Logo RS Royal Progress
Menu
Buat Janji Temu
Home Blog Kanker Payudara : Kenali Penyebab, Gejala & Pengobatannya

Kanker Payudara : Kenali Penyebab, Gejala & Pengobatannya

12/03/2024

Menurut data Globocan yang dirilis oleh Kementerian Kesehatan RI, kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker dengan jumlah kasus mencapai 16,6% dari total kasus kanker di Indonesia pada 2020.

Total kematian akibat penyakit ini bahkan mencapai lebih dari 22.000 jiwa. Sekitar 43% kematian terjadi karena kurangnya pengetahuan tentang deteksi dini kanker payudara dan rendahnya kesadaran melakukan pemeriksaan payudara secara rutin.

Anda bisa melakukan pencegahan dan bila memiliki risiko kanker payudara dapat segera menjalani pengobatan kanker payudara sedini mungkin. Dengan begitu resiko kematian bisa Anda minimalisir.

Adapun penjelasan terkait penyebab, gejala dan bagaimana penanganannya bisa Anda simak sebagai berikut :

Pengertian & Jenisnya

Kanker payudara adalah kondisi ketika sel-sel kanker tumbuh tidak terkendali di dalam jaringan payudara. Umumnya, kanker yang terjadi ketika sel-sel di jaringan di payudara ini berkembang di saluran susu (duktus) atau kelenjar penghasil susu (lobulus).

Meski lebih sering terjadi pada wanita, kanker payudara pada pria juga dapat terjadi, sehingga penting bagi semua orang untuk waspada terhadap tanda kanker payudara.

Jenis kanker ini terbagi atas 4 tipe kelompok besar dan lainnya yaitu :

1. DCIS

Ductural carcinoma in situ merupakan stadium awal kanker payudara yang berkembang di saluran air susu. Pada tahap ini, pertumbuhan sel kanker masih terbatas sehingga peluang sembuh lebih tinggi jika segera dilakukan deteksi kanker payudara.

2. LCIS

LCIS atau lobular carcinoma in situ merupakan sel kanker yang berkembang di area kelenjar produksi air susu. Meskipun tidak berpotensi menyebar ke jaringan lain namun mempunyai resiko tinggi meningkatkan terbentuknya sel kanker pada kedua payudara.

3. IDC

Invasive ductal carcinoma mampu menyebar ke jaringan yang ada di sekitar duktus. Sel kanker ini bahkan bisa menyebar ke bagian tubuh lainnya.

4. ILC

Invasive lobular carcinoma juga bisa menyebar ke jaringan lainnya yang semula tumbuh dari kelenjar air susu. Ia bahkan bisa menuju saluran getah bening.

Selain 4 tipe di atas ada pula jenis kanker payudara lainnya namun sangat jarang terjadi. Misalnya tumor phyllodes yakni kanker pada jaringan ikat payudara, inflammatory breast cancer adalah kanker yang mampu menyumbat saluran getah bening.

Selain itu ada pula triple negative breast cancer, paget yaitu kanker pada puting hingga angiosarcoma yang menyerang pembuluh darah.

 

Apa Penyebab Kanker Payudara?

Penyebab utama dari kanker ini adalah pertumbuhan abnormal yang bersumber dari sel-sel di sekitar payudara. Sel yang abnormal ini akan membentuk tumor ganas yang ditandai dengan benjolan pada payudara.

Kondisi ini dapat terjadi karena berbagai faktor risiko kanker payudara, mulai dari faktor genetik hingga gaya hidup yang tidak sehat. Perubahan hormon, seperti penggunaan terapi hormon atau konsumsi pil KB dalam jangka panjang, juga dapat menjadi pemicunya.

Selain itu, obesitas, jarang berolahraga, serta kebiasaan merokok diketahui dapat memicu perkembangan sel kanker dalam tubuh. Faktor lain yang turut berperan antara lain menopause yang terlambat (di atas usia 55 tahun) atau usia haid pertama yang terlalu dini (sebelum 12 tahun).

Bagi wanita yang melahirkan usai usai 30 tahun apalagi tidak memiliki riwayat reproduksi juga dapat meningkatkan risiko kanker payudara. Paparan sinar matahari dan faktor lingkungan juga mempengaruhi perkembangan sel kanker.

 

Gejala & Deteksi Dini

Mengenali gejala kanker payudara sejak dini sangat penting agar Anda tidak terlambat dalam mendapatkan penanganan. Beberapa orang mungkin tidak langsung mengalami tanda yang jelas, namun ada sejumlah perubahan yang perlu diwaspadai, antara lain:

  • Muncul benjolan di payudara atau ketiak
  • Terjadi perubahan pada payudara, seperti ukuran atau bentuk payudara yang tidak normal
  • Perubahan pada kulit payudara, seperti kemerahan, penebalan, atau tekstur seperti kulit jeruk
  • Nyeri pada area payudara atau puting
  • Puting masuk ke dalam atau mengeluarkan cairan tidak normal
  • Pembengkakan pada kelenjar getah bening di area ketiak
  • Luka pada payudara yang sulit sembuh pada kondisi lanjut

Gejala-gejala ini dapat menjadi tanda kanker payudara dan bisa menunjukkan tingkat stadium kanker payudara tertentu, terutama jika tidak segera ditangani.

