Logo RS Royal Progress
Menu
Buat Janji Temu
Home Blog Hepatitis A, B dan C pada Ibu Hamil : Penularan, Gejala dan Efeknya

Hepatitis A, B dan C pada Ibu Hamil : Penularan, Gejala dan Efeknya

Hepatitis adalah peradangan pada hati yang disebabkan oleh infeksi virus. Hepatitis A, B dan C merupakan jenis hepatitis yang paling umum. Saat seorang ibu hamil terinfeksi salah satu dari ketiga virus hepatitis ini, ada risiko yang signifikan terhadap kesehatan ibu dan janinnya. Namun pada dasarnya Hepatitis B dan C adalah jenis hepatitis yang paling sering ditemui terjadi selama masa kehamilan.

Di seluruh dunia, penularan hepatitis B dari ibu ke anak adalah yang terbanyak, terutama di negara-negara berkembang dimana risikonya lebih tinggi. Jika tidak tertangani dengan baik, ibu hamil yang terinfeksi bisa lebih parah, mengalami kerusakan hati, bahkan kematian.

Mari kita bahas lebih lanjut dampak masing-masing jenis hepatitis ini pada ibu hamil.

1. Hepatitis A

Penularan : Virus Hepatitis A sangat menular dan bisa menyebar melalui kontak dengan makanan atau air yang terkontaminasi, atau melalui kontak langsung dengan orang yang terinfeksi dan benda bahkan bisa juga tinja orang yang terinfeksi.

Gejala : demam, kelelahan, hilang nafsu makan, mual, muntah, nyeri perut, dan kuning pada kulit dan mata (ikterus).

Efek pada Ibu Hamil : dapat menyebabkan komplikasi seperti hepatitis fulminan, yang dapat berakibat fatal, namun risiko terhadap janin cenderung rendah.

2. Hepatitis B

Penularan : Virus hepatitis B menyebar melalui darah, cairan tubuh, dan kontak seksual dengan orang yang terinfeksi. Transmisi dari ibu hamil ke bayi juga merupakan sumber penularan yang umum.

Gejala : Gejala hepatitis B dapat bervariasi dari ringan hingga parah, termasuk kelelahan, mual, muntah, nyeri perut, urine gelap, dan ikterus.

Efek pada Ibu Hamil : Infeksi hepatitis B pada ibu hamil dapat menyebabkan risiko tinggi terhadap bayi yang baru lahir terinfeksi.

Bagi sebagian orang, infeksi hepatitis B sering menjadi kronis, sehingga meningkatkan risiko terjadinya gagal hati, kanker hati, atau sirosis. Semakin muda orang yang tertular hepatitis B, terutama bayi baru lahir atau anak di bawah usia 5 tahun, semakin tinggi risiko infeksinya menjadi kronis. Risiko terhadap bayi dapat dikurangi dengan pemberian vaksin dan imunoglobulin pada bayi yang baru lahir.

3. Hepatitis C

Penularan : Hepatitis C umumnya ditularkan melalui darah yang terinfeksi, seperti berbagi jarum suntik atau peralatan tato yang tidak steril. Transmisi seksual juga mungkin, meskipun lebih jarang. Hepatitis C ditularkan terutama melalui darah yang terinfeksi, dan ini juga merupakan alasan umum untuk transplantasi hati.

Gejala : Banyak orang dengan hepatitis C tidak menunjukkan gejala pada tahap awal infeksi. Gejala mungkin termasuk kelelahan, nyeri perut, mual, muntah, dan penurunan nafsu makan. Infeksi hepatitis C yang berlanjut selama bertahun-tahun dapat menyebabkan komplikasi yang signifikan, termasuk sirosis, kanker hati, dan gagal hati

Efek pada Ibu Hamil : Infeksi hepatitis C pada ibu hamil dapat meningkatkan risiko komplikasi kehamilan seperti pre-eklampsia dan kelahiran prematur. Risiko penularan dari ibu ke bayi sekitar 5 - 6%.

