Logo RS Royal Progress
Menu
Layanan Pelanggan
(021) 6400261
Buat Janji Temu
Hubungi IGD
Whatsapp
Home Blog Langkah Memberikan Pertolongan Pertama saat Tersengat Listrik
Home Blog Langkah Memberikan Pertolongan Pertama saat Tersengat Listrik

Langkah Memberikan Pertolongan Pertama saat Tersengat Listrik

15/03/2024

Sengatan listrik terjadi sewaktu kulit Anda bersentuhan dengan sumber listrik hidup. Energi listrik mengaliri tubuh dan menyebabkan syok. Bahaya dari tersengat arus listrik adalah seberapa tinggi tegangannya. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui dengan baik pertolongan pertama saat tersengat listrik.

Dengan memahami bagaimana langkah-langkah aman membantu orang yang tersengat listrik, Anda telah mencegah terjadinya cedera serius.

Sumber Sengatan Listrik

Manusia adalah konduktor atau penghantar listrik yang baik. Ketika tubuh tersengat listrik, listrik akan mengalir ke seluruh tubuh. Alhasil, luka menyebar dengan cepat.

Namun, paling besar umumnya kerusakan terjadi pada jaringan saraf, otot, dan pembuluh darah. Hal ini karena ketiganya mempunyai resistansi rendah akan arus listrik.

Seseorang yang terkena sengatan listrik perlu diperiksa dari mana sumber bahayanya.

1. Kabel Listrik Overhead Tegangan Tinggi

Contohnya adalah sumber energi listrik bertegangan tinggi.

Listrik yang tegangannya tinggi memiliki daya untuk ‘melompat’ atau ‘melengkung’ sampai 18 meter lebih.

Apabila Anda menemukan korban di area atau sekitar sumber tenaga listrik bertegangan tinggi maka jangan mendekat. Jaga jarak sampai 25 meter dari korban sampai tegangan listrik dimatikan oleh petugas.

2. Tegangan Rendah

Namun, ketika Anda bertemu dengan korban sengatan listrik tegangan rendah maka lakukan

  • putuskan kontak antara korban dengan sumber energi listrik. Contoh dengan mencabut kabel, melepas steker, mematikan arus listrik, atau hal lainnya,
  • jauhkan sumber listrik dari tubuh korban dan diri Anda menggunakan benda berkonduktivitas rendah. Untuk melakukannya, berdirilah pada papan kayu, karet, buku, atau koran. Kemudian, jauhkan benda bertegangan rendah yang menyengat tersebut menggunakan benda panjang. Seperti sapu lidi, tongkat, atau kait khusus sebagai penyelamat sengatan listrik.

Selain itu, berikut adalah beberapa penyebab sengatan listrik;

  • kontak dengan alat listrik yang isolatornya terkelupas atau tidak ada lapisan isolator,
  • tersengat listrik akibat banjir,
  • terkena sambaran petir,
  • dan menyentuh sumber listrik memakai logam konduktor.

Efek Bahaya Tersengat Listrik

Apabila membandingkan dengan luka bakar, cedera tersengat listrik memiliki level berbahaya lebih tinggi.

Hal ini karena penampakan lukanya belum tentu merefleksikan luka sebenarnya. Sementara baik buruknya luka dipengaruhi oleh berbagai hal, seperti;

  • durasi kontak dengan sumber bahaya,
  • seberapa kuat tegangannya,
  • dan penyebaran aliran listrik dalam tubuh.

Arus listrik dengan tegangan lebih dari 200.000 ampere bisa mengakibatkan kematian meski kontak dengan sumber bahaya berdurasi singkat.

Untuk lebih lengkap, berikut efek yang terjadi pada tubuh akibat dari tersengat listrik.

