Lipoma di ketiak sering kali menimbulkan kekhawatiran, terutama ketika Anda baru pertama kali merasakan adanya benjolan di area tersebut. Wajar jika muncul pertanyaan, apakah kondisi ini berbahaya atau tidak.
Pada sebagian besar kasus, lipoma merupakan kondisi jinak. Namun, tetap penting untuk memahami ciri, penyebab, hingga cara penanganannya agar Anda tidak salah langkah dalam mengambil keputusan terkait kesehatan pribadi.
Lipoma adalah benjolan lemak yang tumbuh di jaringan lunak tubuh. Meskipun sering disebut sebagai tumor, lipoma umumnya bersifat jinak (nonkanker) dan tidak berbahaya.
Lipoma merupakan salah satu jenis tumor paling umum yang muncul di bawah kulit dan diperkirakan sekitar 1 dari 1.000 orang pernah mengalaminya. Benjolan ini sering ditemukan di area tubuh bagian atas seperti bahu, punggung, lengan, paha, termasuk area ketiak.
Lalu, lipoma di ketiak apakah berbahaya? Secara umum, jawabannya adalah tidak, terutama jika dokter sudah menegakkan diagnosa jika benjolan yang muncul adalah benar-benar lipoma. Namun, pada kondisi tertentu lipoma bisa menimbulkan ketidaknyamanan.
Biasanya lipoma tidak menimbulkan rasa sakit, tetapi jika merasa lipoma di ketiak nyeri, penyebab umumnya adalah karena ukurannya membesar dan menekan saraf di sekitar. Selanjutnya kondisi ini bisa memicu ketidaknyamanan lain seperti timbul peradangan, kemerahan, dan sensasi hangat di area benjolan.
Jika sudah demikian kondisi seperti ini perlu mendapatkan perhatian medis, misalnya dokter merekomendasikan tindakan pengangkatan dengan prosedur bedah ringan.
Memahami karakteristik lipoma sangat penting agar Anda dapat membedakannya dari jenis benjolan lain yang lebih serius.
Secara umum, lipoma di ketiak adalah benjolan lemak yang memiliki ciri khas sebagai berikut:
Sebagian besar penderita lipoma biasanya hanya memiliki satu lipoma saja, tetapi sekitar 5–10% kasus dapat memiliki lebih dari satu benjolan.
Hingga saat ini, para ilmuwan belum mengetahui secara pasti penyebab lipoma. Namun, beberapa faktor diduga berperan dalam munculnya benjolan lipoma di ketiak, antara lain:
Karena penyebabnya tidak selalu jelas, penting untuk tidak mengabaikan benjolan yang muncul secara tiba-tiba di ketiak.
Pertanyaan yang sering muncul adalah: apakah lipoma harus dioperasi? Jawabannya: tidak selalu.
Lipoma tidak memerlukan tindakan pengangkatan jika:
Dalam banyak kasus, lipoma cukup pemantauan pribadi tanpa tindakan medis, untuk mewaspadai terjadi perubahan pada benjolan. Namun jika lipoma dirasa mengganggu, operasi menjadi solusi utama.
Perlu diketahui bahwa operasi merupakan metode paling efektif untuk mengangkat lipoma secara menyeluruh dan mencegah kekambuhan.
Prosedur pengangkatan lipoma tergolong sederhana dan aman, dengan langkah-langkah berikut:
Pasien biasanya dapat langsung pulang setelah prosedur selesai dan melanjutkan perawatan luka sesuai anjuran dokter. Bekas luka umumnya minimal dan akan memudar seiring waktu.
Selain operasi, dokter juga dapat mempertimbangkan beberapa metode non bedah seperti:
Namun, metode ini tidak selalu menghilangkan lipoma sepenuhnya dan bisa jadi di kemudian hari akan muncul kembali.
Lalu, apakah lipoma di ketiak bisa hilang sendiri? Umumnya tidak. Lipoma jarang bisa hilang sendiri tanpa tindakan medis.
Penting untuk diingat, jangan mencoba cara menghilangkan lipoma di ketiak sendiri, walaupun mungkin Anda melihat beberapa tips menghilangkan lipoma di media sosial. Pasalnya, tindakan seperti memijat, menusuk, atau menggunakan bahan/salep tertentu justru dapat berisiko infeksi, peradangan, luka yang sulit sembuh, hingga salah penanganan jika ternyata bukan lipoma. Selalu konsultasikan dengan dokter untuk penanganan yang aman.
Tidak semua benjolan di ketiak adalah lipoma karena ada salah satu kondisi yang perlu Anda waspadai, yaitu limfoma. Limfoma sendiri adalah kanker pada sistem limfatik, yaitu bagian dari sistem kekebalan tubuh. Salah satu gejala kanker ini juga berupa benjolan di ketiak.
Namun berbeda dengan lipoma, limfoma biasanya disertai gejala lain seperti:
Sebagai langkah awal, Anda bisa melakukan pengecekan sederhana di rumah, caranya, coba geser benjolan pada area ketiak. Jika itu adalah lipoma maka Anda akan mudah menggeser-gesernya sambil ditekan. Namun kalau itu adalah limfoma, benjolan akan teraba cenderung lebih keras dan sulit Anda gerak-gerakkan.
Namun, cara ini tidak bisa dijadikan diagnosis pasti. Pemeriksaan dokter tetap wajib untuk memastikan kondisi yang Anda alami.
Menemukan benjolan di area ketiak memang bisa menimbulkan kekhawatiran. Namun, penting untuk diingat bahwa sebagian besar kasus lipoma di ketiak bersifat jinak dan tidak berbahaya.
Meski begitu, pemeriksaan medis tetap diperlukan untuk memastikan diagnosis dan menentukan penanganan yang tepat. Jika Anda mengalami benjolan di ketiak, terutama yang terasa nyeri, membesar, atau menimbulkan ketidaknyamanan, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis.
Baca Juga:
Tim dokter spesialis bedah di RS Royal Progress siap membantu Anda dengan pemeriksaan menyeluruh dan penanganan yang profesional, sehingga Anda bisa mendapatkan diagnosis yang akurat dan solusi terbaik untuk kesehatan Anda.