Penanganan dan Pencegahan

Vaksin Hepatitis B
Vaksin Hepatitis
  1. Vaksinasi : Vaksin hepatitis A dan Vaksin Hepatitis B direkomendasikan bagi ibu hamil yang belum terlindungi terhadap kedua virus tersebut
  2. Pemeriksaan Rutin : Tes darah rutin dapat membantu mendeteksi infeksi hepatitis pada ibu hamil.
  3. Penghindaran Risiko : Menghindari perilaku berisiko seperti penggunaan jarum suntik bersama, atau melakukan hubungan seks tanpa kondom dengan pasangan yang tidak diketahui status hepatitisnya
  4. Perhatian Kesehatan : Ibu hamil yang terinfeksi harus mendapatkan perawatan medis yang tepat dan teratur untuk memantau perkembangan hepatitis dan mengurangi risiko terhadap janin. Mempraktikkan kebersihan yang baik, termasuk sering mencuci tangan, adalah salah satu cara terbaik untuk melindungi terhadap hepatitis A.

Jadwalkan konsultasi kehamilan Anda dengan Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan Rumah Sakit Royal Progress untuk penanganan dan manajemen yang tepat jika terjadi kecurigaan infeksi hepatitis pada ibu hamil. Selain itu, untuk gejala hepatitis juga Anda dapat melakukan konsultasi dengan Dokter Spesialis Penyakit Dalam. Kesadaran dan tindakan pencegahan merupakan kunci utama untuk mengurangi risiko dan dampak dari hepatitis pada ibu hamil dan janin yang dikandungnya.

  • Mayo Clinic News Network
  • Kemenkes

Artikel Lainnya

Suntik KB: Jadwal 1 dan 3 Bulan, Efek Samping, dan Bila Telat

Suntik KB 3 bulan adalah metode kontrasepsi hormonal yang diberikan melalui suntikan setiap tiga bulan sekali. Karena jadwalnya jarang, metode ini banyak dipilih oleh perempuan yang tidak ingin mengingat pil setiap hari, tetapi juga belum ingin memakai alat yang dipasang di dalam rahim. Kontrasepsi suntik bekerja dengan melepaskan hormon secara bertahap ke dalam tubuh untuk […]
29/10/2026

IUD atau KB Spiral: Jenis, Pemasangan, dan Efek Sampingnya

KB IUD adalah alat kontrasepsi kecil berbentuk seperti huruf T yang dipasang di dalam rahim oleh tenaga kesehatan. Di masyarakat, metode ini lebih dikenal dengan sebutan KB spiral. IUD termasuk kelompok kontrasepsi jangka panjang, artinya sekali dipasang dapat melindungi selama beberapa tahun tanpa perlu tindakan harian. Karena tidak bergantung pada pemakaian rutin, efektivitas IUD tergolong […]
28/10/2026

KB Pasca Persalinan dan Pasca Keguguran: Waktu Mulai dan Pilihan Metode

KB pasca persalinan adalah penggunaan kontrasepsi setelah melahirkan, dengan tujuan mengatur jarak kehamilan berikutnya. Topik ini sering terlewat karena perhatian pada masa nifas lebih banyak tertuju pada pemulihan ibu dan perawatan bayi, sementara kesuburan sebenarnya dapat kembali lebih cepat dari yang diperkirakan. Banyak ibu menganggap menyusui secara otomatis mencegah kehamilan. Dalam kondisi tertentu hal ini […]
28/10/2026

Ingin berkonsultasi dengan dokter spesialis yang tepat?

Dengan dokter spesialis berpengalaman, kami siap memberikan penanganan terbaik untuk setiap keluhan dan penyakit yang Anda alami. Jelajahi dokter di rumah sakit kami dan temukan dokter yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
Cari Dokter

Halo,
Ada yang bisa
Kami bantu?

Customer Care
crossmenuchevron-down