Logo RS Royal Progress
Menu
Layanan Pelanggan
(021) 6400261
Buat Janji Temu
Hubungi IGD
Whatsapp
Home Blog Mengenal Anemia Aplastik: Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya
Home Blog Mengenal Anemia Aplastik: Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya

Mengenal Anemia Aplastik: Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya

28/05/2024

Anemia aplastik merupakan kondisi langka namun potensial mengancam jiwa yang ditandai dengan penurunan jumlah semua jenis sel darah. Gangguan ini terjadi ketika sumsum tulang gagal memproduksi jumlah sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit yang memadai.

Sering disebut sebagai "sindrom kegagalan sumsum tulang", anemia aplastik memerlukan perhatian dan pemahaman segera karena tingkat keparahan dan kompleksitasnya.

Apa Itu Anemia Aplastik?

Beberapa waktu belakangan, publik dikejutkan dengan kabar duka meninggalnya Babe Cabita. Mungkin sebagian orang bertanya-tanya, Babe Cabita sakit apa karena meninggalnya terkesan mendadak. Sakit yang diderita Babe Cabita sebenarnya adalah anemia aplastik.

Untuk memahami anemia aplastik, penting untuk memahami fungsi normal sumsum tulang, yang bertanggung jawab atas produksi sel darah. Pada anemia aplastik, sumsum tulang mengalami kerusakan, sehingga menyebabkan penurunan produksi sel darah.

Jadi, secara definisi, anemia aplastik adalah suatu kondisi medis yang jarang terjadi di mana sumsum tulang gagal memproduksi jumlah sel darah yang cukup.

Gambar Anemia Aplastik
Gambar Anemia Aplastik

Kondisi ini dapat menyebabkan beberapa hal:

  • Penurunan jumlah sel darah merah yang bertanggung jawab untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh.
  • Penurunan jumlah sel darah putih yang berperan dalam melawan infeksi.
  • Penurunan jumlah trombosit yang membantu dalam pembekuan darah.

Ini sebabnya, anemia aplastik dapat menyebabkan gejala seperti kelelahan, mudah memar, infeksi berulang, dan risiko pendarahan yang meningkat.

Anemia aplastik bisa terjadi pada siapa pun di semua umur Akan tetapi, puncak kecil kejadiannya terjadi pada masa kanak-kanak dan puncak kedua terjadi pada kelompok usia 20 hingga 25 tahun.

Penyebab Anemia Aplastik

Dalam banyak kasus penyebab pastinya belum jelas. Namun, menurut beberapa penelitian, anemia aplastik disebabkan oleh reaksi autoimun di mana sistem kekebalan tubuh menyerang sumsum tulang.

Selain itu, Anda berisiko lebih tinggi mengalami anemia aplastik jika Anda memiliki:

  • Riwayat gangguan autoimun
  • Riwayat infeksi virus, seperti hepatitis
  • Sedang hamil
  • Menggunakan obat-obatan tertentu, seperti sulfonamid dan obat anti kejang
  • Terpapar pestisida dan bahan kimia tertentu dalam jangka panjang, seperti benzena
  • Menderita sindrom kegagalan sumsum tulang tertentu, seperti anemia Fanconi dan sindrom
    Shwachman-Diamond.

Anemia aplastik bisa muncul setelah lahir atau diwariskan dari orang tua. Biasanya, anemia aplastik yang muncul setelah lahir lebih umum daripada yang diwariskan. Jika ada riwayat keluarga dengan anemia aplastik, penting bagi saudara kandung untuk diperiksa agar dapat ditangani sejak dini.

Tanda dan Gejala Anemia Aplastik

Anemia aplastik dapat timbul dengan berbagai gejala, meskipun gejalanya dapat bervariasi dari satu individu ke individu lainnya.

Secara umum, anemia aplastik gejalanya meliputi:

  • Kelelahan: Akibat penurunan sel darah merah, tubuh kekurangan oksigen, sehingga
    menyebabkan kelelahan dan kelemahan.
  • Infeksi Sering Terjadi: Penurunan jumlah sel darah putih membuat individu lebih rentan
    terhadap infeksi, yang dapat menjadi parah atau berulang.
  • Mudah Memar dan Berdarah: Penurunan jumlah trombosit menyebabkan gangguan pembekuan
    darah, menyebabkan mudah memar, pendarahan yang berkepanjangan dari luka kecil, atau pendarahanan
    spontan dari gusi atau hidung.
  • Sesak Napas: Kekurangan oksigen akibat anemia dapat menyebabkan sesak napas bahkan
    dengan aktivitas fisik minimal.
  • Kulit Pucat: Penurunan sel darah merah menyebabkan kulit menjadi pucat, terutama
    terlihat di wajah, bibir, dan kelopak mata dalam.

