagi kaum wanita yang sudah memasuki usia dewasa, istilah ini pasti cukup familiar. Jadi, apa itu sebenarnya pap test? Siapa yang harus melakukannya dan untuk apa manfaat pap smear? Apa […]
18/04/2024
LOGO-RUMAH-SAKIT-ROYAL-PROGRESS_resize 2
logo-emergencyterakreditasi
crossmenuchevron-down