  • Jantung. Bisa mengakibatkan jaringan otot jantung rusak, mengganggu irama jantung, menurunkan atau meningkatkan tekanan darah, juga infark koroner.
  • Saraf. Bisa menyebabkan lemah saraf, terjadinya pembengkakan otak, sakit kepala, terganggunya mental, gangguan kecemasan, insomnia, koma, kejang, juga sumsum tulang terdistraksi.
  • Otot. Pada otot bisa menimbulkan kerusakan otot.
  • Tulang. Sementara efek pada tulang berupa fraktur atau dislokasi sendi.
  • Kulit. Pada kulit memicu luka bakar.
  • Pembuluh Darah. Terjadinya penggumpalan darah, pembekuan darah yang terganggu, dan pecah pembuluh darah.
  • Paru-Paru. Bisa mengakibatkan gagal napas, penumpukan cairan, juga cedera otot paru.
  • Ginjal. Pada ginjal bisa menyebabkan gagal ginjal akut dan gangguan pH serta elektrolit.
  • Mata. Bisa menyebabkan katarak, luka bakar kornea, juga peradangan serta perdarahan di bola mata.
  • Pendengaran. Paling rendah bisa membuat kuping berdenging, radang tulang mastoid, robeknya gendang telinga, dan tuli.
  • Kehamilan. Terakhir bisa menyebabkan kematian pada janin.

Cara Memberikan Pertolongan Pertama pada Korban yang Tersengat Listrik

Efek bahaya yang sangat besar, hingga mengancam nyawa membuat pertolongan pertama pada orang yang tersengat listrik sangat penting diketahui dan dilakukan.

Pertolongan yang terlaksana cepat memungkinkan terjadinya pengobatan yang efektif. Selain itu, petugas kesehatan juga mendapatkan informasi akurat sehingga dapat memberikan pelayanan pengobatan lanjutan yang lebih tepat.

1. Matikan Sumber Energi Listrik

Pertolongan pertama pada kecelakaan tersengat arus listrik adalah mematikan atau memutus sumber energi listrik hidup.

Jangan menyentuh korban secara langsung sebelum sumber energi listrik belum terputus atau mati. Karena bisa mengakibatkan Anda ikut tersetrum.

2. Dorong Korban Menggunakan Benda Isolator

Jika Anda merasa kesusahan untuk memutus kontak atau mematikan sumber energi listrik hidup, segera cari benda isolator yang mampu membantu Anda untuk menjauhkan korban dari sumber bahaya.

Ingat, jangan menyentuh korban secara langsung! Untuk memindahkan atau mendorong korban, Anda bisa memanfaatkan barang di sekitar yang memiliki sifat tidak menghantarkan listrik.

Contoh kertas, karet, kain, dan kayu.

Karena air mampu menghantar arus listrik yang baik, begitu juga logam. Usahakan ketika Anda berupaya memindahkan atau menarik korban untuk memakai benda kering dan bukan logam.

Dan jaga jarak setidaknya 3 meter untuk menghindari sengatan listrik terusan.

3. Hubungi Unit Gawat Darurat

Ketika Anda menyadari bahwa korban tersengat listrik bertegangan tinggi maka segera hubungi pihak lebih ahli juga petugas medis. Anda bisa menghubungi IGD RS terdekat atau  untuk mendapatkan bantuan.

Penting untuk segera menghubungi apabila terjadi hal

  • tersengat arus bertegangan tinggi,
  • korban sesak napas,
  • detak jantung cepat,
  • kejang,
  • terindikasi luka bakar di banyak bagian tubuh,
  • muntah,
  • dan korban kehilangan kesadaran alias tidak merespons.

Sewaktu petugas medis datang, segera beritahukan informasi terjadinya kecelakaan dengan detail. Anda juga bisa menambahkan data seberapa kuat arus listrik yang menyambar jika mengetahui cara mencari tahu besarnya arus listrik pada sumber bahaya.

4. Periksa Kondisi Tubuh Korban

Selama menanti bantuan datang, tetaplah membersamai korban. Jika memungkinkan, ceklah kondisi tubuhnya. Apakah terdapat luka bakar atau cedera.

