Cedera Hamstring: Penyebab dan Cara Penanganan yang Tepat

September 1, 2022
Share
Cedera Hamstring: Penyebab dan Cara Penanganan yang Tepat

Pernahkah Anda melihat atlet yang mendadak mengalami cedera otot kaki saat bertanding? Atau bahkan Anda pernah mengalaminya sendiri? Bisa saja itu adalah cedera hamstring.

Apa itu cedera hamstring? Di artikel ini, Anda akan mendapatkan pemahaman lebih dalam tentang cedera otot hamstring dan cara penanganannya.

Sekilas Tentang Otot Hamstring

Sebelum beranjak membicarakan cedera hamstring, ada baiknya Anda mengenal tubuh Anda dulu dengan pembahasan tentang otot hamstring.

Hamstring adalah rangkaian otot yang berada di sepanjang bagian belakang paha. Lebih tepatnya, dari dekat tulang ekor hingga bagian bawah lutut. Disebut rangkaian, karena hamstring terdiri dari tiga otot besar, yakni semitendinosus, biseps femorister dan semimembranous.

Ketiga otot tersebut berfungsi untuk membantu tungkai kaki agar tetap lurus, serta memudahkan Anda saat menekuk lutut. Di aktivitas yang lebih santai, fungsi otot hamstring nyaris tidak ada. Namun, otot ini sangat aktif saat Anda bergerak secara intens, misalnya melompat atau berlari.

Penyebab dan Level Dalam Cedera Hamstring

Pernahkah Anda bertanya-tanya, mengapa ada orang yang beraktivitas sangat intens, namun hamstring-nya baik-baik saja? Sementara itu, ada juga orang yang cedera saat beraktvitas. Apa yang membedakannya?

Faktanya, kekuatan hamstring setiap orang berbeda-beda. Semakin sering menggunakan dan meregangkan hamstring, maka semakin lentur pula hamstring-nya.

Pada kasus cedera hamstring betis, ini terjadi karena otot tersebut bergerak melebihi batas kemampuannya. Layaknya tali, hamstring bisa meregang secara berlebihan, atau bahkan robek jika gerakan Anda ekstrem atau mendadak. Inilah yang jadi penyebab perlunya pemanasan sebelum olahraga.

Lantas, apa yang terjadi saat hamstring meregang? Dan, cedera hamstring berapa lama biasanya?

Di level ringan, Anda hanya akan merasa keram seperti ditarik di bagian hamstring. Rasa keram tersebut bisa hilang dalam hitungan hari.

Pada level sedang, rasa sakit akan lebih terasa. Bagian hamstring Anda akan mengalami pembengkakan serta penurunan kekuatan. Bergantung pada tingkat keparahan, kaki Anda bisa kembali normal dalam hitungan minggu atau bulan.

Sementara itu, di level tinggi, hamstring Anda akan sobek sepenuhnya, dan membuat kaki Anda nyeri luar biasa. Pada umumnya, penderita cedera hamstring level berat tidak akan bisa menggunakan kakinya sama sekali. Cedera ini biasanya berakhir dalam hitungan bulan.

Apakah Cedera Hamstring Boleh Diurut?

Tidak sedikit orang yang mengatasi cedera otot dengan cara urut atau pijat. Namun, hati-hati, pijat pada area otot tidak bisa Anda lakukan sembarangan. Apalagi, jika Anda baru saja mengalami cedera.

Jika ingin pijat, pastikan bahwa Anda tidak memijat terlalu keras. Selain itu, hindari bagian yang memar karena malah akan memperparah nyeri dan memperlambat penyembuhan. Jika perlu, hanya lakukan pijat setelah memar dan rasa sakit mulai mereda.

Penanganan Paling Tepat untuk Cedera Hamstring

Bagaimana cara yang tepat untuk cedera hamstring. Ini tindakan yang sebaiknya Anda lakukan di setiap fase:

Fase 1: Saat Cedera Baru Saja terjadi

Istirahat dari Aktivitas Olahraga
Istirahat saat berolahraga

Jika Anda mengalami cedera hamstring secara mendadak, lakukan empat cara ini sebagai pertolongan pertama yang dikenal dengan istilah RICE (rest, ice, compression, elevation):

  • Rest : Segera hentikan aktivitas. Sebaiknya segera istirahatkan kaki Anda dan usahakan untuk meminimalisir aktivitas yang bisa membebani kaki.
  • Ice : Lakukan kompres pada kaki. Usahakan lakukan kompres dengan es atau air dingin. Tujuannya adalah untuk mengurangi peradangan yang mengakibatkan rusaknya jaringan serta bengkak.
  • Compression : Balut area memar dengan perban. Lakukan dengan lembut, namun tetap menekan area yang memar. Jika tidak ada perban, Anda bisa gunakan handuk atau kain sebagai perban darurat.
  • Elevation : Posisikan kaki Anda lebih tinggi daripada dada. Hal ini bisa membantu mengurangi peradangan dan berpotensi mempercepat penyembuhan.

Fase 2: Masa Penyembuhan

Jika cedera hamstring Anda masuk dalam kategori level ringan dan sedang, Anda bisa melakukan pengobatan secara mandiri di rumah. Sebaiknya gunakan waktu ini untuk beristirahat total dan hindari lakukan aktivitas berat.

Fase 3: Jika Cedera Semakin Parah

Jika Anda merasa khawatir, Anda bisa periksakan diri Anda ke dokter. Langkah ini juga perlu Anda lakukan jika Anda merasakan nyeri yang amat sangat dan kesulitan melangkah.

Dokter akan memberikan saran yang lebih tepat. Bahkan, jika memang perlu, Anda bisa menjalankan proses bedah untuk mengatasi masalah cedera hamstring.

Fase 4: Pasca Penanganan

Tidak sedikit yang ingin langsung berativitas setelah melewati fase penyembuhan atau penanganan medis. Meski begitu, sebaiknya pastikan diri Anda benar-benar sembuh sebelum mulai melakukan kegiatan fisik yang intens.

Untuk meminimalisir resiko, Anda bisa melakukan gerakan peregangan sederhana setiap hari, misalnya melakukan pemanasan simple atau yoga ringan.

Cedera Otot? Pilih Layanan Terbaik

Salah satu pertanyaan yang kerap muncul saat cedera hamstring adalah: Ketika mengalami cedera hamstring ke dokter apa?

dr Bobby Royal Sports Medicine Centre
Royal Sports Medicine Centre

Anda bisa konsultasi dengan dokter spesialis ortopedi dan traumatologi di Royal Sports Medicine Centre yang merupakan salah satu layanan unggulan RS Royal Progress. Anda akan mendapat penanganan langsung dari dokter yang ahli menangani cedera hamstring dan luka olahraga lainnya. Jangan segan membuat janji di Royal Sports Medicine Centre sekarang.

Konsultasi dengan Dokter Kami

dr. Bobby N. Nelwan, SpOT (K)
Konsultan Sports Ortopedi & Artroskopi
Buat Janji
dr. Evan, M.Kes, Sp.OT(K), FICS
Konsultan Sports Ortopedi & Artroskopi
Buat Janji
dr. Yanuarso,SpOT (K), MHKes
Konsultan Rekonstruksi Lutut & Panggul
Buat Janji