Logo RS Royal Progress
Menu
Buat Janji Temu
Home Blog USG Payudara: Fungsi, Prosedur, Persiapan, Hasil, dan Kapan Harus Melakukannya

USG Payudara: Fungsi, Prosedur, Persiapan, Hasil, dan Kapan Harus Melakukannya

Kesehatan payudara merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan oleh setiap wanita. Salah satu metode medis yang sering digunakan untuk mendeteksi adanya kelainan atau benjolan pada area dada adalah USG Payudara.

Metode pemeriksaan ini sangat aman karena memanfaatkan gelombang suara frekuensi tinggi untuk menghasilkan gambar jaringan di dalam payudara secara langsung, sehingga tidak memancarkan radiasi sama sekali. Namun, apa saja alasan prosedur ini perlu dilakukan?

Alasan Utama Melakukan Pemeriksaan Payudara dengan Gelombang Suara

Banyak orang bertanya, USG payudara namanya apa dalam istilah medis? Dalam dunia kedokteran, dokter menyebut pemeriksaan ini sebagai USG mammae, yaitu prosedur pencitraan yang menggunakan gelombang suara frekuensi tinggi untuk menghasilkan gambar jaringan payudara.

Dokter biasanya merekomendasikan USG ini untuk mengevaluasi benjolan, perubahan pada payudara, atau melengkapi hasil pemeriksaan mamografi agar diagnosis menjadi lebih akurat.

Selain itu, USG payudara untuk apa saja kegunaannya? Pemeriksaan ini memiliki beberapa fungsi krusial untuk mendeteksi masalah kesehatan pada jaringan dada. Fungsi pertamanya adalah untuk membedakan karakteristik dari benjolan yang ditemukan.

Melalui gelombang suara, dokter dapat melihat dengan jelas apakah benjolan tersebut berupa kista berisi cairan (yang sebagian besar bersifat jinak atau bukan kanker) atau berupa massa padat (yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut karena berpotensi menjadi tumor atau kanker).

Selain itu, dokter biasanya akan merekomendasikan pemeriksaan ini jika Anda memiliki kondisi-kondisi berikut:

  • Merasakan adanya benjolan yang jelas atau area yang terasa keras saat melakukan Sadari (Pemeriksaan Payudara Sendiri).
  • Mengalami rasa nyeri yang menetap pada satu titik tertentu di payudara Anda.
  • Memiliki jaringan payudara yang padat (dense breast tissue), yang sering kali membuat hasil pemeriksaan foto rontgen payudara (mamografi) menjadi kurang jelas atau samar.
  • Individu berusia di bawah 40 tahun, di mana jaringan dada biasanya masih sangat padat dan belum disarankan untuk menjalani mamografi rutin.

Dokter juga menggunakan USG payudara untuk memandu tindakan biopsi atau pengambilan sampel jaringan. Melalui gambar yang tampil secara langsung, dokter dapat mengarahkan jarum secara akurat ke area benjolan, lalu mengambil sampel jaringan dan menganalisisnya di laboratorium.

Bagaimana Prosedur Pemeriksaan Ini Dilakukan?

USG payudara seperti apa prosesnya? Pemeriksaan ini berlangsung sederhana, tidak menimbulkan rasa sakit, dan umumnya selesai dalam waktu sekitar 30 menit.

Persiapan sebelum USG payudara:

  1. Hindari penggunaan deodoran, losion, bedak, atau parfum pada area payudara dan ketiak pada hari pemeriksaan agar hasil pencitraan tetap optimal.
  2. Kenakan pakaian dua potong (atasan dan bawahan terpisah) agar lebih mudah berganti ke gaun medis.
  3. Lepaskan perhiasan yang dikenakan di area dada atau leher sebelum pemeriksaan dimulai.