Ada potensi juga untuk Anda menerapkan pertolongan pertama pada patah tulang jika terjadi cedera fraktur.

Namun, ketika korban memperlihatkan indikasi syok, seperti lemah, lemas, pucat, kuyu, mual, dan napas yang cepat segera ambil tindakan berupa membaringkan korban dengan posisi kepala lebih rendah dari kaki.

Apabila kesadaran korban hilang, lekas cek napas dan nadinya.

Jika Anda mendapati napas korban mulai lemah, segera praktikkan napas buatan atau CPR (resusitasi jantung paru).

Terakhir, pastikan suhu tubuh korban tetap hangat.

5. Mengatasi Luka Bakar

Untuk mencegah luka bakar merebak, segera dinginkan dengan air mengalir.

Jika tampak parah, diamkan pada air mengalir selama beberapa waktu.

Kemudian balutlah luka dengan kain steril untuk menghindari kontak dengan udara dan benda lain. Selain itu, jangan pakai kain yang melekat pada kulit atau berbulu agar tidak memperparah luka.

Ingat! saat memberikan pertolongan pertama pada orang tersetrum listrik jangan lakukan hal berikut:

  • Jarak terlalu dekat antara Anda dan korban. Apalagi jika korban terkena setrum arus listrik tegangan tinggi, mempunyai potensi menjadi sumber bahaya terusan.
  • Menggeser atau memindahkan korban tanpa bantuan alat dan/atau peralatan yang salah.
  • Bersentuhan dengan korban dengan arus masih menyala.
  • Meninggalkan korban untuk mencari bantuan.

Meski tersetrum listrik bisa Anda atasi, tetapi tidak ada salahnya melakukan tindakan preventif. Hal ini demi menghindari risiko tinggi dan menyelamatkan diri dari cedera parah.

Di sisi lain, pengetahuan akan pertolongan pertama saat tersengat listrik juga sangat penting agar bisa melakukan tindakan tepat demi melindungi diri, sekitar, dan korban. Juga pastikan menyimpan nomor darurat  atau yang terdekat untuk permintaan bantuan.

  • Electrical injury: MedlinePlus Medical Encyclopedia
  • Electrical shock: First aid - Mayo Clinic
  • Electric shock first aid treatment | Safety First Aid
  • Minor Electric Shocks and Burns: Symptoms, Causes, and Treatments - WebMD

Ingin berkonsultasi dengan dokter spesialis yang tepat?

Dengan lebih dari 90 dokter spesialis berpengalaman, kami siap memberikan penanganan terbaik untuk setiap keluhan dan penyakit yang Anda alami. Jelajahi dokter di rumah sakit kami dan temukan dokter yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
Cari Dokter
Dengan lebih dari 90 dokter spesialis berpengalaman, kami siap memberikan penanganan terbaik untuk setiap keluhan dan penyakit yang Anda alami. Jelajahi dokter di rumah sakit kami dan temukan dokter yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
Artikel Pilihan

Prosedur EVLA untuk Pengobatan Varises: Cara Kerja & Keunggulannya

Selain memberikan dampak estetik yang tidak Anda inginkan, varises juga dapat menyebabkan gejala yang kurang nyaman, seperti nyeri, pembengkakan, dan sensasi berat pada kaki. Untungnya, perkembangan teknologi medis telah membawa inovasi dalam pengobatan varises, salah satunya dengan endovenous laser ablation (EVLA). Artikel ini akan membahas apa itu EVLA, bagaimana cara kerjanya, dan apa saja keuntungannya. Apa Itu […]
16/05/2024

Radang Usus Buntu: Penyebab, Gejala, Cara Mengobati & Mencegahnya

Pernahkah Anda mengalami rasa nyeri perut bagian kanan bawah dan menjadi semakin parah ketika mendiamkannya? Mungkin Anda mengalami gejala radang usus buntu. Meski istilah ini cukup familiar, namun jangan sepelekan kondisi ini karena bisa memicu komplikasi serius! Untuk itu, pahami definisi, penyebab radang usus buntu dan cara mengatasinya, hingga proses diagnosis secara medis untuk mendeteksi […]
16/05/2024