Diagnosis dan Pengobatan Anemia Aplastik

Mendiagnosis anemia aplastik melibatkan evaluasi menyeluruh oleh profesional kesehatan. Ini biasanya meliputi tinjauan riwayat medis, pemeriksaan fisik, dan tes darah untuk menilai jumlah sel darah dan fungsi sumsum tulang.

Selain itu, tes pencitraan seperti biopsi sumsum tulang juga bisa untuk mengkonfirmasi diagnosis dan menentukan sejauh mana kerusakan sumsum tulang.

Setelah terdiagnosis, pendekatan pengobatan untuk anemia aplastik bertujuan untuk mengurangi gejala, mencegah komplikasi, dan merangsang fungsi sumsum tulang.

Pilihan pengobatan dapat meliputi:

1. Transfusi Darah

Transfusi sel darah merah untuk meredakan gejala anemia dan meningkatkan pengiriman oksigen ke jaringan.

2. Transfusi Trombosit

Transfusi trombosit membantu mengendalikan kecenderungan pendarahan dengan meningkatkan jumlah trombosit dalam darah.

3. Terapi Imunosupresi

Obat-obatan yang menekan sistem kekebalan tubuh, seperti globulin antithymocyte (ATG) dan siklosporin, mungkin diresepkan untuk menghentikan serangan autoimun pada sumsum tulang.

4. Transplantasi Sumsum Tulang

Pada kasus yang parah atau ketika pengobatan lain gagal, transplantasi sumsum tulang (transplantasi sel induk hematopoietik) mungkin menjadi pertimbangan untuk menggantikan sumsum tulang yang rusak dengan sel-sel induk sehat.

Komplikasi Anemia Aplastik

Anemia aplastik adalah kondisi serius yang dapat mengancam hidup. Kurangnya sel darah merah sehat dapat menyebabkan anemia parah dan bahkan gagal jantung karena tubuh kekurangan oksigen.

Ketika jumlah sel darah putih yang sehat tidak mencukupi, risiko infeksi parah meningkat. Tanpa jumlah trombosit yang cukup, pendarahan internal bisa terjadi secara tiba-tiba.

Oleh sebab itu, orang dengan anemia aplastik memiliki risiko lebih tinggi untuk mengembangkan leukemia mieloid akut, jenis kanker darah yang memengaruhi sumsum tulang.

Kesimpulan

Anemia aplastik adalah gangguan darah langka namun serius dengan gejala kegagalan sumsum tulang. Akibatnya, ini menyebabkan penurunan produksi sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit.

Pengenalan dini dan intervensi yang cepat penting untuk meningkatkan hasil dan mencegah komplikasi. Anda bisa langsung berkonsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam jika mengalami beberapa tanda dan gejala anemia aplastik. Buat janji konsultasi praktis tanpa repot di rumah sakit Royal Progress dengan cara klik tautan ini.

  • Symptoms & Causes of Aplastic Anemia & Myelodysplastic Syndromes - National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Deseases
  • Definition & Facts for Aplastic Anemia & Myelodysplastic Syndromes - National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Deseases
  • Why Is My White Blood Cell Count Low? - WebMD
  • Thrombocytopenia - Healthdirect

Ingin berkonsultasi dengan dokter spesialis yang tepat?

Dengan lebih dari 90 dokter spesialis berpengalaman, kami siap memberikan penanganan terbaik untuk setiap keluhan dan penyakit yang Anda alami. Jelajahi dokter di rumah sakit kami dan temukan dokter yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
Cari Dokter
Dengan lebih dari 90 dokter spesialis berpengalaman, kami siap memberikan penanganan terbaik untuk setiap keluhan dan penyakit yang Anda alami. Jelajahi dokter di rumah sakit kami dan temukan dokter yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
Artikel Pilihan

Prosedur EVLA untuk Pengobatan Varises: Cara Kerja & Keunggulannya

Selain memberikan dampak estetik yang tidak Anda inginkan, varises juga dapat menyebabkan gejala yang kurang nyaman, seperti nyeri, pembengkakan, dan sensasi berat pada kaki. Untungnya, perkembangan teknologi medis telah membawa inovasi dalam pengobatan varises, salah satunya dengan endovenous laser ablation (EVLA). Artikel ini akan membahas apa itu EVLA, bagaimana cara kerjanya, dan apa saja keuntungannya. Apa Itu […]
16/05/2024