Prosedur USG payudara:

  1. Setelah mengenakan gaun medis, Anda berbaring di tempat tidur pemeriksaan sambil mengangkat salah satu lengan ke atas kepala.
  2. Dokter atau tenaga medis mengoleskan gel berbahan dasar air pada permukaan payudara untuk membantu gelombang suara menghasilkan gambar yang lebih jelas.
  3. Selanjutnya, dokter menggerakkan alat pemindai (transducer) di atas payudara untuk menangkap gambar jaringan secara real-time melalui monitor.
  4. Setelah pemeriksaan selesai, tenaga medis membersihkan gel dari permukaan kulit dan Anda dapat langsung melanjutkan aktivitas seperti biasa.

Membaca dan Memahami Hasil Pemeriksaan

Setelah menyelesaikan pemeriksaan, tenaga medis membersihkan sisa gel pada kulit Anda. Selanjutnya, dokter spesialis menganalisis hasil pencitraan dan menjelaskan gambaran umum kondisi jaringan payudara. Dalam banyak kasus, Anda dapat menerima hasil awal pada hari yang sama.

Secara umum, hasil usg payudara normal akan menunjukkan bahwa jaringan payudara Anda terdiri dari lemak dan jaringan ikat yang sehat tanpa adanya pertumbuhan massa padat yang mencurigakan ataupun kantung cairan yang tidak normal.

Apabila dokter menemukan kantung berisi cairan (kista), dokter biasanya akan menjelaskan bahwa kondisi tersebut umumnya bersifat jinak.

Namun, apabila dokter menemukan adanya massa yang padat dengan bentuk yang tidak teratur, dokter akan menyarankan Anda untuk melakukan konsultasi lanjutan guna merencanakan langkah diagnosis berikutnya, seperti biopsi, demi kesehatan Anda.

Langkah Lanjutan dan Kapan Harus Menemui Dokter

Sangat penting bagi Anda untuk selalu tanggap terhadap sinyal yang diberikan oleh tubuh. Segera jadwalkan diri Anda untuk melakukan konsultasi medis jika Anda menyadari adanya perubahan-perubahan berikut pada tubuh Anda:

  • Munculnya benjolan baru atau adanya area yang terasa menebal di sekitar dada maupun di dalam area ketiak.
  • Terjadinya perubahan bentuk kulit, seperti kulit payudara yang tampak berkerut atau tertarik ke dalam (dimpling).
  • Adanya cairan aneh atau darah yang keluar dari puting payudara secara spontan.
  • Puting payudara yang mengalami perubahan posisi, misalnya menjadi melesak ke dalam, padahal sebelumnya menonjol keluar.

Jika Anda mengalami gejala-gejala di atas, harus USG payudara ke dokter apa? Sebagai langkah awal, konsultasikan kondisi Anda dengan dokter spesialis bedah atau dokter spesialis radiologi. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, menentukan kebutuhan USG payudara, serta menyusun rencana pemeriksaan atau penanganan lanjutan jika diperlukan.

Mengenai biaya USG payudara, besarannya bervariasi tergantung pada rumah sakit, fasilitas yang tersedia, serta pemeriksaan penunjang yang dibutuhkan. Untuk mengetahui estimasi biaya dan layanan yang sesuai, Anda dapat langsung menghubungi fasilitas kesehatan tempat Anda akan menjalani pemeriksaan.

Langkah Sehat Bersama RS Royal Progress

Menjaga kesehatan payudara adalah bentuk investasi terbaik untuk masa depan Anda. Melakukan deteksi dini melalui prosedur USG payudara merupakan langkah bijak yang dapat memberikan ketenangan pikiran sekaligus perlindungan medis yang tepat sejak awal. Jangan menunda-nunda pemeriksaan jika Anda merasakan adanya perubahan kecil sekalipun pada tubuh Anda.

Untuk kenyamanan dan keakuratan diagnosis, Anda dapat mempercayakan pemeriksaan kesehatan Anda kepada RS Royal Progress. RS Royal Progress didukung oleh tim dokter spesialis yang ahli di bidangnya serta dilengkapi dengan fasilitas teknologi pemindaian terkini yang mampu memberikan hasil yang presisi.