Selain mengenali gejala, deteksi dini kanker payudara juga sangat penting untuk meningkatkan peluang kesembuhan. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan pemeriksaan payudara sendiri secara rutin, terutama pada hari ke-7 setelah menstruasi.

Lakukan pemeriksaan dengan gerakan memutar searah jarum jam payudara untuk merasakan apakah ada benjolan atau perubahan pada jaringan payudara.

Selain itu, pemeriksaan medis seperti USG payudara, mamografi, atau konsultasi dengan dokter juga diperlukan untuk mendeteksi kanker payudara secara lebih akurat.

Dengan melakukan deteksi sejak dini, penanganan dapat dilakukan lebih cepat sehingga peluang keberhasilan pengobatan menjadi lebih tinggi.

Komplikasi Kanker Payudara

Komplikasi kanker payudara umumnya berkaitan dengan proses metastasis, yaitu ketika sel kanker di seluruh tubuh mulai menyebar dari lokasi awalnya yang tumbuh di dalam jaringan payudara ke organ lain. Kondisi ini biasanya terjadi pada kanker payudara stadium lanjut, terutama ketika kanker sudah menyebar ke kelenjar getah bening dan jaringan sekitarnya.

Organ yang paling sering terdampak antara lain kelenjar getah bening, tulang, paru-paru, hati, hingga otak. Pada tahap ini, kondisi pasien kanker payudara memerlukan penanganan yang lebih kompleks karena kanker telah menyebar ke kelenjar maupun organ vital lainnya.

 

Cara Pencegahan & Tes Diagnosis

Pencegahan kanker payudara dapat Anda lakukan dengan menjaga berat badan. Batasi terapi hormon serta mengatur pola makan. Hindari konsumsi alkohol dan lakukan olahraga setidaknya 2 kali dalam seminggu.

Jangan lupa lakukan tes pemeriksaan ke RS Royal Progress untuk memastikan kondisi Anda khususnya yang memiliki faktor genetik dengan penyakit sama. Adapun sejumlah tes yang nantinya Anda jalani adalah :

  1. Pemeriksaan fisik
  2. USG untuk pasien umur dibawah 35 tahun
  3. Tes mamografi bagi pasien yang berusia di atas 40 tahun
  4. Pemeriksaan ultrasonografi dan konsultasi dengan dokter bedah
  5. Biopsi, MRI, CT Scan, Rontgen bila diperlukan

Selain itu, dengan melakukan medical check-up kanker payudara secara teratur dapat membantu mendeteksi kanker payudara pada tahap awal sehingga dapat segera diobati dan meningkatkan kesempatan untuk sembuh secara maksimal dan Anda dapat mendaftakan untuk Medical Check Up Kanker Payudara di RS Royal Progress secara online.

 

Pengobatan Pasien

Pasien yang telah positif terindikasi penyakit ini dapat menjalani beberapa jenis terapi. Keberhasilan pengobatan kanker payudara tergantung dari seberapa besar sel kanker telah menyebar dan kondisi pasien.

Terapi Target

Terapi ini memakai obat tertentu untuk menyerang dan membunuh sel-sel kanker tanpa harus merusak sel sehat di sekitarnya.

Jenisnya antara lain adalah anti HER-2, penghambat tirosin kinase, antibodi monoklonal hingga Cyclin-dependent kinase inhibitors.

Terapi Hormon

Terapi ini biasanya dikenakan pada pasien yang memiliki hasil patologi anatomi serta imunohistokimia positif saja. Terapinya berupa pemberian obat hingga operasi ovarium dan tuba falopi.

Terapi Radiasi

Pengobatan memakai sinar X dengan tenaga tinggi agar menghambat pertumbuhan kanker. Terapi radiasi diberikan usai operasi kanker Anda jalani.

Kemoterapi

Kemoterapi mampu menghambat pertumbuhan kanker dengan obat-obatan sitostatika. Terapi ini akan Anda jalani usai operasi untuk menghentikan perkembangan sel kanker dan mencegah kanker tumbuh kembali.

Operasi

Ada beberapa jenis operasi yang bisa Anda jalani untuk mengatasi perkembangan sel kanker ini. Misalnya operasi mastektomi hingga bedah konservatif seperti BCS yang membuang jaringan payudara yang terkena kanker.