DSA (Digital Subtraction Angiography) - Tindakan Revolusioner dalam Pemeriksaan dan Penanganan Pembuluh Darah

Perkembangan teknologi di bidang medis berkembang sangat pesat. Banyak inovasi baru terus bermunculan dalam bidang kedokteran. Salah satu terobosan yang signifikan dan revolusioner adalah DSA singkatan dari Digital Subtraction Angiography. Apa itu DSA? DSA adalah singkatan dari Digital Subtraction Angiography, suatu tindakan berupa teknik pencitraan medis dengan menggunakan sinar-X pada arteri dan vena. Teknik ini […]
29/04/2024

Berbagai Jenis Gangguan Pernapasan, Gejala, dan Pengobatannya

Timbulnya gejala gangguan pernapasan bisa terasa sangat tidak nyaman dan mengurangi kualitas hidup kita sehari-hari. Gangguan pernapasan umumnya terkait dengan kondisi patologis, yang berdampak pada sistem pernapasan, termasuk paru-paru. Sebagian memang cukup ringan seperti flu biasa, namun bisa juga memicu penyakit yang mengancam jiwa, yaitu pneumonia, kanker paru-paru, PPOK, dan sebagainya. Baca Juga Fakta dan […]
02/04/2024

Punya sakit maag? Pahami gejala dan pengobatannya!

Maag sering dikatakan sebagai penyakit yang tidak berbahaya bahkan terkadang dapat diremehkan oleh banyak orang. Padahal maag bisa menjadi penyakit serius jika sudah memasuki tahap komplikasi. Apa yang dimaksud dengan maag? Mari kita bahas dalam artikel kesehatan berikut. Pengertian Sakit Maag Sakit Maag dalam istilah medis disebut juga dengan Dispepsia yang aritnya penyakit diakibatkan adanya gangguan pada […]
15/03/2024
Artikel Lainnya

Waspada Flu Singapura, Ini Penyebab, Gejala, Cara Mengobatinya

Serangan flu singapura di Indonesia, per Maret 2024 lalu telah mencapai 5.461 kasus. Namun jangan khawatir, sebab flu singapura atau yang juga dikenal sebagai HFMD (Hand, Foot, and Mouth Disease), akan membaik dengan sendirinya dalam 7 hingga 10 hari. Oleh karena itu, agar Anda menanganinya sendiri di rumah, pahami dan kenali apa saja penyebab, gejala, […]
07/06/2024

Sering Nyeri Dada Tengah? Ini Penyebab & Langkah Tepat Menanganinya

Nyeri dada tengah merupakan salah satu gejala medis yang sering kali memicu kekhawatiran dan kepanikan. Bukan tanpa alasan, sebab nyeri ini bisa menjadi tanda dari berbagai kondisi kesehatan, bahkan beberapa di antaranya mungkin berbahaya. Meskipun tidak semua nyeri dada tengah bersifat serius, tetapi sangat penting untuk tidak mengabaikannya. Hal ini karena bisa menjadi isyarat awal […]
16/05/2024

Mengenal Gejala Demam Berdarah, Penyebab, Pengobatan dan Pencegahannya

Demam berdarah atau dengue merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Mengenali gejala demam berdarah dengan cepat sangat penting untuk mendapatkan perawatan yang tepat, serta mengurangi risiko komplikasi yang lebih serius. Meskipun telah dikenal sejak lama, demam berdarah tetap menjadi masalah kesehatan global yang serius. Bahkan, sejak awal tahun 2024, lebih dari […]
16/05/2024
LOGO-RUMAH-SAKIT-ROYAL-PROGRESS_resize 2
logo-emergencyterakreditasi
crossmenuchevron-down