Radang Usus Buntu: Penyebab, Gejala, Cara Mengobati & Mencegahnya

Pernahkah Anda mengalami rasa nyeri perut bagian kanan bawah dan menjadi semakin parah ketika mendiamkannya? Mungkin Anda mengalami gejala radang usus buntu. Meski istilah ini cukup familiar, namun jangan sepelekan kondisi ini karena bisa memicu komplikasi serius! Untuk itu, pahami definisi, penyebab radang usus buntu dan cara mengatasinya, hingga proses diagnosis secara medis untuk mendeteksi […]
16/05/2024

DSA (Digital Subtraction Angiography) - Tindakan Revolusioner dalam Pemeriksaan dan Penanganan Pembuluh Darah

Perkembangan teknologi di bidang medis berkembang sangat pesat. Banyak inovasi baru terus bermunculan dalam bidang kedokteran. Salah satu terobosan yang signifikan dan revolusioner adalah DSA singkatan dari Digital Subtraction Angiography. Apa itu DSA? DSA adalah singkatan dari Digital Subtraction Angiography, suatu tindakan berupa teknik pencitraan medis dengan menggunakan sinar-X pada arteri dan vena. Teknik ini […]
29/04/2024

Berbagai Jenis Gangguan Pernapasan, Gejala, dan Pengobatannya

Timbulnya gejala gangguan pernapasan bisa terasa sangat tidak nyaman dan mengurangi kualitas hidup kita sehari-hari. Gangguan pernapasan umumnya terkait dengan kondisi patologis, yang berdampak pada sistem pernapasan, termasuk paru-paru. Sebagian memang cukup ringan seperti flu biasa, namun bisa juga memicu penyakit yang mengancam jiwa, yaitu pneumonia, kanker paru-paru, PPOK, dan sebagainya. Baca Juga Fakta dan […]
02/04/2024

Punya sakit maag? Pahami gejala dan pengobatannya!

Maag sering dikatakan sebagai penyakit yang tidak berbahaya bahkan terkadang dapat diremehkan oleh banyak orang. Padahal maag bisa menjadi penyakit serius jika sudah memasuki tahap komplikasi. Apa yang dimaksud dengan maag? Mari kita bahas dalam artikel kesehatan berikut. Pengertian Sakit Maag Sakit Maag dalam istilah medis disebut juga dengan Dispepsia yang aritnya penyakit diakibatkan adanya gangguan pada […]
15/03/2024
Artikel Lainnya

Mengenal Gejala Demam Berdarah, Penyebab, Pengobatan dan Pencegahannya

Demam berdarah atau dengue merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Mengenali gejala demam berdarah dengan cepat sangat penting untuk mendapatkan perawatan yang tepat, serta mengurangi risiko komplikasi yang lebih serius. Meskipun telah dikenal sejak lama, demam berdarah tetap menjadi masalah kesehatan global yang serius. Bahkan, sejak awal tahun 2024, lebih dari […]
16/05/2024

ERCP - Ketahui Definisi dan Penggunaannya

ERCP, singkatan dari Endoscopic Retrograde Cholangiopancreatography, adalah prosedur medis yang merupakan perpaduan dari alat endoskopi (tabung atau selang panjang dan lentur serta dilengkapi dengan kamera pada bagian ujungnya) dan sinar X. Prosedur ERCP ini dapat digunakan untuk mendiagnosis berbagai macam gangguan yang terjadi pada hati, pankreas dan juga saluran empedu. Itu sebabnya diagnosis penyakit batu […]
29/04/2024

Beberapa Penyebab Demam dan Cara Mengatasinya

Demam terjadi ketika suhu tubuh meningkat secara sementara. Hal ini merupakan salah satu cara sistem imun manusia merespon kondisi sekitarnya. Pada umumnya, suhu tubuh akan meningkat ketika terjadi infeksi. Meskipun seringkali kondisi ini tidak membahayakan, Anda perlu waspada apabila suhu tubuh lebih dari 39 derajat celcius. Baca Juga 10 Kasus Gawat Darurat yang Harus Diwaspadai & […]
29/04/2024
LOGO-RUMAH-SAKIT-ROYAL-PROGRESS_resize 2
logo-emergencyterakreditasi
crossmenuchevron-down