 

FAQ

  1. Apa definisi kanker payudara?
    Definisi kanker payudara adalah kondisi ketika sel abnormal terbentuk di jaringan payudara dan tumbuh tidak terkendali. Kanker pada payudara ini dapat terjadi pada salah satu atau kedua payudara, dan termasuk salah satu jenis kanker yang paling sering dialami wanita.
  2. Apa saja ciri kanker payudara yang perlu diwaspadai?
    Beberapa ciri kanker payudara yang umum antara lain munculnya benjolan atau perubahan pada payudara, perubahan tekstur kulit payudara, hingga perubahan pada kulit pada payudara. Salah satu gejala kanker payudara yang paling sering adalah benjolan kanker payudara yang tidak normal dan perlu segera diperiksa.
  3. Kapan harus melakukan diagnosis kanker payudara?
    Segera lakukan diagnosis kanker payudara jika Anda mulai mengalami gejala kanker, terutama jika tanda tersebut menetap atau semakin memburuk. Pemeriksaan sejak dini penting untuk mendeteksi gejala kanker payudara sebelum kondisi berkembang menjadi lebih serius atau masuk ke tahap kanker stadium lanjut.
  4. Apa saja pengobatan untuk pasien kanker payudara?
    Penanganan untuk pasien kanker payudara tergantung pada tingkat keparahan atau stadium kanker. Beberapa metode yang umum dilakukan antara lain kemoterapi untuk menghancurkan sel kanker, terapi radiasi untuk melawan sel kanker, hingga tindakan operasi seperti pengangkatan seluruh payudara jika diperlukan.
  5. Bagaimana cara mencegah kanker payudara?
    Pencegahan kanker payudara dapat dilakukan dengan menjaga berat badan, mengatur pola makan, rutin berolahraga, dan menghindari alkohol. Pemeriksaan rutin juga penting, terutama bagi yang memiliki faktor risiko, seperti USG payudara, mamografi, atau tes lanjutan jika diperlukan. Deteksi dini melalui medical check-up dapat meningkatkan peluang kesembuhan.

 

Kesimpulan

Kanker payudara merupakan jenis kanker yang dapat menyerang siapa saja, bahkan kanker payudara tidak hanya menyerang wanita, tetapi pria juga bisa terkena kanker.

Ada banyak faktor penyebab kanker ini seperti genetik, lingkungan hingga gaya hidup, ciri utama dari penyakit ini adalah adanya benjolan payudara serta berbagai perubahan pada payudara. Oleh karena itu, penting untuk melakukan deteksi dini kanker payudara dan pemeriksaan payudara sendiri secara rutin.

Dengan penanganan yang tepat serta pengobatan kanker payudara sedini mungkin, peluang kesembuhan akan semakin tinggi dan risiko kanker menyebar dapat diminimalkan. Oleh karena itu, segera lakukan pemeriksaan lebih lanjut dengan  Spesialis Bedah di RS Royal Progress. agar kondisi dapat ditangani sejak awal secara optimal.

  • SehatNegeriku Kemkes.go.id - Kanker Payudara Paling Banyak di Indonesia, Kemenkes Targetkan Pemerataan Layanan Kesehatan
  • Kanker Payudara - Hellosehat
Yuk, Lakukan Skrining & Pencegahan Sekarang

Tidak ada produk ditemukan.

Artikel Lainnya

Sering Diabaikan, 7 Gejala Campak Ini Bisa Memicu Komplikasi Serius

Kasus campak di Indonesia mengalami peningkatan signifikan, bahkan tercatat 8.224 suspek dengan 572 kasus terkonfirmasi hingga awal tahun 2026. Keadaan tersebut membuat masyarakat perlu lebih waspada terhadap gejala campak awal yang sering dianggap menyerupai flu biasa. Campak bukan hanya menyebabkan ruam kemerahan pada kulit, tetapi juga dapat memengaruhi saluran pernapasan hingga kondisi tubuh secara keseluruhan. […]
20/05/2026

Spesialis Obgyn Adalah Dokter Apa? Ini Tugas dan Perannya untuk Kesehatan Wanita

Menjaga kesehatan reproduksi merupakan bagian penting dari kesehatan wanita secara keseluruhan. Namun, masih banyak orang yang belum memahami secara jelas peran dokter spesialis obgyn. Sebagian orang hanya mengaitkannya dengan kehamilan dan persalinan, padahal cakupan layanan dokter spesialis satu ini jauh lebih luas. Spesialis obgyn tidak hanya membantu wanita selama masa kehamilan, tetapi juga menangani berbagai […]
16/03/2026

Stunting Adalah Ancaman, Ini Penjelasan Lengkapnya

Pernah melihat anak-anak yang lebih pendek dibandingkan teman sebayanya? Kondisi tersebut bisa jadi tanda stunting. Berdasarkan laporan United Nation Children's Fund (UNICEF), Indonesia hingga kini masih menghadapi tantangan serius terkait stunting dan defisiensi zat gizi mikro. Banyak orang mengira stunting hanya berkaitan dengan tinggi badan anak yang tidak sesuai usianya. Padahal, stunting memiliki dampak yang […]
12/03/2026

Ingin berkonsultasi dengan dokter spesialis yang tepat?

Dengan dokter spesialis berpengalaman, kami siap memberikan penanganan terbaik untuk setiap keluhan dan penyakit yang Anda alami. Jelajahi dokter di rumah sakit kami dan temukan dokter yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
Cari Dokter

Halo,
Ada yang bisa
Kami bantu?

Customer Care
crossmenuchevron-down