Segera jadwalkan diri Anda untuk melakukan konsultasi langsung dengan dokter spesialis yang berkompeten melalui halaman resmi Dokter RS Royal Progress. Untuk kenyamanan perencanaan kesehatan Anda dan keluarga, Anda juga dapat memilih berbagai penawaran skrining kesehatan menarik yang tersedia di halaman Promo dan Paket RS Royal Progress. Ambil langkah preventif Anda hari ini demi hidup yang lebih sehat dan berkualitas.

FAQ

  • Apakah pemeriksaan USG Payudara terasa sakit?
    Tidak. Pemeriksaan ini sama sekali tidak menimbulkan rasa sakit karena alat pemindai hanya digerakkan dengan lembut di atas permukaan kulit yang sudah diberi gel.
  • Apakah ada efek samping radiasi dari pemeriksaan ini?
    Sama sekali tidak ada. Berbeda dengan rontgen atau mamografi yang menggunakan sinar-X, pemeriksaan ini murni menggunakan gelombang suara terfokus, sehingga sangat aman bahkan untuk ibu hamil dan menyusui.
  • Berapa lama saya harus menunggu untuk mendapatkan hasil pemeriksaan?
    Hasil pemeriksaan umumnya dapat langsung dibaca dan diinterpretasikan oleh dokter radiologi sesaat setelah proses pemindaian selesai dilakukan.
  • Breast Ultrasound: What It Is, Purpose, Procedure & Results - Cleveland Clinic
  • Breast ultrasound - Radiology Reference Article - Radiopaedia.org
  • Breast ultrasound - Mayo Clinic Healthcare
Yuk, Lakukan Skrining & Pencegahan Sekarang

Tidak ada produk ditemukan.

Artikel Lainnya

Prosedur Melahirkan Caesar: Persiapan, Risiko, ERACS, dan Proses Pemulihan

Proses menyambut kehadiran buah hati menjadi momen yang paling dinantikan oleh setiap orang tua. Dalam kondisi tertentu, dokter dapat merekomendasikan melahirkan caesar sebagai metode persalinan untuk menjaga keselamatan ibu dan bayi, terutama ketika ada indikasi medis tertentu yang tidak memungkinkan ibu untuk melahirkan secara normal. Bagi Anda yang sedang merencanakan persalinan atau ingin mengetahui lebih […]
01/09/2026

Gejala Menopause: 15 Tanda-Tanda yang Wajib Diketahui

Menopause adalah fase alami yang ditandai berhentinya menstruasi selama 12 bulan berturut-turut, umumnya terjadi pada usia 45-55 tahun. Setiap wanita mengalaminya berbeda-beda: ada yang hanya merasakan satu atau dua gejala ringan, ada pula yang terganggu oleh banyak keluhan sekaligus. Mengenali tanda-tanda menopause sejak dini penting agar Anda bisa membedakan keluhan yang normal dan yang membutuhkan […]
12/08/2026

Menopause: Pengertian, Gejala, Usia, dan Cara Penanganannya

Menopause adalah fase alami yang akan dilalui setiap wanita, bukan sebuah penyakit. Namun, perubahan hormon di masa ini dapat menimbulkan keluhan yang mengganggu kualitas hidup. Memahami pengertian menopause, usia normalnya, gejala yang perlu dikenali, dan cara mengatasinya akan membantu Anda menjalani masa transisi ini dengan lebih tenang. Jika keluhan menopause mengganggu, lakukan konsultasi dokter spesialis […]
12/08/2026

Ingin berkonsultasi dengan dokter spesialis yang tepat?

Dengan dokter spesialis berpengalaman, kami siap memberikan penanganan terbaik untuk setiap keluhan dan penyakit yang Anda alami. Jelajahi dokter di rumah sakit kami dan temukan dokter yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
Cari Dokter

Halo,
Ada yang bisa
Kami bantu?

Customer Care
crossmenuchevron-down