10 Kasus Gawat Darurat yang Harus Diwaspadai & Segera Ditangani

July 11, 2022
Share
10 Kasus Gawat Darurat yang Harus Diwaspadai & Segera Ditangani

10 kasus gawat darurat yang perlu Anda ketahui dan waspadai, tentunya setiap orang berharap dalam keadaan sehat dan baik-baik saja. Akan tetapi tidak ada yang tahu jika tiba-tiba seseorang mengalami kasus gawat darurat dan mengharuskan untuk segera ditangani baik dengan membawanya ke IGD / Emergency atau penanganan yang serupa.

Perlunya edukasi kepada masyarakat mengenai beberapa keadaan atau kondisi yang mengharuskan seseorang harus dilarikan ke IGD akan Kita bahas lebih lanjut pada artikel ini. Simak dan Ikuti ulasan-ulasan berikut ini!

10 Kasus Gawat Darurat

Anda tidak boleh meremehkan atau mengabaikan 10 kasus gawat darurat yang seringkali terjadi di masyarakat sekitar Kita. Inilah Contoh kasus gawat darurat :

1. Demam Tinggi

Mungkin beberapa orang memahami demam sebagai penyakit atau kasus yang biasa saja dan dapat ditangani sendiri. Misal dengan memberikan paracetamol atau obat lain pereda demam. Sebenarnya demam sendiri harus diwaspadai juga perihal jenis infeksi apa yang menyebabkan tubuh demam.

Tanda dan gejala demam yang harus Anda waspadai adalah demam yang disertai dengan munculnya sakit kepala, leher, dan tubuh lemas. Tidak pandang bulu baik anak-anak, orang dewasa, atau orang tua, jika ditemukan tanda seperti di atas segera tangani dengan memasukkan ke IGD untuk segera ditangani tim medis.

2. Nyeri Perut Tak Tertahankan (Abdominal Pain)

Selanjutnya adalah nyeri perut akut atau dalam bahasa medisnya Abdominal Pain, jika Anda atau siapapun di sekitarnya mengalami sakit perut dengan gejala seperti tertusuk pada bagian kanan bawah atau atas perut. Jangan bertele-tele lagi segera bawa ke IGD bisa jadi gejala tersebut karena usus buntu.

Gejala lain yang mengharuskan Anda segera membawanya ke IGD yakni sakit perut yang disertai sulit untuk makan maupun minum, Buang air besar berdarah, dan nyeri tak tertahankan.

3. Diabetes Mellitus

Diabetes Mellitus merupakan penyakit atau gangguan metabolism kronis yang ditandai dengan kadar gula yang tinggi. Dengan gejala utama sering kencing (Poliuri), Cepat Lapar (Polifagia), dan sering haus (Polidipsi). Selain itu terdapat pula gejala lain seperti: kesemutan, berat badan menurun drastis tanpa penyebab yang jelas, bisul yang hilang timbul, penglihatan kabur, luka sulit sembuh, dan lain sebagainya. Gejala-gejala tersebut harus Anda waspadai dan cermati betul agar segera mendapat penanganan yang tepat dan cepat.

4. Penyakit Ginjal Kronis

Berikutnya yang termasuk ke dalam 10 kasus gawat darurat adalah penyakit Ginjal Kronis atau dalam bahasa medisnya Chronic kidney disease (CKD). Penyakit ini juga sering menjadi kasus gawat darurat di IGD. Penyakit Ginjal Kronis ini menyerang tubuh seseorang pada bagian ginjal di mana kondisi yang terjadi mengalami penurunan fungsi ginjal selama beberapa waktu.

Perlu diketahui juga bahwa fungsi ginjal juga penting dalam proses penyaringan limbah dan kelebihan cairan tubuh yang berikutnya diekskresikan dalam bentuk urine. Jika limbah dan kelebihan cairan mengendap maka akan timbul penyakit-penyakit. Gejala yang dapat Anda kenali yaitu: mual, muntah, jumlah urine berubah, kaki bengkak, nyeri dada, sesak nafas, tekanan darah meningkat, badan lemas, dan lainnya.

5. Dehidrasi Berat

Jangan sesekali Anda meremehkan dehidrasi berat kondisi ini dapat terjadi pada tubuh seseorang ketika cairan tubuh menghilang lebih banyak dari pada cairan yang masuk. Kita tahu bahwa air sangatlah penting dan dibutuhkan oleh tubuh baik untuk melancarkan pencernaan, menjaga kesehatan kulit, dan lain-lainnya.

Jika Anda kekurangan cairan banyak maka akan timbullah dehidrasi berat, gejala yang dapat dikenali seperti: pusing, tubuh lemas, Lelah, bahkan akan pingsan, urine gelap dan jarang, kulit kering. Apabila dibiarkan akan menyebabkan kejang, cedera, gangguan ginjal, dan syok hipovolemik.

Segera bawa ke IGD ketika menemukan gejala-gejala tersebut, mungkin tim medis akan memberi asupan cairan melalui infus.

6. Sakit Kepala Parah

Terkadang sakit kepala ini sering diremehkan dan diatasi dengan meminum obat Pereda pusing. Mungkin orang berpikir sakit ini karena migrain saja padahal tidak sebatas itu. Apabila ditemukan gejala dengan sakit kepala parah, seperti dipukul, dan terjadi tiba-tiba segera bawa ke IGD. Biasanya juga disertai dengan demam, nyeri leher, harus diwaspadai ditakutkan menjadi gejala meningitis.

7. Asma Akut

Mungkin sudah banyak yang tahu tentang asma, kondisi ini biasanya ditandai dengan sulitnya bernapas karena saluran pernapasan terganggu. Gejala dari asma akut yang harus diwaspadai antara lain : alergi batuk, pilek, sakit tenggorokan, kepala sakit, hidung meler, kemudian penegangan pada otot leher, badan lesu, lemas, tenaga seperti habis.

Gelapnya kantung mata bagian bawah, sering berdehem, dan lain sebagainya. Biasanya yang sering dialami penderita adalah mengi dan sesak di dada. Maka, harus segera mendapat penanganan tim medis.

8. Kejang

Kadang Kita sering menemukan anak-anak atau bahkan orang dewasa dan tua mengalami kejang. Kejang sendiri merupakan gangguan aktivitas listrik di otak secara spontan. Biasanya ditandai dengan gerakan tubuh yang tak terkendali bahkan sampai tidak sadar diri.

9. Luka Bakar

Kadang luka bakar dianggap sepele dan ditangani sendiri padahal ada kondisi tertentu yang harus ditangani oleh tim medis. Jika Anda melihat otot, tendon, atau tulang dari luka terbuka maka harus segera dibawa ke IGD. Apalagi jika pendarahan antara 10-20 menit tanpa henti.

10. Gigitan Hewan

Terakhir 10 kasus gawat darurat yang harus segera ditangani medis adalah gigitan hewan ditandai dengan rusaknya jaringan karena gigitan. Apapun hewannya terlebih hewan buas kadang penderita mengalami nyeri, edema, eritema pada lokasi gigitan.

Itulah daftar kasus-kasus gawat darurat/berisiko tinggi yang biasa ditangani, Jika Anda menemukan beberapa kasus tersebut disertai gejala-gejalanya segera lakukan tindakan cepat dengan menghubungi . Semua dapat dipastikan akan segera diatasi oleh tim medis professional RS Royal Progress.